KONSULTASI TELP/WA 0813 1742 6708


Comments

[Travel][feat1]
terapi ruqyah gangguan jin, rahim wanita, efek setelah ruqyah, penyakit stroke, cara menghilangkan sihir, santet, guna-guna

Terapi Ruqyah Rumah Sehat

Meracik Kebahagiaan Dunia Akhirat

Meracik Kebahagiaan Dunia Akhirat

Meracik kebahagiaan, menggapai kebahagiaan


Engkau keliru dalam meracik kebahagiaanmu....

Ketika Engkau menyangka bahwa kekuasaan dan jabatan itu adalah kesenangan dan keriaan yang bisa memenuhi dahaga kebahagiaanmu.  

Sehingga engkau mengambilnya dengan berbagai cara termasuk dengan penipuan, penyuapan bahkan dengan kekerasan.  

Saat Engkau menggapainya, kegelisahan justru menjadi kawan tidurmu.

Dan ketika sedikit terguncang singgasanamu, kau fitnah dan kau sakiti orang, kau penjarakan mereka.  Halusinasimu mengatakan mereka adalah ancaman kelanggengan kekuasaanmu. 

Engkau begitu menghayati kerajaanmu dan hatimu yang diselimuti syahwat dunia menyangka akan menjadi keabadian.  Engkau keliru ...

لَّذِيْنَ يَسْتَحِبُّوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا عَلَى الْاٰخِرَةِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَبْغُوْنَهَا عِوَجًا ۗ اُولٰۤىِٕكَ فِيْ ضَلٰلٍۢ بَعِيْدٍ

"(yaitu) orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada (kehidupan) akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan (jalan yang) bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh" (QS Ibrahim: 3)

Engkau akan terjerembab, tersungkur jatuh dan rasa sakitnya bukan alang kepalang.  Kalau bukan di kefanaan, kau pasti akan mengalaminya di keabadian...

Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi banyak pengikutya, sampai sekarang.

Artikel lain: Ruqyah depresi dan anti galau.

Engkau juga salah menduga...

Ketika mengira bahwa harta benda yang kau tumpuk dan kumpulkan, syahwat besarmu menyimpulkan semua itu akan membahagiakan.  Sekali lagi Engkau keliru.

(3)الَّذِي جَمَعَ مَالاً وَعَدَّدَهُ (2) يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ 

"Yang mengumpulkan harta lagi menghitung-hitung. ia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya". (QS Al Humazah 2-3)

Pundi-pundi uang yang tak terhitung jumlahnya, kebun-kebun yang luas, rumah-rumah megah yang kau banggakan, kendaraan mewah yang mengantarmu ke tujuan, akan menjadi beban akal pikiran dan tubuh lemahmu, dan di akhirat menjadi beban yang teramat berat karena engkau mengambilnya dengan cara yang salah.

Qarun juga banyak followersnya, sampai sekarang...

Citarasa pun mulai tumpul, tak mampu lagi merasakan nikmat sajian makananmu yang mahal setelah melewati tenggorokan, bahkan ketika masih dikunyah di rongga mulutmu.  Ia nya menjadi tambahan penyakit yang menggerogoti tubuh karena tidak mengandung kehalalan dan kebaikan.

Kebahagiaan itu ada pemiliknya.  Kalau kau menjauh dari-Nya atau bahkan mengingkari-Nya, menyakiti orang-orang yang dikasihi-Nya niscaya engkau semakin jauh dari-Nya, sang pemilik kebahagiaan.  Mustahil engkau akan mendapatkannya.

Kebahagiaan itu akan engkau nikmati kelezatannya ketika dekat kepada pemilik-Nya.  Taat dan patuh kepada-Nya. Tidak ada pilihan lain.

Kecuali yang kau cari adalah kebahagiaan semu.

Ibrahim bin Adham berkata:

“Seandainya para raja dan para pangeran mengetahui kebahagiaan yang sedang kita rasakan, niscaya mereka akan merebut itu dari kita dengan pedang-pedang mereka.” 

Baca juga: Pengobatan santet (sihir maridh) dan kejamnya sihir jenis ini.

