Foto di Sosial Media Sebagai Sarana Sihir

Foto di sosial media sebagai sarana sihir

Tag: Foto di sosial media sebagai sarana sihir
Telp/WA 0813-17426708
Terapi ruqyah mengatasi gangguan jin, santet, teluh, tenung, gendam, guna-guna dan jenis sihir lainnya.  Menggunakan metode yang syar'ie bebas dari segala kesyirikan.

Bapak dan ibu yang dirahmati Allah SWT

Iblis dan setan beserta balatentaranya dari jenis jin dan manusia tidak pernah berpuas diri untuk menyesatkan umat manusia, selalu update teknologi dalam melakukan aksi-aksinya.  Diantaranya adalah penggunaan foto-foto yang bertebaran di aplikasi sosmed seperti facebook, whatsapp, twitter, istagram, telegram dan lainnya sebagai sarana untuk melancarkan sihirnya yang keji.

Saya sudah beberapa kali mengalami pasien korban sihir yang dilancarkan melaui sarana foto di sosmed.  Bahkan beberapa hari yang lalu ada seorang dokter kenalan saya menginformasikan ada seorang ibu yang mampir kerumahnya untuk dimintai tolong mentrasferkan dana sebesar belasan juta untuk seseorang.  Ibu ini tidak mempunyai rekening bank dan kurang paham bagaimana bertransaksi dengan bank.

Ketika ditanyakan untuk siapa uang sebesar itu, seperti agak linglung menjawabnya dan ketika agak dipaksa barulah ditunjukan nomor telepon orang yang meminta untuk dikirimi uang.  Ibu ini sebelumnya mengaku bahwa dia mau transfer dana untuk adiknya, namun ketika ditanya kok nomor telepon yang tertera dan tersimpan di HP tidak ada namanya, biasanya kalau kenal apalagi saudara pasti namanya disimpan dalam HP.

Ketika terus ditanyakan dan didesak akhirnya ibu ini makin linglung dan menangis terus.  Yang akhirnya kawan saya yang dokter ini memanggil kami karena ditakutkan si ibu terkena pengaruh hipnotis.

Yang akhirnya memang terbukti bahwa ibu ini terkena sihir gendam yang dilancarkan penjahat yang menguasi ilmu ini.  Si ibu belum pernah bertemu dengan yang bersangkutan secara tatap muka tapi melalui komunikasi facebook yang baru dibuat siibu sebulan yang lalu.


Hasil gambar untuk sosial media
Terapi dimulai dengan mendakwahi jin untuk meninggalkan tubuh si ibu dengan baik-baik, dengan menyebutkan haram hukumnya berada dalam tubuh manusia apalagi dalam rangka mencelakainya.  Jin tidak bergerming ketika diceramahi, maka mulailah dibacakan ayat-ayat ruqyah untuk mengusirnya secara paksa.  Si ibu mulai menangis sebagai tanda ada pengaruh sihir kepadanya, Dan ketika dibacakan ayat-ayat anti sihir si ibu tambah keras menangisnya dan mulai batuk-batuk dan muntah.

Alhamdulillah setelah sekitar setengah jam dilakukan terapi ruqyah, ibu ini sudah mulai menguasai dirinya walaupun tubuh masih terasa lemas dan terasa berat dikepala.  Dan ketika dibuatkan ramuan teh daun bidara ruqyah yang bersangkutan kembali muntah-muntah dan dirasakan setelahnya sudah lebih segar dan kepalanya yang sebelumnya masih pusing dan berat berangsur-angsur menjadi ringan.

Saya menganjurkan kepada suaminya yang datang menyusul kerumah dokter ini bahwa istrinya belum terbebas dari gangguan sihir gendam yang menyerangnya, dan mesti dilakukan terapi lanjutan dan sering-sering melakukan ruqyah mandiri yang saya ajarkan juga kepada suami-istri ini agar selalu dikerjakan.

Dalam kisah ruqyah yang lain,  karena menampilkan foto sendiri di Facebook, seorang ibu rumah tangga sampai kena sihir mahabbah dari orang yang baru dikenalnya di media sosial itu  yang menyebabkan rumah tangganya hampir hancur.  Untuk mengetahui kisahnya silahkan buka artikel : Bahayanya sihir pemisah dalam rumah tangga.

Bapak dan ibu, begitu banyak gangguan dari luar yang dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti syahwat dunianya, oleh karena itu ada beberapa tips yang mesti kita lakukan ketika khususnya berinteraksi dengan orang-orang yang yang mencurigakan dan tidak kita kenal, diantarnya adalah:

Hindari memasang foto sendiri di sosial media seperti facebook, twitter, whatsapp, istagram dan lainnya.

Banyak berdzikir dengan segala kondisi, juga bagi para wanita yang sedang datang haid.  Banyak kasus dialami para wanita terkena gangguan baik gangguan jin iseng ataupun serangan sihir ketika sedang dalam keadaan haid, karena yang bersangkutan tidak berdzikir.


Kuatkan tauhid dan keimanan anda kepada Allah SWT dan jauhkan sejauh-jauhnya didalam mensekutukan dan mensyirikanNya.  Ini adalah benteng terkuat dalam menghadapi serangan sihir dan jin jahat bin dzolim.


Bagi muslimah selalu mengenakan busana yang menutup aurat ketika berada diluar rumah.

Ketika mengerjakan sesuatu mulailah dengan membaca Bismillah..

Tidak minum atau makan dari orang yang tidak dikenal atau baru dikenal ditempat umum seperti di bis, terminal, stasiun, bandara ataupun tempat umum lainnya.


Jangan pernah lupa membaca do'a terlebih dahulu ketika makan ataupun minum.  Minimal ketika ada sihir didalamnya maka akan meringankan pengaruhnya bahkan hilang sama sekali, insya Allah.

Usahakan tetap dzikir ketika anda berada ditempat umum tadi, walaupun ada orang melancarkan sihirnya misalnya dengan menepuk bahu anda, anda tetap tidak terpengaruh dengan sihirnya.


Biasakan membaca dzikir pagi dan petang yang bersumber dari hadist-hadist yang ma'tsur/al Ma'tsurat


Melakukan ruqyah mandiri setiap hari, paling tidak seperti yang dilakukan Rasulullah membaca 3 Qul yang dihembuskan ketangan beliau kemudian diusapkan kesetiap bagian tubuh yang bisa dijangkau,  lakukan sebelum anda tidur.   Lihat artikel : Meruqyah Diri Sendiri itu Mudah.

Inilah barangkali tips yang bisa kita lakukan untuk menghindarkan diri kita dari gangguan kejahatan yang dilakukan oleh para durjana musuh-musuh Allah baik dari kalangan jin maupun manusia.  Semoga Allah SWT selalu menjaga kita semua dari kejahatan mahlukNya.

Kalau anda ingin berkonsultasi tentang gangguan jin, sihir atau gangguan non medis lainnya silahkan hubungi peruqyah syar'i yang ada dilingkungan anda atau hubungi WA 085773623633 atau telp. 081317426708.


Wallau a'lam

Baca juga: Indikasi dan ciri-ciri gangguan jin.



Pojokan kp. Cakung, 01 Nopember 2017





Healty Care
Healty Care

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Posting Komentar