Featured Posts

[Travel][feat1]

Place Your Ads Here

Luar Biasa, Inilah Manfaat Daun Hanjuang Untuk Kesehatan

Februari 14, 2019

manfaat daun hanjuang

Tanaman hanjuang sudah terbukti dan banyak digunakan sebagai obat herbal untuk berbagai jenis penyakit. Tanaman Daun dipercaya dapat menyembuhkan kanker, wasir, batuk berdarah, dan banyak lainnya. 

Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui manfaat tanaman hanjuang sebagai tanaman obat alami terutama daun dan fungsinya untuk kesehatan, artikel ini cocok untuk Anda. Kami berharap ini dapat membantu dan dapat menjawab semua pertanyaan yang ingin Anda ketahui tentang tanaman sebagai obat herbal alami. 

Tanaman hanjuang  (Cordyline fruticosa ) adalah tanaman monokotil. Di Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama Andong dan sering digunakan untuk tanaman hias karena bentuk dan warna daunnya yang cukup menarik. 

Hal menarik lainnya tentang Cordyline fruticosa adalah perubahan warna menjadi merah saat terkena sinar matahari langsung. Daun tanaman ini ditutupi dengan warna hijau kemerahan. Tetapi beberapa jenis tertentu juga memiliki warna daun yang begitu hijau. 

Apa senyawa kimia daun tanaman hanjuang? Ada beberapa senyawa alami yang dapat ditemukan di semua bagian tanaman ini dengan manfaat untuk kesehatan kita. Beberapa zat ini adalah pati, flavonoid, polifenol, besi, saponin, tanin, polisakarida, kalsium oksalat, timidin, dan steroid. 

Baca juga: Herbal dahsyat untuk mengusir jin dari badan

Kita dapat menemukan semua senyawa kimia dari akar, bunga, batang dan daun. Dengan semua senyawa kimia, tanaman hanjuang dapat digunakan sebagai obat herbal alami, itu dapat memberi kita beberapa manfaat seperti anti-bakteri, menyejukkan, antioagulan, dan antiproliferatif.

Anti-inflamasi
Salah satu manfaat paling umum dari  Cordyline fruticosa  adalah kemampuannya sebagai anti peradangan atau pembengkakan gusi. Anda bisa mengaplikasikan daun tanaman hanjuang dengan menghaluskannya dengan ditumbuk, campur dengan sedikit garam dan oleskan pada gusi yang bengkak. Gusi Anda akan cepat sembuh dan meminimalkan rasa sakit. 

Menyembuhkan Wasir
Wasir biasanya terjadi pada orang yang kurang minum, kurang aktivitas fisik, dan duduk terlalu banyak, dan tidak mengonsumsi cukup serat. Penyakit ini dapat diidentifikasi dengan adanya campuran noda darah pada feses  saat Anda buang air besar. Ketika memburuk, itu akan sangat mengganggu karena Anda akan mengalami kesulitan untuk duduk, anemia (kekurangan darah) dan banyak lainnya. 

Untuk menggunakan tanaman hanjuang untuk mengobati Wasir, Anda cukup menggabungkan 7 lembar daun ungu dan 3 lembar daun tanaman hanjuang. Cuci dan hancurkan keduanya kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Minum secara rutin 2 kali sehari sampai wasir yang Anda derita sembuh total.

Mengobati Urine Berdarah
Terkadang masalah kesehatan ini membuat penderitanya panik karena sesuatu yang aneh dalam warna urin. Perubahan ini diidentifikasi oleh urin yang bercampur darah dan membuat warna urin menjadi memerah dan menyakitkan saat buang air kecil. 

Untuk mengatasi penyakit ini, rebus 600 gr akar dan daun tanaman menggunakan 3 gelas air hingga tersisa sekitar 2 gelas. Minum ramuan secara teratur 2 kali sehari (pagi dan malam), masing-masing 1/2 gelas untuk satu kali konsumsi.

Artikel terkait: Penyakit hati dan terapi ruqyah

Menstruasi
Setiap wanita bisa mengalami masalah ini dan itu sangat akrab. Daun tanaman hanjuang memiliki kemampuan unik sehingga periode menstruasi Anda bisa berjalan normal. Yang harus Anda lakukan adalah merebus akar dan daun andong dengan air dan minum secara teratur.

Meringankan Gejala Asma
Penyakit asma berhubungan dengan sistem pernapasan karena gangguan, itu juga bisa disebabkan oleh faktor genetika. Asma juga disebut sesak napas sehingga orang akan merasa kesulitan ketika ingin bernafas. Untuk mengatasinya Anda bisa mengonsumsi rebusan daun dan akar tanaman hanjuang.

Mengatasi Batuk Berdarah
Masih terkait dengan sistem pernapasan, batuk parah kadang juga membawa darah karena infeksi. Untuk menyembuhkannya, Anda bisa merebus daun, akar dan bunga dari tanaman hanjuang yang telah dikeringkan dan meminumnya secara teratur sebanyak 3 kali sehari.

Mengobati Disentri
Masalah ini terkait dengan sistem pencernaan dan ada gejala seperti kotoran lendir, diare berulang dan banyak lainnya. Untuk menyembuhkan, siapkan daun dan akar tanaman yang sudah kering lalu rebus hingga mendidih. Minum 3 kali sehari secara teratur sampai sembuh. 

Mengurangi Gejala Maag 
Penyakit ini disebabkan asam lambung yang tidak terkontrol yang menyebabkan mual, kurang nafsu makan, dan sering sakit perut. Namun masalah ini bisa Anda atasi dengan mengonsumsi daun andong rebus secara teratur.

Anti-Kanker
Cordyline fruticosa  dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker dalam tubuh. Ini bisa dilakukan dengan langkah sederhana. Hanya untuk berjaga-jaga, minumlah ramuan dari tanaman hanjuang secara rutin setidaknya seminggu sekali. 

Menghentikan Pendarahan
Masalah ini bisa terjadi ketika terlalu banyak darah menstruasi, cedera kulit dan sebagainya. Tapi, Anda bisa menyembuhkan masalah kesehatan ini dengan rajin meminum jamu tradisional dari daun tanaman. 

Menyembuhkan penyakit typus
Bahkan bukan hanya penyakit dan gangguan seperti disebutkan diatas, daun hanjuang dengan berbagai khasiatnya yang luar biasa juga bisa membantu menyembuhkan penyakit typus.  Demikian yang disampaikan oleh Bapak Ade Hartono, seorang tokoh Ciamis baru-baru ini,  beliau adalah tokoh masyarakat, pendidik dan juga pemerhati obat-obatan herbal.  Selengkapnya bisa menyaksikan uraian beliau tentang khasiat daun hanjuang ini:


Netralkan Racun
Manfaat ini terkait dengan gigitan ular, serangga, atau hewan beracun lainnya. Untuk aplikasinya adalah memanaskan daun andong.  Pertama-tama dilumatkan lalu tempelkan pada luka atau area kulit yang ingin Anda rawat. 

Di banyak daerah,   daun Cordyline fruticosa juga sering digunakan sebagai pembungkus makanan alami, karena kemampuannya mencegah pertumbuhan bakteri (anti bakteri) sehingga makanan akan tetap sehat dan lebih steril.

Jadi itulah 11 manfaat tanaman hanjuang (Cordyline fruticosa) untuk Kesehatan dan Pengobatan. 

Perhatian!  Konsultasikan penyakit Anda kepada Dokter atau herbalis sebelum menggunakan herbal ini sebagai obat.

Wallahu a'lam


Terapi Ruqyah Rumah Sehat


Maraji: dikutip dari berbagai sumber
Luar Biasa, Inilah Manfaat Daun Hanjuang Untuk Kesehatan Luar Biasa, Inilah Manfaat Daun Hanjuang Untuk Kesehatan Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 14, 2019 Rating: 5

Pelet Bukan Solusi Kehidupan Anda

Februari 11, 2019
pelet bukan solusi kehidupan


Pelet bukan solusi kehidupan

Pernah dengar kata "pelet?" Saya yakin sebagian besar orang pernah mendengar kata ini.

Dari anak remaja, dewasa sampai orang tua; Pelet memang populer ditengah masyarakat.  

Kalau kita buka wikipedia.org, kemudian kita search kata pelet, disana disebutkan tentang pengertian pelet sebagai berikut: Pelet merupakan jenis ilmu gaib yang berfungsi untuk memengaruhi alam bawah sadar seseorang agar jatuh cinta kepada orang yang mengirim pelet tersebut.

Ya pelet, semacam ilmu ghaib yang dilakukan oleh seseorang agar orang yang dituju menyukai dan jatuh cinta kepada dirinya, tentunya yang dipengaruhi alam bawah sadarnya.  


Ilmu ini bisa dilakukan sendiri atau pun bisa minta orang lain yang mengerti ilmu ini melakukan untuk dirinya.  Perantara ini yang kita kenal sebagai dukun, orang pinter, paranormal dan lain sebutan yang semisal.  Kadang orang yang berpenampilan seperti ustadz atau kyai bisa memerankan dirinya mempunyai kemampuan seperti layaknya orang pinter atau paranormal.