Berbahagialah orang yang dapat menjadi tuan bagi dirinya, menjadi pemandu untuk syahwatnya, dan menjadi kepala untuk bahtera kehidupannya, demikian atsar sahabat Ali Bin Abi Thalib.  Yaitu orang yang telah mendapatkan petunjuk Allah dan menjadikan syahwat mengikuti akal sehat dan bukan sebaliknya. 

Kebahagiaan itu ketika kau berinteraksi dengan Kitabullah dan merasakan perintah taat kepada Allah dan Rasul-Nya itu khusus ditujukan untuk dirimu.  Indra dan akalmu menghayati ancaman siksa yang begitu menggetarkan relung-relung hati dan  menggelisahkan seluruh tubuhmu, sekaligus mendatangkan ketenangan dan suka cita ketika berhusnudzon kepada Robbal 'Aalamin karena Dia juga pemilik al Maghfirah yang melegakan hati sanubarimu dan al Jannatu Na'im yang penuh dengan kenikmatan.

Tidak ada satupun dzat yang ditakuti bersamaan dengan itu mendatangkan ketenangan, kesejahteraan dan kebahagiaan ketika berdekatan dengannya kecuali kepada Allah Robbul Aalamiin.

"Barangsiapa tidur dengan tenang di tempat tidurnya, sehat badannya, memiliki jatah makanan untuk hari itu, maka seakan-akan dia telah mendapatkan dunia dan segala kenikmatannya", demikian sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh at Tirmidzi.

Kesederhanaan yang indah dan membuat optimis berbagai kalangan untuk meraih yang diidamkan: Hidup dengan kebahagiaan.

Artikel menarik: Jangan sedih berkepanjangan karena akan melukai.

Kita bermohon kepada Allah agar diberikan kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan yang abadi di akhirat dan dijauhkan dari siksa-Nya.  Aamiin.


Wallahu a'lam


Terapi Ruqyah Rumah Sehat 
Kp Cakung, Jatisari - Kota Bekasi 03 Januari 2021.




Meracik Kebahagiaan Dunia Akhirat Meracik Kebahagiaan Dunia Akhirat Reviewed by Terapi Ruqyah Rumah Sehat on 1/10/2021 Rating: 5

Ruqyah Syariah Untuk Mengatasi Gangguan Jin dan Penyakit Lain

Ruqyah Syariah Untuk Mengatasi Gangguan Jin Dan Penyakit Lain.



Ruqyah, ruqyah syar'iyyah, pengertian ruqyah, ruqyah syirkiyyah, ruqyah mandiri, ruqyah mp3, cara ruqyah mandiri, ayat2 ruqyah, daun bidara untuk ruqyah, bacaan ruqyah mandiri, cara ruqyah diri sendiri, pengobatan ruqyah, ruqyah anak.

Daftar Isi Artikel:


Ruqyah


Ruqyah, rukyah atau terkadang orang ada yang menulis dan menyebutnya rukiyah, adalah suatu metode penyembuhan dengan cara membacakan sesuatu pada orang yang sakit akibat dari ‘ain (mata hasad), sengatan hewan yang berbisa, terkena serangan sihir, untuk menghilangkan rasa sakit, mengobati orang gila, kerasukan dan  gangguan jin.

Metode ruqyah ini digunakan bahkan sebelum agama  Islam datang ke Indonesia.  Nenek moyang orang Indonesia sudah sejak jaman dahulu menggunakan metode membacakan sesuatu kepada orang yang terkena sengatan, demam, kemasukan makhluk halus atau apapun jenis penyakitnya.

Inilah yang disebut dengan jampi-jampi.

Ya, jampi-jampi digunakan karena memang jaman dahulu kala tidak ada teknologi pengobatan yang bisa dipelajari karena keterbelakangan ilmu pengetahuan.

Jampi-jampilah yang digunakan, bahkan sering dengan memanggil makhluk halus untuk diminta bantuannya untuk metode penyembuhan seperti ini.


Pengertian Ruqyah


pengertian ruqyah



Secara umum pengertian ruqyah adalah al-udzah yang berarti sebuah perlindungan yang digunakan untuk melindungi dan menyembuhkan orang yang terkena penyakit, seperti demam karena keracunan disengat binatang berbisa, kesurupan mahkluk halus, dan yang lainnya. 

Ruqyah sering juga disebut pula dengan azimah. Fairuz Abadi mengatakan yang dimaksud azimah adalah ruqyah.  Sering mendengar kata "jimat" ? Silahkan disambung-sambungkan.

