IKLAN ANDA 728 X 90

Pengobatan Ruqyah untuk Segala Penyakit Dengan Al-Qur'an

Pengobatan ruqyah untuk segala penyakit


Tag: Pengobatan ruqyah untuk segala penyakit dengan al-Qur'an

Apa itu pengobatan ruqyah ?

Ruqyah secara umum adalah mantra atau jampi-jampi yang dibacakan terhadap orang yang sakit untuk menghilangkan penyakitnya.

Ruqyah dibagi menjadi 2 bagian:

  1. Ruqyah syar'iyyah yaitu mantra atau jampi-jampi yang berasal dari al-Qur'an atau do'a-do'a yang ma'tsur yang bersumber dari Rasulullah SAW dan dalam bahasa arab.
  2. Ruqyah syirkiyyah yaitu mantra atau jampi-jampi yang berasal dari selain al-Qur'an dan do'a-do'a yang bersumber dari Rasulullah yang mengandung kesyirikan.
Yang akan dibahas disini sudah tentu adalah pengobatan ruqyah syar'i dimana dalam proses pengobatan ruqyah hanya dibacakan ayat-ayat al-Qur'an yang berkah dan doa-doa ma'tsur dari Rasulullah SAW.  Orang-orang beriman meyakini bahwal al-Qur'an itu sebagai penawar segala penyakit, bukan hanya untuk mengusir gangguan jin dari badan. 

Allah berfirman dalam surat al-Isra : 82


وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

"Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian"

Ada 2 hal besar yang berkenaan dengan ayat ini: bahwa al-Qur'an bisa menjadi penawar (obat) dan rahmat, dengan syarat beriman kepada Allah SWT.  Sedangkan disisi lain bagi orang-orang yang zalim al-Qur'an hanya sebagai kerugian saja bagi mereka.

Ayat diatas juga biasa digunakan untuk menghilangkan penyakit dari tubuh penderita oleh mu'alij (Raqi) sebagai bacaan ruqyah standar, dan efeknya memang luar biasa.

Sedangkan dalam surat  Fushilat ayat 44 Allah berfirman:

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ 

 Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin"

Potongan ayat 44 dalam surat Fushilat diatas sekali lagi menegaskan kepada kita bahwa banyak mu'jizat al-Qur'an (seperti dalam surat al-Isra ayat 82) yaitu sebagai petunjuk dan penawar (obat) bagi orang-orang yang beriman.

Kesimpulannya dengan bersandar kepada dua ayat ini (masih banyak dalil al-Qur'an sebagai obat) maka pengobatan ruqyah dengan membacakan ayat-ayat al=Qur'an dapat menyembuhkan segala penyakit yang diderita.

Salah satu sifat Allah adalah Yang Menyembuhkan atau asy-Syifa yang juga merupakan asma-Nya.
Nama Allah SWT yang Maha Besar ini disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kerap membacakan doa perlindungan kepada salah seorang (anggota) keluarga beliau (yaitu) mengusapkan tangan kanan beliau dan beliau membaca dan berdoa:

« اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَاسَ ، اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِى ، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا »

“Ya Allah Rabb (pencipta dan pelindung) semua manusia, lenyapkanlahlah penyakit ini dan sembuhkanlah, Engkau adalah asy-Syaafi (Yang Maha Penyembuh), tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan (dari)-Mu, kesembukan yang tidak meninggalkan penyakit (lain)”

Juga dalam hadits shahih yang lain, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu tentang ruqyah (doa/zikir perlindungan) yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Anas radhiyallahu ‘anhu menyebutkan doa yang mirip dengan doa di atas.


Baca juga:


Banyak dari kalangan masyarakat yang tidak paham dengan perbedaan ini, yaitu antara pengobatan ruqyah syar'iyyah dengan ruqyah syirkiyyah (ruqyah syirik) sehingga mereka mendatangi peruqyah secara sembarangan tanpa meneliti lagi apakah metode penyembuhan yang digunakan syar'i atau tidak?  Halal ataukah haram (syirik) ?

Yang mereka lihat hanya sebatas penampilan saja.  Penampilan seperti seorang ustadz atau seperti orang alim dan ahli ibadah tanpa melihat metode penyembuhan dan pengobatan yang digunakan oleh ustadz tadi.

Dari pengalaman saya meruqyah mantan pasien-pasien dari paranormal dan orang pinter ini ternyata justru menambah jin lagi yang dimasukkan kedalam tubuh pasien, dengan alasan untuk memagari atau sebagai penjaga dari serangan sihir dan santet.

Alasan kedua kenapa masyarkat pergi ketempat praktik pengobatan ruqyah yang tidak syar'i ini adalah ketidak pedulian mereka akan cara-cara pengobatan yang diridhoi Allah SWT, yang mereka inginkan hanya kesembuhan belaka, mereka lupa bahwa kesembuhan adalah milik Allah  semata dan bukan selain-Nya.

Sehingga orang-orang seperti ini rela menanggalkan aqidah keislamannya untuk sebuah kesembuhan yang semu.  Karena ada penyakit baru yang timbul bahkan lebih dahsyat yaitu kemusryikan.