Pertanyaannya, apakah pelet masih digunakan sebagai salah satu solusi kehidupan oleh masyarakat hingga saaat ini? 

Iseng-iseng, sebagai terapist ruqyah dan blogger yang sedang belajar ilmu SEO (search engine optimization, agar artikel masuk page one google, yahoo dll) mencoba bertanya kepada sesepuhnya mesin pencari di internet yang terkenal, Mbah Google.  Saya belum bertanya kepada mbah-mbah yang lain seperti Yahoo, Bing, Duckduck, Yandex atau lainnya.  Saya pikir si Mbah yang satu ini sudah mewakili yang lain, apalagi si Mbah Google punya predikat The Biggest search engine in the world saat ini.

Kira-kira berapa query (permintaan) sebulan untuk sebuah kosa kata yang ditanyakan orang-orang kepada si Mbah, berkenaan dengan pelet ini.  Hal ini untuk mendapatkan gambaran kira-kira bagaimana dan seberapa besar ketertarikan dan animo masyarakat kepada ilmu hitam yang satu ini.

Dan jawaban si mbah cukup mengejutkan!  Kalau anda menduga bahwa ilmu pelet sudah punah dan tidak digunakan lagi di zaman millennial ini, maka anda salah. 

Untuk query "cara memelet wanita", si mbah memberitahukan bahwa ada 4,400 permintaan dalam sebulan, artinya ada 4,400 kali orang mengetik dan mencari informasi tentang "cara memelet wanita" per bulan, bukan per tahun, ini lokal Indonesia, karena saya menggunakan google.co.id.  Kalau per tahun tinggal dikalikan 12 saja. 

Boleh jadi orang-orang ini ingin belajar ilmu pelet atau ada hajat untuk memelet seseorang! Wuih..

Secara ektrem saya coba membandingkan dengan query "cara belajar al Qur'an",  hasilnya cukup miris, hanya 390 permintaan sebulan.

Namun ternyata tidak sekedar "cara memelet wanita", ketika saya mencari "keyword" atau kata kunci yang berkenaan, maka muncul informasi sebagai berikut:

  1. Cara memelet wanita jarak jauh, 720 
  2. Cara cepat memelet wanita, 720
  3. Doa memikat wanita paling ampuh, 720
  4. Cara memelet wanita dengan rambutnya, 320
  5. Cara memelet wanita dengan merica, 320
  6. Cara memelet wanita, 320
  7. Cara memelet wanita dengan doa, 210
  8. Cara memelet wanita gratis, 210
  9. Cara memelet wanita dengan weton, 90
.......cuma bisa geleng-geleng kepala.  

Pelet bukan solusi kehidupan

Ternyata ada juga yang mengetik query "cara memelet wanita dengan cara Islam", wadduh...   Ini informasi mbah Google, bukan saya mengada-ada.  Dan si mbah selalu merekam di database nya apa saja yang diketik dan dicari orang-orang.

Dan yang lebih "dahsyat" ketika kita mengetik "pelet wanita" di laman Google, mesin pencari ini mengatakan bahwa kita tidak sendirian, ada sebanyak 18,000 lainnya yang mengetik hal yang sama, per bulan!

Sedangkan orang yang mencari "dukun pelet" di laman google ada 22,000 perbulan.  Ini yang mencari dukun pelet secara on line, boleh jadi yang off line juga banyak.

Kalau kita mau berkonsultasi dengan mbah internet yang lain, misalnya Neilpatel, seorang internet marketer yang dijuluki The top influencer on the web oleh Wall Street Journal, angka tersebut adalah tinggi untuk sebuah topik.

Jadi kesimpulannya adalah bahwa animo masyarakat Indonesia baik mereka yang tertarik belajar pelet ataupun menggunakan jasa pelet adalah sangat tinggi. Hal ini tentu memprihatinkan.  Belum lagi kita meneliti terhadap topik yang lain, misalnya jasa santet.  

Oleh karena itu tugas para ustadz dan da'i-da'i dan kita semua untuk menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya klenik dan perdukunan, termasuk meminta jasa pelet kepada para dukun.  Terutama untuk menyelamatkan aqidah dan keimanan ummat Islam dari perbuatan syirik.

Disisi lain, kalau boleh dikatakan, banyak wanita-wanita yang (mohon maaf) rentan terhadap ilmu hitam ini, baik remaja maupun ibu-ibu rumah tangga terutama mereka yang jauh dari syariat Islam dalam kehidupannya.

Dari pengalaman saya, sudah puluhan pasangan suami istri yang salah satu pasangannya menjadi korban ilmu pelet ini, sehingga rumah tangga mereka terganggu.  Dari keluarga biasa-biasa saja sampai istri seorang penghulu yang rela ingin meninggalkan suami dan 5 anaknya untuk menikah dengan seseorang yang belum lama dikenalnya di Facebook.
Khusus mengenai pelet, ada sebuah hadist dari Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam, diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan pelet adalah syirik” (HR. Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381.

Tiwalah yang dimaksud dalam hadits ini adalah sesuatu yang dibuat dan diklaim bisa membuat perempuan lengket pada suami dan sebaliknya. Atau seorang wanita kepada laki-laki lain.

Jadi bisa saja tiwalah itu berupa pelet, jimat, susuk, buluh perindu dan semar mesem.  

Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa tiwalah ini diperoleh dari jalan sihir (Fathul Bari). Sehingga jika pemikat hati atau pemikat cinta berupa susuk, jimat dan bulu perindu, maka termasuk dalam kategori tamimah (jimat-jimat). Dan jimat-jimat itu terlarang sebagaimana telah disebutkan pula dalam hadits di atas.

Memakai pelet termasuk syirik karena di dalamnya ada keyakinan untuk menolak bahaya dan mendatangkan manfaat dari selain Allah Ta’ala (Lihat Fathul Majid, 139). 

Tiwalah tergolong syirik karena tiwalah bukanlah sebab syar’i (yang didukung dalil) dan bukan pula sebab qodari (yang dibuktikan melalui eksperimen)", demikian menurut Syaikh Utsaimin.

Jadi banyak sekali kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan pelet:
  1. Perbuatan syirik yang termasuk dosa besar
  2. Merupakan kegiatan yang bekerja sama dengan jin yang dilarang oleh syariat Islam.
  3. Bisa berakibat merusak fitrah perasaan seorang manusia yaitu dengan mempengaruhi alam bawah sadarnya, untuk memenuhi nafsu syahwat yang mengirim pelet.
  4. Mengganggu rumah tangga orang lain.
  5. Menimbulkan penyakit fisik terhadap korban diantaranya sakit kepala migren, vertigo, asam lambung, psikis dan lain-lain penyakit,
  6. Merusak hubungan silaturrahim diantara keluarga.
Jadi karena banyaknya mudharat yang ditimbulkan oleh pelet ini maka kita bisa menyimpulkan bahwa pelet bukan solusi dalam kehidupan kita, oleh karena itu hendaknya dijauhkan sejauh-jauhnya.

Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala kita memohon perlindungan dari kejahatan mahkluk-Nya.




Wallahu a'lam


Pojokan Kp Cakung Jatisari Jatiasih







  






Pelet Bukan Solusi Kehidupan Anda Pelet Bukan Solusi Kehidupan Anda Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 11, 2019 Rating: 5

#Hukum ruqyah - Bolehkah Minta Diruqyah?

Februari 08, 2019



hukum ruqyah
hukum ruqyah

#Hukum ruqyah - Bolehkah minta diruqyah?

"Apakah hukumnya minta diruqyah ustadz? Apakah nantinya jadi tidak termasuk 70 ribu ummat Muhammad yang masuk syurga tanpa hisab?" #Hukum ruqyah

Pertanyaan ini seringkali saya mendengarnya, terutama ketika mengisi kajian tentang ruqyah syar'iyyah dan ruqyah massal.  Tentunya ini pertanyaan menarik dan juga menggembirakan bahwa ternyata pemahaman dan keingintahuan masyarakat tentang syariat agamanya sudah semakin baik, insya Allah.

#Hukum ruqyah - Di sisi lain, metode ruqyah syar'iyyah sebagai salah satu metode penyembuhan atas penyakit semakin meluas ditengah-tengah masyarakat.  Boleh jadi dikarenakan juga karena tayangan-tayangan di televisi yang luar biasa menyedot perhatian pemirsa tv.

Hampir setiap hari program ruqyah ini bisa disaksikan dengan rating yang tinggi dan menjadi program unggulan stasiun tv.

Kembali kepada pertanyaan diatas tadi: Apa hukumnya minta diruqyah?  Tentunya jawaban yang saya berikan bukan sebagai seorang fuqaha karena kemampuan saya jauh dari kapasitas itu, saya hanya mengutip beberapa pendapat ulama dan ahli fiqih mengenai permasalahan ini.

