Cara menghilangkan sihir ditempat usaha dengan meruqyahnya

Cara menghilangkan sihir ditempat usaha dengan meruqyahnya
meruqyah tempat usaha





Tag: Cara menghilangkan sihir ditempat usaha





Terapi ruqyah syar'iyyah telp/WA 081317426708
Terapi ruqyah gangguan jin, santet, teluh, guna-guna, pelet, gendam, santau dan jenis sihir lainnya dengan metode yang syar'ie tidak dengan bantuan jin, jimat dan bentuk kesyirikan lainnya.

Cara menghilangkan sihir ditempat usaha - Awalnya saya diminta untuk meruqyah sepasang suami istri yang terserang semacam sihir mahabbah/pelet dan sihir tafriq/pemisah yang dikirim oleh orang ketiga (kisahnya insyaa Allah terpisah), yang merupakan mantan dari sang suami.  Setelah mereka selesai diruqyah, sang istri mengungkapkan bahwa ibunya dikampung sepertinya kena serangan sihir juga, sehingga menyebabkan usaha toko kelontong dan sayur mayur yang dikelola ibunya yang sebelumnya cukup maju menjadi lesu dan terus turun omzetnya sampai tinggal 30 % dari normalnya.

Biasanya target untuk mengganggu tempat usaha dengan cara sihir ini ada tiga bagian yang menjadi satu kesatuan:

Yang pertama adalah menyihir tempat usaha itu sendiri seakan-akan tempat usaha itu tidak terlihat oleh orang lain, atau sepertinya sering tutup.  Seperti yang diututurkan oleh bu Ela (bukan nama sebenarnya) yang sedang saya kunjungi tempat usahanya di Bandung.  "Orang-orang selalu bertana kepada saya pak ustadz, kok tokonya sering tutup sih? Padahal saya tidak pernah tutup pak ustadz, buka dari jam 5 pagi dan tutup jam 8 atau 9 malam, selalu begitu", demikian yang diungkapkan bu Ela sekaligus menjelaskan keheranannya atas kejadian tersebut.

"Kemudian lagi pak ustadz, ini barang-barang dagangan saya cepat sekali busuk seperti ayam dan sayuran, terutama ayam, siang hari saja sudah berbau tidak enak padahal disembelih dipagi hari, biasanya sampai sore masih segar", wah ini ciri yang lain lagi ketika tempat usaha kena sihir, batin saya.  Jadi selain tempat usaha tidak terlihat oleh orang banyak juga barang-barang yang ada didalam toko terlihat sangat tidak menarik untuk para pembeli "yang berhasil" masuk ketoko.

Ciri yang ketiga adalah pengelola toko atau pemilik tempat usaha biasanya juga akan terkena dampak sihir ini, seperti yang juga dialami oleh bu Ela di Bandung; sakit yang sangat pada kaki dan pinggangnya, sehingga menyulitkannya untuk beraktifitas, termasuk menjaga dan mengelola tempat usahanya. Disamping juga sering terserang rasa kantuk dan rasa malas yang luar biasa untuk menjaga tokonya, walaupun rasa ini bisa dikalahkannya dengan perjuangan yang luar biasa juga.

Kesimpulannya adalah ketika tempat usaha kita diserang oleh seseorang dengan cara disihir ini paling tidak ada tiga ciri atau tanda tempat usaha kena sihir: Yang pertama adalah tempat usaha kita ditutup dengan semacam benteng gaib, yang biasanya berlapis yang menyebabkan alam bawah sadar orang-orang merasa bahwa tempat usaha kita sering tutup.

Yang kedua, produk atau barang yang kita jual ditempat usahapun terkena dampak atau bahkan terkena target dari sihir ini, menjadi tidak menarik untuk para pembeli yang datang, yaitu orang-orang yang berhasil melewati rintangan yang pertama diatas tadi.

Yang ketiga adalah pemilik atau pengelola dari tempat usaha biasanya juga terjangkit suatu penyakit yang ditujukan untuk mencegahnya beraktifitas menjaga tempat usahanya seperti kaki yang sering sakit, kepala sering pusing seperti yang dialami oleh bu Ela tadi.

Oleh karena itu cara menghilangkan sihir ditempat usaha yang biasa saya lakukan adalah membersihkan ketiganya dari pengaruh sihir: Tempat usaha/toko, barang-barang yang dijual serta pemilik atau pengelola toko.

Untuk bu Ela sebagai pemilik tempat usaha saya meruqyahnya dengan cara biasa sebagaimana korban sihir lainnya, membacakan ayat-ayat standar ruqyah syar'iyyah, dimulai dari membaca la hawla walaa quwwata illa billah dan shalawat kepada Nabi kemudian dilanjutkan dengan istghfar memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan dan kekhilafan dan bermunajat kepada Allah SWT agar diperkenankan dan dikabulkan segala do'a yang dipanjatkan.  

Bahkan sebelum dibacakan ayat-ayat ruqyah bu Ela sudah batuk-batuk dan terasa mual diperutnya, sehingga ketika dibacakan surat al Fatihah keluarlah muntahnya, yang menandakan sebagian sihir sudah terkena pengaruh dan keluar (wallahu a'lam).  Kemudian saya lanjutkan terus dengan awal surat al Baqarah 1-5, al Baqarah 102, ayat Qursy dan surat al-Mu'minuun ayat 115 yang menyebabkan batuk-batuk dan muntahnya semakin menghebat.

Setelah sekitar setengah jam diruqyah dengan diakhiri dengan pembacaan surat al Ikhlas, al Falaq dan an Naas maka bu Ela tampak lebih segar dan sehat dari sebelumnya, terlihat pada pancaran wajahnya yang lebih cerah.  Kemudian ketika saya coba minta kepadanya untuk berdiri dan coba berjalan apa kakinya yang sakit-sakit masih terasa, bu Ela menjawab bahwa tubuhnya sudah semakin baik. "Ringan badan saya pak Ustadz, kaki saya sudah tidak terasa sakit sama sekali, bahkan punggung dan pundak saya yang biasanya berat saya rasakan ringan sekali". Alhamdulillah.

"Bersyukurlah bu kepada Allah SWT yang Maha Penyembuh, ibu boleh berinfaq kepada anak yatim disekitar sini sebagai ungkapan rasa syukur ibu kepada Allah" saran saya kepada bu Ela, yang memang dilaksanakan oleh beliau.

Kemudian untuk menghilangkan sihir ditempat usaha dan pada barang dagangan saya buatkan air ruqyah yang saya sarankan disiram didepan tempat usahanya dan juga dipercikkan didalam toko.  

Dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas kemudahan yang diberikanNya, sehingga proses ruqyah menghilangkan sihir ditempat usaha berjalan lancar, pada sore harinya saya kembali ke Kota Bekasi.  Dan seminggu kemudian saya mendapatkan kabar bahwa usaha bu Ela sudah berjalan dengan baik dan hampir mencapai omzet seperti biasanya.  Alhamdulillah 'alaa ni'amillah laa hawla walaa quwwata illa billah.

Wallahu a'lam






Arif
Pojokan jatisari 22/1/18







#cara meghilangkan sihir ditempat usaha
#meruqyah tempat usaha
#ruqyah syar'iyyah

Healty Care
Healty Care

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Posting Komentar