Oleh karena itu ketika hendak mencari pengobatan ruqyah maka carilah yang syar'ie dan tidak menyelisihi agama dan syariat Islam.

Sakit adalah salah satu ujian dari Allah SWT dan merupakan as sunnah (sunatullah, biasa berlaku) bagi orang beriman.  Sakit seperti ujian-ujian lainnya dia bisa berupa teguran karena kita sudah mulai menjauh dari Allah ataukah karena Allah makin sayang dan diberikannya rasa sakit untuk menggugurkan dosa-dosa.  

Atau bisa juga untuk menaikan peringkat (maqam) kita dihadapan Sang Pencipta.

Manfaat Pengobatan Ruqyah dengan Al-Qur'an

Ibnu al-Qayyim al-Jauziyyah mengatakan: "al-Qur'an adalah obat yang paling sempurna untuk mengatasi baik penyakit dunia maupun penyakit akhirat".

"Namun, tidak semua orang diberi kemampuan sekaligus diberikan taufiq untuk dapat memfungsikannya sebagai obat.  Barangsiapa yang membaguskan berobat dengan al-Qur'an untuk mengobati sebuah penyakit, yakni dengan memenuhi syarat yang telah ditentukan dengan penuh keyakinan, niscaya penyakit tersebut tak akan melawannya sama sekali".

"Bagaimana mungkin ia akan melawannya, sedang gunung-gunung saja akan meleleh dan bumi akan hancur lebur jika diletakkan al-Qur'an diatasnya.  Maka tak ada sebuah penyakitpun (baik penyakit medis maupun nonmedis) melainkan ada obatnya didalam al-Qur'an, yang hanya diketahui oleh orang-orang yang diberi anugerah oleh Allah SWT untuk memahami Kitab-Nya tersebut".  Demikian yang dikatakan oleh ibnu Qayyim al-Jauziyyah yang dikutip Seikh Majdi Muhammad asy-Syahawi dalam kitabnya al-'illaj ar-Rabbani li as-Sihr wa al-Mass asy-Syaithani.

Oleh karena itu hendaknya kita masyarakat Muslim tidak meletakan pengobatan ruqyah dengan al-Qur'an ini sebagai alternatif dalam artian kalau tidak sembuh-sembuh dengan cara lain baru melirik kepada pengobatan al-Qur'an.  Sering kami menemui pasien yang sudah parah kondisinya baru mau diterapi dengan al-Qur'an.

Akan tetapi hendaknya setiap kita menempatkan pengobatan ruqyah dengan al-Qur'an dalam posisi yang utama.  Paling tidak ketika si sakit berobat dengan ahli kesehatan secara umum juga disisi lain berobat dengan terapi al-Qur'an (pengobatan ruqyah), beberapa kali bahkan termasuk sering kami menemukan mereka si sakit ini menderita penyakit nonmedis walapun secara zahir seperti penyakit medis bisasa.  

Ada pengalaman kami menemukan mereka yang datang konsultasi karena gagal ginjal, serangan jantung, diabete, sakit lambung, sakit kepala kronis bahkan stroke ternyata setelah dilakukan terapi ruqyah ada indikasi yang sangat kuat karena terkena serangan sihir (Sihr Maridh)


Ada syarat dan ketentuan yang berlaku agar pengobatan ruqyah ini efektif:

  1. Harus ada respon yang positif dari si sakit.  Ia harus mendekatkan dirinya kepada Allah, ikhlas kepada-Nya dan meyakini benar-benar bawha kesembuhan hanyalah atas kehendak dan izin Allah SWT.
  2. Mu'allij (raqi, pengobat, terapis) harus dan mesti mempunyai keimana yang kuat kepada Allah ta'ala dalam segala aspek termasuk dalam hal menerapi penyakit yang diderita pasien.  Pengobat tidak boleh bekerja sama dengan jin dalam melakukan pengobatan ruqyah. Seorang ahli ruqyah juga mesti menguasai teknik dakwah karena dalam kondisi tertentu pasien dan keluarganya memerlukan taujihat dan nasihat yang berhubungan dengan kesembuhan si sakit
  3. Obat yang digunakan adalah obat-obatan yang tidak mengandung unsur haram seperti alkohol dan semisalnya atau bangkai binatang.  Saya sendiri sering menganjurkan untuk minum minyak Habbatussauda karena memang obat ini ada anjuran khsusus dari Rasulullah SAW: Dalam Ash-Shohihain diriwayatkan hadist dari Ummu Salamah dari Abu Hurairah R.A, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hendaklah kalian mengkonsumsi Habbatus Sauda’ , karena didalamnya terdapat kesembuhan dari setiap penyakit, kecuali saam. Sedangkan saam artinya kematian.”  Imam Bukhori juga meriwayatkan hadist dari Aisyah R.A bahwasanya ia mendengar Nabi SAW bersabda;  ” Sesungguhnya Habbatus Sauda’ ini merupakan obat bagi setiap penyakit, kecuali saam. Aku bertanya, “Apakah saam itu?”. Beliau menjawab, “Kematian.”  Dalam riwayat Muslim:“Tidak ada suatu penyakit, kecuali penyembuhannya ada didalam Habbatus Sauda.”  Obat yang lain yang juga bermanfaat adalah minyak zaitun dan madu.

