KONSULTASI TELP/WA 0813 1742 6708


terapi ruqyah gangguan jin, rahim wanita, efek setelah ruqyah, penyakit stroke, cara menghilangkan sihir, santet, guna-guna

Terapi Ruqyah Rumah Sehat

Ruqyah Homoseksual dengan Terapi al Qur'an

Ruqyah Homoseksual Dengan Terapi al Qur'an

ruqyah homoseksual


Ruqyah homosesksual dengan terapi al Qur'an - Hari Rabu siang itu, ketika saya sedang melakukan aktifitas ringan dirumah, masuklah pesan whatsapp yang menurut saya cukup luar biasa. 

Kenapa demikian? 

Karena biasanya yang minta tolong diterapi ruqyah adalah orang-orang yang keluarganya terkena gangguan jin seperti kesurupan, terkena guna-guna, santet, kena pelet dan sihir lainnya.  

Akan tetapi ini berbeda, ada seseorang yang mengaku penyuka sesama jenis dan ingin melepaskan diri dari kebiasaan dan penyakitnya ini.

"Assalamu'alaikum pak Ustadz.  Apa penyakit menyukai sesama jenis bisa diruqyah pak? Terimakasih  pak Ustadz"
Begitulah tulisan awal dari whatsapp yang masuk ke HP saya siang itu. "Wa'alaikumussalam...insyaa Allah bisa, maaf dengan siapa ini?" Saya menjawab chat whatsappnya dan coba meyakinkan yang bersangkutan diawal sekali bahwa penyakit menyukai sesama jenis yang dideritanya (LGBT) inysaa Allah bisa disembuhkan.  

"Dengan taubat yang sesungguhnya dan dengan izin Allah" saya menambahkan. "Iya pak insyaa Allah...saya ingin sekali sembuh dari penyakit ini", sebut saja namanya Dedi, kelihatan kesungguhannya untuk sembuh dari penyakit kaum sodom ini.  

Akhirnya kami sepakat mas Dedi datang kerumah saya untuk terapi ruqyah pada hari sabtu, tiga hari setelah komunikasi whatsapp ini.

Pada waktu yang disepakati, hari Sabtu sore, sengaja saya atur agar tidak berbarengan dengan pasien lain.  Mas Dedi datang sendiri, tidak ada keluarga atau teman yang menemani.  Menurut mas Dedi tidak ada seorangpun dari keluarganya yang mengetahui penyakit yang telah diderita selama bertahun-tahun ini.  

Melihat penampilan mas Dedi, orang tentunya tidak menyangka bahwa dia seorang LGBT; laki-laki berpenampilan rapi layaknya orang kantoran, bertubuh tegap atletis dengan sisiran rambut kelimis dan mempunyai tutur kata yang sopan.  

"Gimana mas? Susah cari rumah saya?" Saya coba berbasa-basi memulai pembicaraan.  "Bisa diceritakan bagaimana awal mula kok bisa mempunyai keinginan terhadap sesama jenis?" Selidik saya sedikit penasaran.   

Mas Dedi tidak tahu persis penyebab dia menyukai sesama jenis, dia merasakan bahwa dari kecil sudah punya perasaan suka dengan sesama lelaki.  Kemudian memang dari kecil sangat dekat dengan ayahnya dan dimanjakan.  Perasaan ini terbawa hingga usia dewasa, senang berada dekat dengan laki-laki lain.
Ruqyah homoseksual
ruqyah homoseksual

"Apakah pernah mempelajari ilmu-ilmu kebatinan?" saya mulai bertanya dengan pertanyaan standar untuk menggali kemungkinan penyebab hadirnya bangsa jin dalam tubuh. "Atau ada keluarga atau leluhur yang mempunyai kesaktian, ilmu pengobatan alternatif ataupun memiliki benda-benda pusaka yang dirawat?" Saya melanjutkan.  