Sejatinya pertanyaan tersebut muncul ketika mereka pernah mendengar hadist Rasulullah Shollahu 'alaihi wassalam berikut ini:

يدخل من أمتي الجنة سبعون ألفاً بغير حساب، قيل: يا رسول الله من هم؟ قال: الذين لا يرقون، ولا يسترقون، ولا يتطيرون وعلى ربهم يتوكلون. رواه البخاري ومسلم.

Ada dari umatku 70.000 orang yang masuk surga tanpa dihisab.
Sahabat bertanya : siapakah mereka wahai Rasulullah?

Rasulullah menjawab : yaitu mereka yang tidak meruqyah (jampi²),tidak minta diruqyah dan tidak melakukan tathayyur (mengundi nasib dengan perilaku burung) serta mereka bertawakal thd Rabb mereka. (HR Bukhari dan Muslim)

Maka, mari kita perhatikan penjelasan Imam an-Nawawi berikut ini:


المدح في ترك الرقى المراد بها الرقى التي هي من كلام الكفار، والرقى المجهولة، والتي بغير العربية، وما لا يعرف معناها، فهذه مذمومة لاحتمال أن معناها كفر، أو قريب منه، أو مكروه وأما الرقى بآيات القرآن وبالأذكار المعروفة فلا نهي فيه، بل هو سنة.

“Pujian dalam meninggalkan ruqyah maksudnya adalah ruqyah yang berasal dari perkataan orang-orang kafir dan ruqyah (jampi²) yang tidak dikenal (majhul) yang tdk berbahasa Arab serta tidak diketahui maknanya. Ruqyah seperti ini adalah tercela, karena mengandung kemungkinan memiliki arti yang kafir atau dekat dg kekafiran. Setidak²nya makruh.
Adapun ruqyah dg ayat² al-Qur’an atau dzikir ² yang dikenal, maka tidak terlarang, bahkan sunnah".

Selain itu Imam an-Nawawi mengatakan meningalkan minta diruqyah bermaksud untuk menunjukkan keutamaan saja, beliau berkata :


إن المدح في ترك الرقى للأفضلية، وبيان التوكل والذي فعل الرقى، وأذن فيها لبيان الجواز مع أن تركها أفضل، وبهذا قال ابن عبد البر


“Sesungguhnya pujian utk meninggalkan ruqyah adalah utk afdhaliyah semata, dan menerangkan rasa tawakal (yang kurang) bagi orang yang melakukan ruqyah. Diizinkan utk melakukannya sebagai keterangan akan bolehnya hal ini walaupun meninggalkannya adalah lebih afdhal (utama). Demikian ini pendapat Ibnu Abdil Barr."

Imam Nawawi juga mengutip perkataan Al Maziri :


 قال المازري: جميع الرقى جائزة إذا كانت بكتاب الله أو بذكره، ومنهي عنها إذا كانت باللغة العجمية، أو بما لا يدرى معناه، لجواز أن يكون فيه كفر…

Al-Mâzirî berkata : seluruh ruqyah diperbolehkan apabila menggunakan kitabullah atau dzikir.  Dan ruqyah akan terlarang apabila menggunakan bahasa selain Arab atau yg tdk dipahami maknanya, karena adanya kemungkinan terkandung kekufuran di dalamnya. 


hukum ruqyah
hukum ruqyah

Dalil dibolehkan melakukan ruqyah


1- Rasulullah SAW memerintah istri beliau ‘Aisyah RA untuk minta ruqyah karena pengaruh ‘ain (pandangan mata orang yang hasad):



عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَسْتَرْقِيَ مِنَ الْعَيْنِ .

Dari ‘Aisyah RA berkata: “Aku pernah diperintahkan oleh Rasulullah SAW agar aku minta ruqyah dari ‘ain. (HR. Muslim)

2- Rasulullah SAW memerintah istri beliau Ummu Salamah RA:

قَالَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِجَارِيَةٍ فِي بَيْتِ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى بِوَجْهِهَا سَفْعَةً فَقَالَ بِهَا نَظْرَةٌ فَاسْتَرْقُوا لَهَا يَعْنِي بِوَجْهِهَا صُفْرَةً.

Rasulullah SAW bersabda kepada seorang budak wanita di rumah Ummu Salamah istri Nabi SAW, beliau melihat di wajahnya belang. Beliau bersabda: “Pada wajahnya pengaruh pandangan. Maka mintakanlah ruqyah untuk dia.” Yaitu di wajahnya belang kekuningan. (HR. Muslim) 

3- Rasulullah SAW memerintah shahabat beliau:

عَنْ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعَ صَوْتَ صَبِيٍّ يَبْكِي فَقَالَ مَا لِصَبِيِّكُمْ هَذَا يَبْكِي فَهَلا اسْتَرْقَيْتُمْ لَهُ مِنَ الْعَيْنِ. رواه أحمد

Dari ‘Aisyah RA berkata: Rasulullah SAW masuk, maka beliau mendengar suara anak kecil menangis, beliau berkata: “Kenapa anak kecil kalian ini menangis? Kenapakah kalian tidak memintakan ruqyah untuknya dari ‘ain. (HR. Ahmad)

4- Rasulullah SAW memerintah shahabat beliau:

عن عُرْوَةَ بْن الزُّبَيْرِ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ بَيْتَ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي الْبَيْتِ صَبِيٌّ يَبْكِي فَذَكَرُوا لَهُ أَنَّ بِهِ الْعَيْنَ قَالَ عُرْوَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلا تَسْتَرْقُونَ لَهُ مِنَ الْعَيْنِ.

Dari ‘Urwah bin Az-Zubair RA ayahnya menyampaikan bahwa Rasulullah SAW masuk rumah Ummu Salamah istri Nabi SAW, di rumah ada seorang anak kecil menangis, maka mereka menyebutkan bahwa ank itu terkena ‘ain. ‘urwah berkata: Rasulullah SAW bersabda: Kenapakah kalian tidak memintakan ruqyah untuk dia dari ‘ain?” (HR. Imam Malik dalam Al-Muwaththa’)

5- Rasulullah SAW meruqyah kedua cucunya yang bernama Al-Hasan dan Al-Husain:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ يَقُولُ أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لامَّةٍ وَيَقُولُ هَكَذَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يُعَوِّذُ إِسْحَقَ وَإِسْمَعِيلَ عَلَيْهِمْ السَّلام .

Dari Ibnu Abbas RA berkata: Nabi SAW membacakan perlindungan untuk AL-Hasan dan Al-Husain, beliau berkata: “Aku lindungi kalian dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari syaithan dan binatang berbisa dan ‘ain yang berbahaya.” Beliau berkata: “Demikianlah Ibrahim dahulu melindungi Ismail dan Ishaq ‘alaihimus salam.” (HR. Bukhari dan Turmudzi)

6- Malikat Jibril mengajarkan ruqyah kepada Rasulullah SAW:

عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ جِبْرِيْلَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَافَقَهُ مُغْتَمًّا فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ مَا هَذَا الْغَمُّ الَّذِيْ أَرَاهُ فِي وَجْهِكَ؟ قَالَ: الْحَسَنُ وَالْحُسَيْنُ أَصَابَتْهُمَا عَيْنٌ. قَالَ صَدقَ بِاْلعَيْنِ فَإِنَّ الْعَيْنَ حَقٌّ أَفَلاَ عَوَّذْتَهُمَا بِهَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ؟ قَالَ: وَمَا هُنَّ يَا جِبْرِيْلُ؟ قَالَ: قُلْ اَللَّهُمَّ ذَا السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ وَالْمَنِّ اْلقَدِيْمِ ذَا الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ وَلِيَّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالَّدعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَاتِ عَافِ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ مِنْ أَنْفُسِ الْجِنِّ وَأَعْيُنِ الْإِنْسِ. فَقَالَهَا النَّبْيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَا يَلْعَبَانِ بَيْنَ يَدِهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {عَوِّذُوْا أَنْفُسَكُمْ وَنِسَاءَكُمْ وَأَوْلَادَكُمْ بِهَذَا التَّعْوِيْذِ فَإِنَّهُ لَمْ يَتَعَوَّذِ الْمُتَعَوِّذُوْنَ بِمِثْلِهِ}.