Kajian ilmiah tentang pengobatan ruqyah dengan al-Qur'an

Lantunan ayat suci Al-Quran menjadikan  sekelompok getaran dengan Frekuensi tertentu yang memasuki telinga kemudian bergerak ke sel-sel dalam otak dan mempengaruhinya secara positif.  Hati anda kemudian menerima suara-suara bacaan al-Qur'an itu dengan membenarkan bahwa ini adalah firman Allah sehingga sel-sel yang ada didalam otak dan hati merasa nyaman.

pengobatan ruqyah untuk segala penyakit


Sebuah Yayasan Islam di Florida, Amerika Serikat telah mengadakan beberapa kali studi tentang pengaruh pengobatan ruqyah dengan al-Qur'an terhadap orang-orang yang menderita kerasukan jin atau terkena serangan sihir.

Berbagai alat teknologi modern telah mereka gunakan dalam mendeteksi kemungkinan adanya pengaruh secara medis dari pengobatan tersebut terhadap tubuh orang-orang yang sakit.

Dalam sebuah surveynya dari sekian banyak penderita yang terdiri dari orang-orang Islam, baik Arab dan non Arab, yang dibacakan kepada mereka ayat-ayat al-Qur'an, tercatat bahwa al-Qur'an mampu menenangkan hati sebagian besar dari mereka.  Sebab, terbukti bahwa al-Qur'an, sekalipun mereka tidak memahaminya telah berhasil mengendorkan jaringan saraf.  Kami sendiri dalam berbagai sesi ruqyah boleh dibilang hampir 100% mengatakan jauh lebih tenang dan badan lebih enteng setelah sesi pengobatan ruqyah ini.

Baca juga:

Pengobatan ruqyah untuk segala penyakit


Hafiz Abbas, 22, warga Rajgarh,di Pakistan mengonsumsi pil yang menyebabkannya keracunan dan diangkut ke ICU (unit perawatan intensif) dari Rumah Sakit Layanan, Lahore. Biasanya dokter memandang kasus-kasus seperti ini dengan 'putus asa' menilik tingkat kelangsungan hidup pasien tersebut, yang biasanya hanya 10 persen.

Organ-organ pasien seperti hati, pankreas, ginjal dan jantung memburuk namun seorang dokter yang sedang bertugas, Dr Muhammad Javed, memandangnya sebagai tantangan dan mengawali perawatan. “Selama enam jam perjuangan, pasien diberikan 150 kejutan listrik untuk mengawal jantungnya berdetak. Perut dan ginjalnya dibersihkan dan dengan pertolongan perawatan pendukung, si pasien kemudian kembali dari ketidaksadaran.

"Saya belum pernah menyaksikan pasien yang jantungnya berdetak berhenti 150 kali dan diresusitasi oleh tidak sedikit kejutan listrik," kata Dr Javed.

Hasilnya barangkali mengejutkan untuk dokter lain namun Dr Javed yakin apa yang sukses dalam permasalahan ini. Itu bukan obat apa pun namun pembacaan ayat-ayat mulia dari Al-Qur'an yang menyebabkan sebuah mukjizat.

Artikel terkait:

"Selama perawatan Abbas, Surah Al-Rehman terus dibacakan di samping lokasi tempat tidurnya dan ini bekerja sebagai obat penawar yang menakjubkan," katanya.

Setelah tinggal di ICU selama tiga minggu, Hafiz Abbas tidak lagi menjalani pengobatan dan menjalani kehidupan normal. Dia mendengarkan Surat Al-Rahman tiga kali sehari, seperti yang disarankan oleh dokternya.

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah SWT, kesimpulan yang bisa kita ambil adalah mari kita kembali mendekatkan diri kita kepada Yang Maha Pencipta yaitu Allah SWT. Karena dengan izin Allah penyakit bisa dihilangkan.  Dia yang menyembuhkan segala penyakit yang ada di dunia ini.

Yang kedua  mari kita jadikan al-Qur'an sebagai sahabat keseharian kita dalam hidup termasuk mengobati segala penyakit dengan al-Qur'an. .Yang standar praktik ruqyah yang bisa kita lakukan sendiri yaitu dengan membacakan surat al Fatihah, ayat Qursy, surat al Falaq dan an Naas

Dan yang ketiga adalah jangan sembarangan dalam mencari kesembuhan, tetaplah dijalan yang diridhoinya, jangan pernah ke orang pinter, jangan ke paranormal ataupun dukun, karena mereka akan membuat Anda tambah sakit, terutama sakit keimanan.

Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan kita dekat dan menjadi sahabat al-Qur'an yang memberikan solusi kehidupan dunia dan akhirat.  Aamiin.

Wallahu a'lam


Pojokan Jatisari





Sumber:






Pengobatan Ruqyah untuk Segala Penyakit Dengan Al-Qur'an Pengobatan Ruqyah untuk Segala Penyakit Dengan Al-Qur'an Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Desember 13, 2018 Rating: 5
Posting Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.