"Gak pernah belajar ilmu macam-macam pak ustadz, kalau masalah leluhur saya gak paham", jawab mas Dedi.  Tidak banyak yang bisa digali dari sisi ini untuk mendapatkan kejelasan penyebab penyakit yang dideritanya.

Dan memang benar ternyata setelah baru saja dibacakan ayat-ayat standar ruqyah, badan mas Dedi sudah mulai goyang-goyang tanda jin yang didalam badan sudah kena pengaruh dahsyatnya al-Qur'an yang dibacakan.

Makin lama dibacakan ayat ruqyah makin menjadi gerakan badan mas Dedi makin tidak karuan, saya pegang lehernya dengan niat mencekik jin yang ada didalam badan.

Sampai kemudian keluar suara aneh dari mulut mas Dedi: "Ampuun,,,,ampuunn,,,ammpuuuuun".  Kata "ampun" sebenarnya lumrah saja karena biasanya jin kalau sudah terdesak kadang bicaranya seperti itu.  Tetapi yang bikin aneh adalah suara yang keluar sangat mirip suara perempuan, suara perempuan keluar dari mulut laki-laki dengan penampilan gagah seperti mas Dedi.

Dugaan saya mas Dedi ini kemasukan jin perempuan yang entah dari mana dan sangat mempengaruhi mental dan jiwanya.  Bahkan kehidupan mas Dedi berubah 180 derajat kearah kehidupan yang sangat dimurkai Allah SWT. 


Tentunya kita tidak bisa menyalahkan setan secara total yang menjerumuskan kita ke lembah kemaksiatan, karena manusia juga diberikan kekuatan untuk menolak setiap godaan setan.  Namun karena lemahnya keimanan kepada Allahlah yang mendominasi seseorang jatuh ke kubangan dosa, termasuk pelaku dosa besar seperti homoseksual, na'udzubillah min dzaalik


Singkat kisah, setelah mas Dedi diterapi ruqyah, jin-jin yang mayoritas bersuara perempuan banyak keluar ditandai dengan muntah-muntah yang hebat, maka kesegaran mulai kelihatan di wajah mas Dedi yang sebelumnya terlihat agak kusam dan suram.


Walaupun badan terasa lemas sebagai tanda masih ada jin yang bersarang dalam badannya, namun mas Dedi mengatakan bahwa badannya terasa jauh lebih ringan.


Dan dia juga mengatakan bahwa semangat hidup normal sudah mulai kembali dalam dirinya, tentunya sesuatu yang saya dan kita semua bersyukur kepada Allah SWT.


Mudah-mudah mas Dedi dan Dedi Dedi lainnya yang terjerumus ke dalam lembah homoseksualitas dan LGBT bisa disembuhkan, syaratnya adalah bertaubat kepada Allah SWT dengan taubat nasuha.


Beberapa hari setelah saya menulis artikel ini ada lagi pasien yang mengaku dirinya seorang gay yang ingin sembuh dari penyakit durjana ini.  Alhamdulillah, mudah-mudahan Allah buka pintu-pintu hati mereka untuk kembali kepada jalan yang di ridhoi-Nya.

Bagi yang menginginkan konsultasi lebih lanjut bisa menghubungi Terapi Ruqyah Rumah Sehat:





Wallahu a'lam





Pojokan Jatisari 01/01/2019

Terapi ruqyah rumah sehat





#terapi penyembuhan homoseksual
#ruqyah homoseksual
#hukum lgbt menurut Islam



















Mudah-mudahan kisah ini menginspirasi banyak orang, terutama yang mempunyai kecenderungan penyakit yang sama yaitu menyukai sesama jenis, bahwa ketika melakukan taubatan nasuha dan berkeinginan untuk sembuh maka dengan izin Allah, akan diberikan jalan menuju kesembuhan olehNya.  

Tidak ada komentar:

Disqus Shortname

ads 728x90 B

Facebook

Diberdayakan oleh Blogger.