Dari ‘Ali RA bahwa malaikat Jibril datang kepada Nabi SAW ditemuinya tampak sedih, maka ia berkata: “Wahai Muhammad kenapa kesedihan aku lihat di wajahmu? Beliau menjawab: “Al-Hasan dan Al-Husain terkena ‘ain.” Dia berkata: “Benar terkena ‘ain, ‘ain adalah nyata. Kenapakah tidak engkau lindungi mereka dengan kalimat-kalimat itu?” Beliau bertanya: “Kalimat apa itu, wahai Jibril?” Dia menjawab: “Katakanlah: “Ya Allah Yang Memiliki segala kekuasaan yang agung dan pemberian yang terdahulu, Yang Memiliki Wajah yang mulia, Pemelihara kalimat-kalimat yang sempurna, dan do’a-do’a yang terijabahi, sehatkanlah Al-Hasan dan Al-Husain dari pengaruh jiwa-jiwa jin dan pandangan mata manusia.” Maka Nabi SAW memabacakannya. Kemudian mereka bisa berdiri dan bermain dihadapannya. Nabi bersabda: “Lindungilah diri kalian, wanita-wanita kalian, dan anak-anak kalian dengan perlindungan ini, karena sesungguhnya tidak ada perlindungan yang dipakai orang-orang yang berlindung yang seperti ini.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tarikh Dimasyqa, dan Kanzul ‘Ummal)

7- Perintah Rasulullah SAW kepada Asma’ binti ‘Umais untuk meruqyah banyak orang karena ia seorang wanita yang ahli ruqyah:

عنَ جَابِر بْن عَبْدِ اللَّهِ يَقُول رَخَّصَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لآلِ حَزْمٍ فِي رُقْيَةِ الْحَيَّةِ وَقَالَ لأَسمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ مَا لِي أَرَى أَجْسَامَ بَنِي أَخِي ضَارِعَةً تُصِيبُهُمُ الْحَاجَةُ قَالَتْ لا وَلَكِنِ الْعَيْنُ تُسْرِعُ إِلَيْهِمْ قَالَ ارْقِيهِمْ قَالَتْ فَعَرَضْتُ عَلَيْهِ فَقَالَ ارْقِيهِمْ .

Dari Jabir bin ‘Abdillah RA berkata: Rasulullah SAW membolehkan untuk bagi keluarga Hazm dalam ruqyah ular, dan beliau berkata kepada Asma’ binti ‘Umais: “Kenapakah aku lihat tubuh-tubuh keturunan saudaraku kurus-kurus karena kefakiran? Ia jawab: “Tidak, akan tetapi ‘ain yang cepat mengenai mereka.” Beliau bersabda: “Ruqyahlah mereka!” Ia berkata: “Aku paparkan ruqyah kepadanya.” Beliau bersabda: “Ruqyahlah mereka!” (HR. Muslim)




Wallahu a'lam


Terapi Ruqyah Rumah Sehat
Pojokan Kp Cakung Jatisari Kota Bekasi  2/9/2019





Tags:
#hukum minta diruqyah
#hukum ruqyah
#hadist 70 ribu masuk syurga tanpa hisab

Maraji:
www.diruqyahsaja.com
www.islamqa.info
www.tafsirq.com
#Hukum ruqyah - Bolehkah Minta Diruqyah? #Hukum ruqyah - Bolehkah Minta Diruqyah? Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 08, 2019 Rating: 5

#Gangguan Jin di Otak Yang Menyebabkan Berbagai Macam Penyakit

Februari 07, 2019

gangguan jin di otak
Credited by The Telegraph

#Gangguan Jin di Otak yang Menyebabkan Berbagai Macam Penyakit

#Gangguan jin di otak ? Memang ada? Dalam dunia medis memang tidak ada penjelasan yang memadai adanya gangguan jin di otak manusia.

Satu penelitian ilmiah menyebutkan "tanda-tanda" adanya aktifitas yang "aneh" di bagian otak yang menyala sebelum adanya kejahatan yang dilakukan.  Bagian otak yang aktif sebelum perilaku agresif tersebut secara anatomi dikenal sebagai bagian ventrolateral dari hipotalamus ventromedial.  Demikian dilaporkan oleh The Telegraph, bisa dilihat laporannya disini.

Apakah ada aktifitas jin di bagian otak yang dinamakan hipotalamus tersebut? Wallahu a'lam.

Dalam hal ini saya juga tidak akan menjelaskan gangguan secara medis pada otak manusia, bukan kapasitas saya untuk menjelaskan.

Namun dari pengalaman bertahun-tahun menerapi masyarakat yang mendapat gangguan jin, baik karena gangguan jin biasa ataupun gangguan jin lewat santet misalnya, maka mereka para jin zolim ini sangat menyukai berdiam di tempat-tempat yang strategis dalam tubuh manusia, misalnya di jantung, paru-paru, lambung, hati, pankreas dan termasuk juga pada otak.

Dan ketika para jin berdiam ditempat-tempat tadi maka ada rasa sakit dan disfungsi organ atau rasa tidak nyaman lainnya.

Bagaimana kita mengetahuinya?  Apakah bisa melihat keberadaan mereka di tempat-tempat tersebut? Tentu saja tidak!

Para peruqyah syar'ie tidak seperti ustadz, kyai atau orang pinter yang sebagian mereka bisa merasakan atau melihat jin di dalam tubuh manusia.  

Banyak kejadian yang menurut saya lucu, beberapa kali saya dikirimi foto untuk diterawang, kira-kira apa yang menggaggu.  Ada yang mengirim foto suaminya dengan menanyakan siapa selingkuhan suaminya itu? Ada juga yang menanyakan siapa yang telah mengambil cincinnya yang bernilai jutaan, padahal sudah ditaruh rapi dalam lemari.  Dalam kesempatan lain ada orang yang datang ke rumah menanyakan siapa yang mencuri handphone miliknya, he.. he..he...Aku bukan mbah dukun mas bray...
gangguan jin di otak

Kami tidak dibenarkan mempunyai kemampuan seperti itu,  mengapa?  Orang yang mampu melihat dan merasakan adanya jin dan menerawang berarti kemungkinan besar di tubuhnya mengeram sebangsa jin juga, bisa karena keturunan dari leluhurnya yang mempunyai aqad dengan jin maupun karena pernah berinteraksi dengan ilmu-ilmu ataupun wirid-wirid yang mengundang jin masuk kedalam badan.  

Dan syariat Islam melarang kerjasama manusia dengan satu atau sekelompok jin.

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا


"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan".

Dalam satu kasus, jin bisa masuk ke badan melalui minuman "air doa" dari seorang ustadz atau kyai yang mempunyai khadam dari bangsa jin.

Baca juga: Mensyukuri nikmat Allah agar karunia-Nya semakin bertambah

Kembali kepada gangguan jin di otak, ada beberapa kondisi dan keadaan kemungkinan adanya aktifitas jin di otak manusia.

1.  Kondisi kesurupan.
Kebenaran tentang terjadinya kesurupan ini dikuatkan oleh dalil naqli dan aqli, karena ini merupakan peristiwa nyata dan tidak ada yang menolaknya kecuali orang yang sombong (Syaikh Abdus Salam Bali).

Kesurupan (ash shar'u) adalah suatu kondisi yang menimpa akal sehat sehingga tidak dapat menyadari apa yang diucapkan dan dilakukan.  Orang yang mengalami ini akan kehilangan ingatan baik sebagian atau secara keseluruhan akibat ketimpangan pada saraf otak.

Dalil al Qur'an yang menjelaskan fenomena kesurupan bisa kita lihat dalam surat Al Baqarah: 275.

الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ


"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya".

Di dalam ayat ini terdapat dalil atas kesalahan orang yang mengingkari kesurupan jin dan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan pengaruh tabi'at, dan setan (jin) tidak dapat masuk pada diri manusia dan tidak dapat mengganggunya menjadi gila, demikian Imam al Qurthubi mengatakan.

Artikel terkait: 5 Doa dahsyat untuk memperoleh kesembuhan

2.  Penyakit stroke karena gangguan jin.
Dalam beberapa kasus pasien penderita stroke yang saya terapi, ternyata sebagian mereka karena ulah dan kezaliman jin dan manusia.  

Ada seorang ibu yang menderita serangan penyakit stroke berat, dirawat di satu Rumah Sakit khusus perawatan otak di Jakarta, beberapa hari tidak menunjukkan tanda-tanda membaik.  Namun ada sesuatu yang aneh menurut dokter bahwa pembuluh darah di otak yang pecah bukan ditempat biasa.  Satu lagi, si Ibu ini kondisinya terus teriak-teriak dan menangis.

Melihat kondisi seperti ini pihak keluarga mengambil kesimpulan, sepertinya penyakit yang diderita bukan "stroke biasa".  Akhirnya pasien tadi diterapi ruqyah selain ditangani secara medis. 

Dan memang ketika saya terapi ada yang aneh di kepala ibu ini, saya merasakan ada bulatan-bulatan sebesar bola pingpong yang berjalan-jalan di kepalanya, ketika dibacakan ayat-ayat al Qur'an.  Dan alhamdulillah setelah dua bulan diterapi ruqyah, si ibu sudah normal seperti sedia kala.


