Cara Meruqyah Diri Sendiri Itu Mudah


Cara meruqyah diri sendiri
cara meruqyah diri sendiri


Meruqyah diri sendiri mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah SAW.

Cara meruqyah diri sendiri - Meruqyah diri sendiri adalah bagaimana seseorang meruqyah dirinya sendiri dengan al Qur'an ataupun doa-doa yang ma'tsur dari Rasulullah SAW.  Secara praktek bisa dilakukan sendiri oleh yang bersangkutan ataupun oleh anggota keluarga kepada anggota keluarga lainnya karena suatu kondisi tidak bisa dilakukan sendiri, misalnya orang tua kepada anaknya yang masih kecil. 

Dari literatur yang bisa kita temukan, Rasulullah juga meruqyah dirinya sendiri seperti yang diriwayatkan oleh A'isyah.  Rasulullah menggabungkan dua telapak tangannya, lalu dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, lalu ditiupkan ke kedua telapak tangan beliau. Kemudian diusapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuhnya yang bisa dijangkau. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan. Kemudian diulang sampai tiga kali.
Ini berdasarkan hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, yang menceritakan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelulm tidur. (HR. Bukhari 5017 dan Muslim 2192).

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar ruqyah mandiri yang kita lakukan berdampak positif bagi jasad dan mental kita; 


Kalau anda mempunyai penyakit yang cukup berat, seperti korban sihir misalnya atau gampang kesurupan maka dalam melakukan ruqyah mandiri harus ditemani oleh anggota keluarga.

Renungkanlah kebesaran Allah SWT Rabb semesta alam dan yakinilah hanya Dia yang memiliki kekuatan untuk menyembuhkan segala macam penyakit, baik penyakit medis dan nonmedis.

Berwudhulah, karena yang akan kita mintakan pertolongannya adalah Zat yang Maha Suci.  Disamping kita meyakini pula bahwa ketika membaca al Qur'an dalam keadaan berwudhu adalah lebih utama, dan ruqyah mandiri yang akan kita lakukan adalah memanjatkan doa kita kepada Allah dengan perantaraan membaca al Qur'an.

Bawalah semua kesalahan-kesalahan kita kehadapan Allah SWT dan mohonlah keampunanNya, karena Allah mengampuni bagi hamba-hambanya yang segera bertaubat.  Istighfarlah beberapa kali sebelum kita membacakan ayat-ayat ruqyah.  Yakinlah Allah akan mengabulkan doa-doa kita, dan ruqyah adalah bagian dari doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah untuk kesembuhan kita.

Hilangkan semua pemikiran negatif kepada manusia, hilangkan buruk sangka, hilangkan iri hati, dengki, amarah, dendam dan lain-lain penyakit hati karena itu semua adalah sampah-sampah emosi yang akan menjadi penghalang dari berhasilnya ruqyah mandiri yang akan kita lakukan.

Bacalah dzikir hasbunallah wani'mal waakil ni'mal maulaa wani'mannaashir.....fahami maknanya dan lakukan beberapa kali sampai kita kepada "kerendahan diri" dan menemukan Allah SWT yang Maha Kuat yang menjadi sandaran dan penolong kita.

Bacalah shalawat atas Nabi, doa yang ada diantaranya shalawat insha Allah dikabulkan Allah SWT.

Bacalah Ta'awuz

Kemudian membaca surat al Fatihah...

Bacalah ayatul Qursy...

Bacalah 2 ayat terakhir dari al Baqarah

Bacalah surat al-Ikhlas

Bacalah surat al-Falaq

Bacalah surat an-Naas

Setiap ayat dan surat diatas silahkan dibacakan sekali, tiga kali, tujuh kali atau sebelas kali.......atau berapapun yang anda sukai, bilangan ganjil lebih disukai, lakukan dengan tadabbur dan memahami maknanya.

Boleh jadi setiap ayat dan surat tadi memberikan efek yang berbeda terhadap tubuh dan mental anda, lakukan pengulangan bacaan ketika ada reaksi yang berarti.

Ketika anda merasakan reaksi panas dibagian tertentu dari tubuh atau rasa sakit, kesemutan, berat di pundak, pegal, kedutan, maka pusatkan konsentrasi anda kepada bagian tersebut sampai hilang reaksinya.

Ketika ada bagian badan yang bergerak sendiri seperti tangan atau kaki, jangan ditahan, karena itu akan menyakitkan fisik anda biarkan sampai reaksinya melemah atau ketika anda sudah merasakan tidak kuat maka hentikanlah bacaan ruqyahnya sebentar, kemudian lakukan lagi ketika dirasakan sudah memungkinkan.

Ketika anda merasakah mual dibagian perut, bantulah dengan tangan, tempelkan telapak tangan anda diperut, putarlah dengan putaran yang berlawanan arah jarum jam, niatkan untuk mengumpulkan jin, toksin ataupun benda sihir lainnya lalu arahkan kepada mulut anda agar terjadi muntah.  

Muntah adalah salah satu tanda, walaupun bukan suatu keharusan, bahwa jin sudah keluar dari tubuh.  Mereka bisa keluar dari mana saja jalan keluar dari tubuh, bukan hanya melalui mulut.

Lakukan beberapa kali sesuai kesanggupan anda sampai anda merasakan kesembuhan atau kondisi yang lebih baik.  Ketahuilah bahwa ruqyah ataupun ruqyah yang dilakukan secara mandiri tidak hanya ditujukan untuk penyakit-penyakit nonmedis saja, tetapi untuk semua penyakit. 

Wallahu a'lam


Jatisari, 12 Oktober 2017





#ruqyah syar'iyyah
#ayat-ayat ruqyah
#cara ruqyah mandiri
#cara meruqyah diri sendiri
#meruqyah diri sendiri
#ruqyah mandiri






Healty Care
Healty Care

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Posting Komentar