3.  Penyakit epilepsi karena gangguan jin
Ada sebuah hadits yaitu tentang wanita yang terkena penyakit ayan,

عَن عَطَاءُ بْنُ أَبِى رَبَاحٍ قَالَ قَالَ لِى ابْنُ عَبَّاسٍ أَلاَ أُرِيكَ امْرَأَةً مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْتُ بَلَى . قَالَ هَذِهِ الْمَرْأَةُ السَّوْدَاءُ أَتَتِ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَتْ إِنِّى أُصْرَعُ ، وَإِنِّى أَتَكَشَّفُ فَادْعُ اللَّهَ لِى . قَالَ « إِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ وَإِنْ شِئْتِ دَعَوْتُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَكِ » . فَقَالَتْ أَصْبِرُ . فَقَالَتْ إِنِّى أَتَكَشَّفُ فَادْعُ اللَّهَ أَنْ لاَ أَتَكَشَّفَ ، فَدَعَا لَهَا

Dari ‘Atha’ bin Abi Robaah, ia berkata bahwa Ibnu ‘Abbas berkata padanya, “Maukah kutunjukkan wanita yang termasuk penduduk surga?” 
Atha menjawab, “Iya mau.” 
Ibnu ‘Abbas berkata, “Wanita yang berkulit hitam ini, ia pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas ia pun berkata, “Aku menderita penyakit ayan dan auratku sering terbuka karenanya. Berdo’alah pada Allah untukku.” 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Jika mau sabar, bagimu surga. Jika engkau mau, aku akan berdo’a pada Allah supaya menyembuhkanmu.” 

Wanita itu pun berkata, “Aku memilih bersabar.”  Lalu ia berkata pula, “Auratku biasa tersingkap (kala aku terkena ayan). Berdo’alah pada Allah supaya auratku tidak terbuka.” Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– pun berdo’a pada Allah untuk wanita tersebut. (HR. Bukhari no. 5652 dan Muslim no. 2576). 

Ummu Zufar ini, wanita hitam yang disebutkan dalam hadist tadi, menurut pendapat yang rajih disebabkan karena jin.  Kemudian ada riwayat yang lain menyebutkan ketika wanita ini berkata:”Jika penyakit itu datang ya Rasulullah saya khawatir jin, syaithan menyingkap aurat saya”.

"Ini dapat dipahami dari beberapa versi berbeda dari Hadits bahwa yang diderita Ummu Zufar adalah jenis epilepsi yang disebabkan oleh jin dan bukan yang disebabkan oleh disfungsi otak, demikian pendapat Al Hafiz Ibnu Hajar.  Menurut pendapat beliau gangguan epilepsi berada di otak manusia.

Epilepsi pada kebanyakan kasus disebabkan oleh jin, dan dalam beberapa kasus oleh beberapa cacat pada tubuh, otak atau saraf, atau perubahan suasana hati, atau beberapa kelemahan dalam struktur fisik. 

Semua ini dapat menyebabkan hilangnya kesadaran atau perilaku yang tidak seimbang. Epilepsi yang diderita Ummu Zufar yang dikisahkan dalam hadist mungkin disebabkan oleh jin, tetapi tidak perlu menyebutkan penyebabnya, itulah sebabnya para perawi hanya menyebutkan apa yang perlu dilakukan ketika epilepsi terjadi, untuk alasan apa pun, membuat du'aa 'dan melakukan ruqyah, atau menanggungnya dengan sabar dan mencari pahala dari Allah.

Demikian jawaban Syekh 'Abd al-Kareem al-Khudayr ketika ditanyakan apakah penyakit epilepsi atau ayan disebabkan oleh gangguan jin,  Anda bisa melihat selengkapnya di tautan (islamqa.info) ini.

Dari pengalaman saya sendiri pernah beberapa kali meruqyah pasien yang menderita penyakit epilepsi atau ayan ini.  Sebagian besar memang secara nyata ada indikasi gangguan jin, bisa dilihat dari reaksi ketika dibacakan ayat-ayat al Qur'an kepada mereka.  

4.  Sakit kepala (vertigo, migrain, dll) karena gangguan jin.
Sepertinya kepala secara umum maupun otak manusia menjadi tempat favorit bagi jin-jin yang iseng maupun karena diperintah oleh dukun untuk diserang.  Boleh jadi mereka para jin mengetahui tempat inilah titik vital seorang manusia.

Dalam beberapa kasus sakit kepala seperti sakit kepala bagian belakang, vertigo maupun migrain yang kebetulan saya tangani, rata-rata karena serangan sihir.  

Ada pengaruh lain dalam kasus sihir mahabbah yang tujuannya memanipulasi alam fikiran (bawah sadar) untuk menyukai seseorang diluar keinginannya, yaitu membawa efek sakit kepala yang berat.  Diantaranya ketika dibawa ke dokter dan kemudian didiagnosa menderta penyakti vertigo atau jenis sakit kepala lainnya.

Itulah beberapa jenis gangguan jin di otak yang menimbulkan beberapa penyakit.  Beberapa hal mungkin diperlukan beberapa penelitian yang lebih mendalam.  

Wallahu a'lam



Terapi Ruqyah Rumah Sehat
Pojokan Kampung Cakung Jatisari Kota Bekasi


Maraji: 
www.diruqyahsaja.com
www.telegraph.co.uk
www.islamqa.info
Tafsir al Qur'an online
Wiqoyatul Insaan Minal Jinni wa Syaithon - terjemahan Indonesia
Syaikh Wahid Abdus Salam Bali





Gangguan jin pada rahim wanita

Gangguan jin pada rahim wanita? Ruqyah agar cepat hamil -Mungkin sebagian besar orang tidak menyangka dan sebagian lagi tidak percaya hal ini bisa terjadi dalam kehidupan nyata.  Tapi itulah yang terjadi, paling tidak dari beberapa kali saya menangani pasien wanita yang mendapatkan penyakit gangguan jin. 

#Gangguan jin pada rahim wanita - Seperti yang terjadi pada ibu Nani (bukan nama sebenarnya), warga Bekasi.  Sebenarnya saya datang kerumah bu Nani adalah untuk meruqyah suaminya yang selalu dirasakan sakit disekujur tubuhnya, yang memang ketika dibacakan ayat-ayat ruqyah standar sudah menunjukan adanya gangguan jin, yaitu merasakan pusing dan mual dan tidak lama kemudian beliau muntah-muntah dengan hebat. Ruqyah agar cepat hamil.

Yang mengagetkan adalah ketika saya sedang fokus meruqyah suaminya, tiba-tiba bu Nani jatuh dari posisi duduknya, terkulai lemas dan seperti orang pingsan.  Karena saya sedang fokus meruqyah suaminya yang sedang muntah hebat, saya biarkan dulu kondisi seperti itu, toh ada ibu yang menjaganya. Dalam fikiran saya sudah menebak bahwa bu Nani terkena dampak dan pengaruh bacaan ayat ruqyah. Ruqyah agar cepat hamil.



Baca selengkapnya disini: Gangguan jin pada rahim wanita menyebabkan sulit hamil.




Tanda-tanda gangguan jin

Ciri-ciri atau Tanda-tanda Gangguan Jin yang Umum Terjadi.

Memang ciri-ciri ataupun tanda-tanda gangguan jin yang sering diungkapkan para peruqyah adalah berdasarkan pengalaman para peruqyah senior dalam meruqyah pasien-pasien mereka ditambah dengan marajie' dari kitab-kitab yang dikarang para ulama ruqyah.  Yang akan disampaikan disini boleh jadi belum lengkap akan tetapi secara umum bisa dijadikan rujukan.


Adapun ciri-ciri atau tanda-tanda gangguan jin yang sering ditemui ditengah masyarakat ketika kami melakukan terapi ruqyah.

Silahkan baca lanjutannya disini: Ciri-ciri dan tanda-tanda gangguan jin.


Pengobatan ruqyah gangguan jin, santet, guna-guna, teluh dan sihir lainnya

Khusus untuk bapak atau ibu yang sedang diuji Allah dengan penyakit gangguan jin. santet, teluh, tenung, guna-guna dan segala bentuk sihir lainnya bisa melalukan terapi ruqyah atau pengobatan ruqyah atas gangguan jin, dapat dilakukan secara mandiri, lihat penjelasannya dalam artikel berikut: Meruqyah diri sendiri itu mudah.  Ataupun bisa juga dibantu seorang ahli ruqyah untuk meruqyah dan menerapi anda. 

Baca selengkapnya: Pengobatan ruqyah gangguan jin, santet dan guna-guna.


#Gangguan Jin di Otak Yang Menyebabkan Berbagai Macam Penyakit #Gangguan Jin di Otak Yang Menyebabkan Berbagai Macam Penyakit Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 07, 2019 Rating: 5

Herbal Dahsyat untuk Mengusir JIn dari Badan 👌

Februari 06, 2019

Herbal Dahsyat Anti Jin


"Apa ini?" 
"Apa ini?" begitu ucapan dengan nada keras yang diucapkan dengan marah yang keluar dari mulut ibu setengah tua ini.  

Kemarahan itu ditujukan kepada saya yang baru saja meminumkan ibu tadi herbal khusus yang telah diruqyah untuk mengusir jin pengganggu dari badan.

Dengan wajah memerah karena marah dan rasa sakit dan kepanasan yang terlihat di wajah si ibu tua ini, saya yakin si ibu yang kesurupan karena diminumkan obat herbal tersebut, sangat mengusik keberadaan jin yang ada dalam tubuh ibu tadi.

Bahkan membuat yang bersangkutan muntah-muntah pertanda ada sebagian jin yang keluar melalui mulut.

Ya, siang itu saya memang sedang meruqyah beberapa pasien di daerah Karawang, Jawa Barat.  Dimana saya diminta untuk meruqyah beberapa orang disana.

Dikarenakan banyaknya pasien ruqyah maka saya berinisiatif untuk dibantu dengan ramuan herbal anti jin👹(bercanda...), dengan harapan ketika diruqyah dengan cara standar maka jin-jin yang ada di dalam badan sudah terpapar dengan dengan ramuan herbal tersebut, akan lebih mudah untuk di "tundukkan".

Alhamdulillah dengan izin Allah Subhanahu wa Ta'ala ramuan herbal tadi berhasil mengusik keberadaan jin di dalam badan dan bahkan mengusir sebagian dari mereka keluar lewat muntahan.

Dan ketika sesi ruqyah dilakukan maka tenaga dan waktu yang dikeluarkan sudah tidak banyak lagi.  

Beberapa manfaat herbal ruqyah diantarnya:

  • Membantu pemulihan tubuh pasca ruqyah, baik ruqyah secara perorangan maupun ruqyah massal
  • Membantu efektifitas ruqyah mandiri
  • Membantu menghilangkan sisa sisa jin, penyakit dan buhul yang masih tersisa di tubuh pasca ruqyah untuk kasus karena sihir dan santet.
  • Untuk kasus gangguan tertentu, membantu mendeteksi ada tidaknya jin di dalam badan.
  • Menghilangkan sakit kepala, sesak di dada, lambung dan saluran pencernaan karena gangguan jin

Puji syukur kepada Allah SWT atas segala kemudahan yang diberikan-Nya.

Berikut video seorang pasien diberikan ramuan herbal tersebut.

Herbal Dahsyat untuk Mengusir JIn dari Badan 👌 Herbal Dahsyat untuk Mengusir JIn dari Badan 👌 Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 06, 2019 Rating: 5

Efek Mendengarkan Ayat Ruqyah, dari Gemetaran hingga Muntah-muntah

Februari 05, 2019


Efek mendengarkan ayat ruqyah 

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Jarum jam baru mengarah ke angka 16.00 WIB saat dua puluhan anak remaja perempuan berkumpul di sore hari itu di aula sebuah lembaga Tahfidz Qur'an di Kota Bekasi.


efek mendengarkan ayat ruqyah
efek mendengarkan ayat ruqyah


Anak-anak remaja yang semuanya perempuan duduk rapi di hadapan seorang ustadz yang sedang melakukan kajian tentang ruqyah syar'iyyah.

Sang Ustadz merupakan seorang praktisi ruqyah yang telah berpraktek sejak awal-awal tahun 2000 an.  Beliau  rupanya tengah memberi kajian atau pembekalan sebelum masuk ke sesi ruqyah massal.

"Kalau kita sakit tiba-tiba dengan kepala terasa pusing, waktunya pun di tengah malam, apa yang djlakukan?" Ustadz mulai membuka kajiannya dengan memberikan pertanyaan kepada peserta yang hadir.

"Cari obat Ustadz, "Bodrex" atau "Paramex", demikian jawaban serentak peserta kajian.

"Kalau obat tidak ada?" lanjut si Ustadz

"Cari di Warung atau apotek" ada satu peserta yang menjawab.

"Kalau gak ada warung dan apotik yang masih buka? Kan tengah malam", sergah sang Ustadz

"Cari terus sampe ketemu ustadz", kembali seorang peserta menjawab pertanyaan.

Beginilah keadaan di masyarakat pada umumnya, kadang kita lupa bahwa yang menyembuhkan penyakit adalah Allah SWT.

Obat, dokter, tabib, terapis, metode dan alat apapun yang diterapkan adalah hanya asbab untuk memperoleh kesembuhan.

Dulu di jaman Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam, ada seorang Sahabat beliau yang menyembuhkan penyakit karena sengatan binatang berbisa dengan membacakan surat al Fatihah.

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Begitulah sang Ustadz membuka kajian tentang ruqyah untuk menyadarkan kembali tentang keimanan yang sempurna kepada Allah dan bahwa ada faidah lain dari al Qur'an yaitu untuk kesehatan dan membantu penyembuhan atas penyakit.

Sama sekali tidak dapat  diragukan lagi, bahwa penyembuhan dengan terapi Al Qur`an dan dengan apa yang kita ambil dari sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diantaranya dengan  ruqyah, merupakan salah satu metode penyembuhan yang bermanfaat, sekaligus penawar yang sempurna. Allah berfirman:


قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

“Katakanlah: “Al Qur`an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman”. [Fushshilat/41 :44].



يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Hai sekalian manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian, dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. [Yunus/10 : 57].

Dengan demikian, Al Qur`an merupakan penyembuh yang sempurna diantara seluruh obat hati dan juga obat jasmani, sekaligus sebagai obat bagi seluruh penyakit dunia dan akhirat.


Efek mendengarkan ayat ruqyah ketika dilakukan ruqyah massal

Begitu memasuki sesi ruqyah, para peserta yang semuanya perempuan itu mulai khusyuk dengan dirinya masing-masing, memang Ustadz mengingatkan jangan pikirkan orang lain ketika dilakukan ruqyah massal ini.

Pertama-tama peserta diminta meluruskan niat oleh sang ustad. Niat untuk terbebas dari segala jin atas izin Allah SWT. Panitia juga sebelumnya sempat membagikan kantong plastik jaga-jaga jika nanti peserta ada yang mual kemudian muntah.

Ayat-ayat yang dibacakan sang ustad yaitu surat al Fatihah, ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, didahului pembacaan ikrar pemutus perjanjian yang dimohonkan kepada Allah SWT jika sekiranya ada leluhur dari peserta yang  mempunyai perjanjian dengan jin agar dilepaskan dan dibatalkan perjanjiannya. 

Artikel terkait : Efek setelah diruqyah dengan terapi ruqyah syar'iyyah

Peserta masih khusyuk dengan diri masing-masing. Baru di kesempatan kedua, beberapa terlihat ada yang mulai muntah atau sekedar mual-mual.  Mual, merinding, kepala berat, gemetar, kesemutan merupakan gejala-gejala umum yang sering terjadi pada ada saat ruqyah berlangsung.

Jika tak merasakan apa-apa saat ruqyah bisa jadi tidak fokus, hanya gangguan jin nasab atau memang tidak ada jinnya. Saat itu beberapa anak yang  menarik perhatian. Mereka nampak berteriak-teriak histeris dan sesekali menantang ustadnya dengan ucapan tertentu.

Pertama adalah seorang perempuan muda berusia kira-kira 17 atau 18 tahunan. Dia berteriak-teriak mengatakan bahwa si Ustadz jahat.   Ketika si Ustadz mengatakan jin lah yang jahat karena ada di badan orang, jin yang teriak-teriak tadi tidak mau terima.  Selebihnya bisa melihat video berikut:

Pengobatan ruqyah

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah SWT, setiap orang tidak akan pernah terhindar dari penyakit, baik itu penyakit fisik dan jasmani maupun penyakit mental, dan bahkan ada penyakit hati.

Pengobatan dengan apa yang ditunjukkan dan diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti ruqyah, yaitu dengan membacakan ayat-ayat Al Qur`an dan do’a-do’a yang shahih menunjukkan alternatif pengobatan sesuai syariat islam.


#Efek mendengarkan ayat ruqyah bisa dijelaskan sebagai berikut:

  • Efek mendengarkan ayat ruqyah yang pertama adalah muntah-muntah, menandakan adanya jin yang keluar.  Jin-jin yang ada berlarian keluar melalui jalan yang paling mudah yaitu melalui mulut.
  • Mual-mual terus tapi tidak muntah.  Ini merupakan efek mendengarkan ayat ruqyah yang kedua. Jin sudah mulai kepayahan tapi belum mau kalah dan masih mencoba bertahan di tubuh.
  • Punggung dan tengkuk panas.  Menandakan adanya jin dibadan yang diakibatkan mendengarkan ayat ruqyah.  Kalau dilanjutkan bacaannya bisa mengeluarkan jin di dalam badan.
  • Pusing dan sakit kepala.  Jin yang ada di kepala sudah terkena efek mendengarkan ayat ruqyah.  Kalau dilanjutkan membaca ayat ruqyah insya Allah bisa mengeluarkan jin yang ada didalam badan dan kepala.
  • Pingsan dan merasa tidak bertenaga.  Secara psikologis ada beban psikis selain memang ada gangguan jin di badan.
  • Reaksi menangis.  Kadang gangguan jin karena melalui sihir bisa berefek menangis ketika dibacakan ayat ruqyah.  Tetapi kemungkinan sedang tertekan kejiwaannya juga beralasan.  Bisa juga jin keturunan yang sedih ketika dipisahkan dengan manusia yang sudah lama ditemaninya.
  • Badan malah tambah sakit, terasa melayang, lemas dan fikiran masih kusut belum terasa ringan, menandakan bahwa efek bacaan ruqyah masih baru sedikit mengenai jin didalam badan atau buhul dalam kasus serangan sihir (santet, teluh, guna-guna).  Oleh karena itu kepada pasien sangat dianjurkan untuk melakukan terapi ruqyah lanjutan, dan kepada peruqyah untuk mengevaluasi cara meruqyahnya boleh jadi ada hal-hal dari pasien yang belum tergali, terutama mengenai sebab-sebab masuknya jin kedalam badan. #Dampak ruqyah

Bagaimana efeknya kalau ruqyah dilakukan dengan mendengarkan kaset atau mp3 ?

Ada perbedaan pendapat antara yang membolehkan meruqyah dengan mp3. 

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Orang yang meruqyah diwajibkan memiliki keyakinan dan kekokohan niat yang lurus. Kemudian kaset adalah benda mati yang tidak bisa berniat. Maka faidah mendengarkan mp3 ruqyah jauh lebih sedikit dibandingkan langsung oleh seorang peruqyah.

Akan tetapi dalam keyataannya orang yang terkena jin bila di dengarkan kaset ruqyah tetap akan ada pengaruhnya.

Sebaiknya ruqyah dilakukan secara langsung agar terhindar dari perbedaan pendapat tentang boleh tidaknya meruqyah dengan alat bantu atau kaset atau MP3. 

Meruqyah adalah suatu aktifitas yang ada unsur keyakinan dan niat didalamnya. Meruqyah secara langsung bisa melakukan tindakan menyentuh atau meniup pada pasiennya.

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Lembaga Riset dan Fatwa Saudi Arabia ketika ditanya tentang meruqyah menggunakan kaset atau alat bantu menjawab bahwa mediator atau alat bantu (kaset) tidak cukup dan tidak bisa mewakili hakikat dari makna ruqyah secara keseluruhan. Alasannya ruqyah adalah aktifitas yang ada unsur keyakinan dan niat saat praktik,serta interaksi langsung dengan si pasien untuk menyentuh bagian tubuhnya yang sakit atau meniupnya.

Akan tetapi ada pendapat yang memberikan dispensasi dengan memperbolehkan ruqyah memakai kaset bagi orang yang terkena gangguan ringan dan tidak parah.Syeik Wahid Abdus Salam Bali biasaya menyuruh pasiennya yang habis diruqyahnya untuk mendengarkan ayat-ayat ruqyah melalui kaset (MP3).

Dari pengalaman pasien yang ditangani oleh majalah ghaib menceritakan bahwa setelah mendengarkan kaset ruqyah mereka merasa aneh dengan dirinya, bahkan ada yang menangis, berteriak dan mengamuk. Tetapi ada juga yang tidak bereaksi apa-apa setelah mendengar kaset ruqyah. Setelah dibacakan ruqyah secara langsung baru ada reaksi.

Ada juga orang yang melakukan ruqyah mandiri dengan mendengarkan kaset bereaksi muntah jinnya keluar. Dalam proses ruqyah yang harus punya niat dan keyakinan bahwa ayat-ayat ruqyah adalah obat atau bisa mengusir jin bukan hanya peruqyahnya saja akan tetapi pasien juga harus punya niat dan keyakinan yang sama. Bila menggunakan kaset hal yang dilakukan adalah berwudhu terlebih dahulu kemudian pasang niat dan keyakinan mohon kepada Allah bahwa bunyi ayat-ayat AlQur'an ini bisa menjadi obat dan bisa menghilangkan gangguan jin.

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Yang perlu ditegaskan disini bahwa kaset bukanlah peruqyah yang sebenarnya. Peruqyah yang sebenarnya adalah orang sholih yang membacakan ayat ruqyah secara langsung. Atau anda sendiri membaca ayat-ayat ruqyah sendiri secara langsung untuk meruqyah diri sendiri. Semoga Allah membebaskan diri anda dari gangguan jin.

Yang penting adalah membangun keyakinan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah. Bukti mukzijat Al Qur'an adalah bisa menawarkan penyakit dan mengusir jin dalam diri atau di rumah dengan ijin Allah.

Wallahu a'lam




Terapi ruqyah rumah sehat
Dikutip dari berbagai sumber



Efek Mendengarkan Ayat Ruqyah, dari Gemetaran hingga Muntah-muntah Efek Mendengarkan Ayat Ruqyah, dari Gemetaran hingga Muntah-muntah Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 05, 2019 Rating: 5

Doa ketika sedih dan kecewa yang diajarkan Rasulullah SAW

Januari 24, 2019
doa ketika sedih dan kecewa
mengatasi kesedihan
Doa ketika sedih dan kecewa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam kehidupan yang dijalani setiap orang yang beriman,  musibah, kehilangan, kekecewaan dan kesulitan hidup lainnya adalah sunnatullah, sesuatu yang memang harus dilalui.  

Tentu dengan berbagai tingkatannya, sesuai dengan iman yang dimiliki.

Allah subhanahu wa ta'ala telah menjamin, walaupun beban ujian itu ada, dengan Rahmat-Nya menjadi sesuatu yang dapat ditanggung.  La yukalifullaahu nafsan illa wus'aha, Allah tidak membebani seseorang diluar dari kesanggupannya.

Disisi lain, efek dari tribulasi (kesulitan, kesusahan) dalam kehidupan itu menimbulkan kegelisahan dan kesedihan.  Dan rasa sedih adalah manusiawi.

Sedih tidaklah bisa mendatangkan manfaat, tidak pula menolak bahaya. Jadi, kadang sedih itu tidak bermanfaat. Sesuatu yang tidak bermanfaat tentu tidak diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.

Bahkan kesedihan yang terlalu mendalam dapat membawa efek negatif kepada psikologis dan fisik seseorang, juga menimbulkan depresi yang berkepanjangan.   Dari sisi ilmu ruqyah bisa menyebabkan kepada depresi dan seringkali membuka pintu masuk kepada gangguan jin (kesurupan).

Waspadalah, ini ciri dan tanda-tanda gangguan jin

Namun perlu diperhatikan bahwa orang yang sedih tidaklah dikenai dosa jika tidak dikaitkan dengan sesuatu yang haram. Seperti yang terdapat pada orang yang tertimpa musibah sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,


إنَّ اللَّهَ لَا يُؤَاخِذُ عَلَى دَمْعِ الْعَيْنِ وَلَا عَلَى حُزْنِ الْقَلْبِ وَلَكِنْ يُؤَاخِذُ عَلَى هَذَا أَوْ يَرْحَمُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ إلَى لِسَانِهِ

“Sungguh Allah tidaklah menghukum seseorang karena tetesan air mata dan kesedihan hati. Akan tetapi, Allah hanyalah menyiksa atau mengasihi hamba karena sebab (sabar atau keluhan) lisan ini (sambil beliau berisyarat dengan lisannya)”.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


تَدْمَعُ الْعَيْنُ وَيَحْزَنُ الْقَلْبُ وَلَا نَقُولُ إلَّا مَا يُرْضِي الرَّبَّ

Tetesan air mata dan sedihnya hati, dan tidaklah kukatakan selain yang Allah ridhoi” (HR. Muslim no.2315)

Dalam firman Allah Ta’ala disebutkan (mengenai kesedihan Ya’qub),


وَتَوَلَّى عَنْهُمْ وَقَالَ يَا أَسَفَى عَلَى يُوسُفَ وَابْيَضَّتْ عَيْنَاهُ مِنَ الْحُزْنِ فَهُوَ كَظِيمٌ

Dan Ya’qub berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata: “Aduhai duka citaku terhadap Yusuf”, dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya (terhadap anak-anaknya)” (QS. Yusuf: 84).

Ada sedih yang berbuah pahala dan terpuji. Dari sisi lain yang dinilai berpahala, bukan dari sedih itu sendiri. 

Misalnya adalah sedih karena musibah menimpa agamanya dan sedih karena musibah yang menimpa banyak kaum muslimin di belahan dunia manapun. Sedih seperti ini bernilai pahala dari sisi hati yang cenderung pada kebaikan dan membenci kejelekan. 

Akan tetapi jika sedih tersebut sampai meninggalkan hal yang diperintahkan yaitu tidak sabar, meninggalkan jihad, tidak meraih manfaat atau malah mendatangkan mudhorot (bahaya), maka sedih semacam ini jadi terlarang. Dan sedih seperti itu bisa jadi sesuai dengan dosa yang hilang karena kesedihannya.

Adapun jika sedih mengantarkan pada lemahnya iman dan lalai dari perintah Allah dan Rasul-Nya, maka sedih kala itu menjadi tercela dari sisi ini.


Kemudian bagaimana caranya kita bisa mengatasi kesedihan? 

Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung dan angin bertiup sangat kencang menerjang, maka semua penumpang kapal sama berteriak: "Ya Allah".

Ketika seseorang tersesat di tengah hutan, tiada kompas untuk menentukan arah, sedangkan perbekalan sudah habis, maka dia akan berseru: "Ya Allah".

Ketika musibah melanda, bencana menimpa dan tragedi mengerikan terjadi, mereka semua yang terlibat akan berdesah: "Ya Allah".
(La Tahzan)

Benar....kepada Allah sajalah...yang milik-Nya semua kekayaan, keabadian, kekuatan, keperkasaan, pertolongan, kemuliaan, kemampuan dan hikmah.

Allah subhanahu wa ta'ala, Robbal 'Aalamiin yang menciptakan segala sesuatunya termasuk kita semua adalah tempat yang paling tepat, bahkan satu-satunya untuk mengatasi segala persoalan.

Oleh karena itu, setiap beban yang terasa semakin berat dipikul, jiwa terhimpit karena terasa bumi semakin sempit, maka serulah hanya kepada Allah Robbul Izzah.

Cara pertama, lakukan dan perbanyak istighfar.

Perbanyak istighfar dan mohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan dan kekeliruan.  

Istighfar secara harfiah artinya memohon ampunan. Ampunan Allah Ta’ala dapat diraih dengan istighfar yang diucapkan dengan tulus dan ikhlas serta diiringi pertaubatan yang sebenarnya dan  sungguh-sungguh. 


Tak ada yang bisa menjamin manusia bersih dari dosa. Karena itu, Allah menganjurkan hamba-Nya untuk senantiasa beristighfar atas segala kesalahan dan dosa yang diperbuat. 


Istighfar memiliki banyak manfaat dan keutamaan. Tidak saja di dunia, namun juga di akhirat. Di antaranya, istighfar bisa menghapus dosa sebagaimana api yang melahap kayu hingga habis.



Selain itu, istihgfar juga bisa mengangkat azab. Sebab, dosa yang dilakukan manusia, baik secara individu maupun kolektif bisa mengundang azab dan murka Allah Ta’ala.

Dan salah satu cara mengangkat azab itu dengan istighfar. Sebagaimana yang termaktub dalam al Quran surah Al Anfal 33.

وَمَا كَانَ اللّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ وَمَا كَانَ اللّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun (istighfar).” (QS. Al-Anfaal: 33)

Orang yang beristighfar hidupnya akan merasa aman, damai, dan selalu diliputi ketenangan jiwa. Sebab, hidupnya akan terarah dan merasa diawasi oleh sang Khaliq. 

Kemudian jiwanya akan selalu takut jika berbuat salah dan dosa. Ia akan selalu kembali dan meninggalkan dosa yang telah diperbuat.

وأن استغفروا ربكم ثم توبوا إليه يمتعكم متاعا حسنا إلى أجل مسمى ويؤت كل ذي فضل فضله وإن تولوا فإني أخاف عليكم عذاب يوم كبير

"dan meminta kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat untuk-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberikan kepada setiap orang yang memiliki keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat" (QS: Huud 3).

Istighfar juga memiliki faedah lainnya. 

Efeknya tidak saja individual yang ditandai dengan diampuninya dosa, tapi juga bisa bisa menjadi sebab turunya hujan. Sebagaimana yang dikatakan Allah dalam QS Nuh: 10-11. 

Bila suatu negeri dilanda kekeringan dan kemarau panjang karena dosa kolektif yang menumpuk dan penduduknya tidak pandai untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.

Terakhir, istighfar akan menghilangkan kesusahan, gundah gulana, dan mengundang terbukanya pintu rezeki. Sebagaimana yang tertera dalam kitab Riyadhus Shalihin dalam hadits riwayat Abu Dawud dijelaskan, “Barangsiapa yang terbiasa istighfar, Allah akan menjadikan untuknya jalan keluar dari setiap kesempitan dan kesusahannya, dan diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Istighfar adalah perbuatan simpel dan mudah untuk dilakukan. Tidak terlalu butuh tenaga ekstra dan waktu khusus. Di rumah, di pasar, di kantor, dan di masjid. Waktu berbaring, duduk, dan mengendara mobil. Istighfar bisa dilakukan. 

Namun, faktanya, kita sering alpa. Padahal, dengan istighfar yang tulus, dosa kita akan diampuni dan juga mengundang selaksa faedah lainnya. Oleh karena itu, mari perbanyak istighfar.

اللهم اغفرلي ,اللهم ارحمني ,أستغفر الله و أ تبو إ ليه

“Ya Allah, ampuni dan rahmatilah aku. Aku meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah.” 

Cara kedua, berdoa kepada Pemilik Alam, Allah SWT.




Doa pertama,

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ 
قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ

Allahumma Innii ‘Abduka, ibnu ‘Abdika, ibnu Amatika, Naashiyati Biyadika, Maadhin fiyya Hukmuka, ‘Adlun fiiya Qodlo-uka, As-aluka Bikulli Ismin, Huwa Laka, Sammaita Bihi Nafsaka, Au Anzaltahu fii Kitaabika, Au ‘Allamtahu Ahadan Min Kholqika, Awista’tsarta Bihi Fii ‘ilmil Ghoibi ‘indaka, An Taj’alal Qur’ana Robii’a Qolbi wa Nuuro shodri, wa Jala-a Huzni, wa Dzahaaba Hammii.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu (anak keturunan nabi Adam) dan anak hamba perempuan-Mu (Hawa, istri nabi Adam). Ubun-ubunku di tangan-Mu, keputusan-Mu berlaku padaku, Qodho-Mu (takdir dan ketetapan-Mu) kepadaku adalah adil. Aku mohon kepada-Mu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diri-Mu, yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.” (HR. Ahmad dan selainnya. Dan derajatnya di-SHOHIH-kan oleh syaikh Al-Albani rahimahullah).

Doa yang kedua,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ

“Allohumma Innii A’uudzu Bika Minal Hammi Wal Hazani, Wa A’uudzu Bika Minal ‘Ajzi Wal Kasali, Wa A’uudzu Bika Minal Jubni Wal Bukhli, Wa A’uudzu Bika Min Gholabatid Daini Wa Qohrir Rijaali.”


Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (hal-hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, sifat lemah dan malas, kikir dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.” (HR. Al-Bukhori).

Atau bisa juga kita berdoa dengan doa-doa dengan bahasa yang kita pahami sendiri asal tidak mensyirikkan Allah dengan selain-Nya.

Bisa diawali dengan shalawat dan pujian-pujian kepada Allah:

"Ya Rabb yang Maha Menatap, wahai yang Maha Agung dan Maha Perkasa".

"Ya Allah, wahai yang Maha Tahu segala lumuran aib dan maksiat, ampunilah sebusuk apa pun diri kami selama ini"

"Ampuni ya Allah sekelam apapun masa lalu kami, tutup seburuk apapun aib-aib kami" 

Kemudian dilanjutkan dengan doa-doa khusus berikut, sesuai dengan hajat dan keperluan.

Ketika datang ujian karena musibah, kehilangan, ketakutan:  

"Ya Allah, gantikanlah kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesedihan ini awal kebahagiaan, dan sirnakan rasa takut ini dengan ketentraman".

Ujian kesedihan disebabkan keburukan orang lain: 

"Ya Allah, dinginkanlah panasnya qalbu dengan salju keyakinan, dan padamkanlah bara api jiwa dengan air kedamaian dan keimanan"

Musibah sakit bertahun-tahun tidak dapat memejamkan mata di malam hari (seperti yang dialami salah satu pasien ruqyah, 10 tahun tidak bisa tidur di malam hari): 

"Ya Allah, wahai Rabb, anugerahkanlah mata yang tidak dapat terpejam ini rasa kantuk dari-Mu yang menentramkan hati.  Tuangkanlah dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian"

Bisa juga sebagai permintaan kepada Allah sebagai doa penenang hati yang gelisah.

Kemudian bisa ditambahkan sebagai akhir doa kita dengan permintaan berikut, sebelumnya di bagian paling akhir kita sampaikan shalawat atas Nabi dan hamdalah.

"Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka dan hilangkan kegundahan hati dan berikanlah hati-hati ini ketenraman dan cahaya dari-Mu ya Allah".

"Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera.  Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakkal.  Hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya dari-Mu datang semua pertolongan.  Cukuplah Engkau sebagai Pelindung kami, karena Engkau adalah sebaik-baik Pelindung dan Penolong, Ya Robbal Aalamiin".
Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat. Dan semoga Allah menganugerahkan kepada kita semua kehidupan yang bahagia dan selamat di dunia dan akhirat. Amiin.

Wallahu a'lam


Terapi ruqyah Rumah Sehat
Pojokan Jatisari, Kota Bekasi 24 Januari 2019.


Maraji'e: 
www.diruqyahsaja.com
www.wikihow.com
La Tahzan - DR. Aidh Al Qarni
Tafsir Qur'an Online
Riyadhus Shalihin, Abu Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawy 


Tags: #ayat al Qur'an pengobat kesedihan #doa menghilangkan kesedihan dan kesusahan #doa ketikas sedih dan galau #zikir penenang hati dan jiwa #doa agar hati tenang dan ikhlas #doa penyejuk hati dan pikiran #bacaan dzikir supaya hati tenang #doa penerang hati latin


Doa ketika sedih dan kecewa yang diajarkan Rasulullah SAW Doa ketika sedih dan kecewa yang diajarkan Rasulullah SAW Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Januari 24, 2019 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.