Kalau ada ungkapan bukankan ruqyah dari al Qur'an dan do'a-do'a yang ma'tsur dari Rasulullah Muhammad Sholallahu 'Alaihi Wasallam?  Jawabnya iya betul kalau yang dimaksud adalah ruqyah syar'iyyah.  Nanti kami akan jabarkan setelah ini dimana letak  perbedaannya.

Ada dua jenis ruqyah: Ruqyah syar'iyyah dan ruqyah syirkiyyah.

Ruqyah Syar'iyyah


Ruqyah syar'iyyah


Kalau menurut syariat, atau syariah, yang dimaksud dengan ruqyah adalah doa-doa atau bacaan yang bersumber dari Kitabullah Al Qur’an atau do'a-do'a yang ma'tsur dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam dalam rangka meminta dan memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam hal pengobatan atau pencegahan suatu penyakit ataupun bala dan musibah.

Sedangkan Ibnu Qayyim Al Jauziyah, seorang ulama besar terkenal, mempunyai pendapat bahwa ruqyah merupakan terapi dengan membacakan do'a do'a yang berasal dari ayat-ayat dalam Kitabullah Al Qur’an al Karim ataupun yang bersumber dari hadist Rasulullah dengan maksud untuk menyembuhkan suatu penyakit. 

Ruqyah juga dikatakan tidak hanya untuk mengusir gangguan sihir, jin atau  yang sifatnya non medis, tetapi juga bisa sebagai bentuk terapi fisik dan gangguan kejiwaan.  

Intinya bahwa ruqyah tidak hanya menyembuhkan penyakit yang ada hubungannya dengan gangguan jin namun juga semua penyakit termasuk penyakit psikis dan kejiwaan.  Karena memang di dalam al Qur'an terkandung obat.

Itulah yang dimkasud dengan ruqyah syar'iyyah.

Ruqyah Syirkiyyah



Sudah barang tentu tidak ada praktisi yang menyebut dirinya menggunakan metode ruqyah mengklaim melakukan kesyirikan dalam praktek ruqyahnya.  Silahkan masyarakat sendiri menilai dengan kaidah-kaidah yang ada dalam agama Islam.

Ruqyah syirkiyyah atau ruqyah syirik adalah membacakan mantra dan jampi-jampi, penyebutan jin, siluman dan segala jenis makhluk halus disertai dengan pengagungan kepada mereka, orang-orang shaleh, pada bintang-bintang, malaikat ataupun praktek-praktek ruqyah pada saat terapi yang mengandung dosa syirik, khurafat atau bid’ah. 

Pengobatan ruqyah dengan metode ini dilarang dalam syariah agama Islam.  Karena bertolak belakang dimana semestinya do'a-do'a dan permohonan yang dipanjatkan hanya diperuntukkan kepada Allah SWT saja.

Sayangnya banyak kaum Muslimin yang terkecoh dengan penampilan dan pakaian layaknya orang shaleh dari pelaku ruqyah syirik ini sehingga banyak mendatanginya untuk berobat.

Disamping juga sebagian dari orang-orang yang membutuhkan pengobatan dan juga keluarganya tidak terlalu peduli dengan cara meruqyah yang penting asal sembuh.  Ini yang berbahaya.

Ruqyah Mandiri

Apa yang dimaksud dengan ruqyah mandiri? 
Adalah ruqyah yang dilakukan secara mandiri yaitu oleh diri sendiri atau bisa juga oleh keluarga terdekat, misalnya seorang ibu meruqyah anaknya yang masih balita.

Kalau memang mampu secara ilmu dan pemahaman agama, maka ruqyah mandiri adalah metode paling ideal untuk menyembuhkan diri dari gangguan dan penyakit.  Walaupun juga untuk terapi pengobatan terkadang tidak cukup hanya ilmu dan pemahaman agama saja tapi juga diperlukan dengan teknik dan pengalaman memadai.

Tapi memang keyakinan kita adalah kesembuhan dari dan millik Allah Subhanahu wa Ta'ala.  Ini yang harus betul-betul terpatri dalam diri, baik mereka yang mau melakukan ruqyah secara mandiri ataupun para peruqyah lainnya yang sering membantu menerapi pasien-pasiennya.


Ruqyah Mp3

Dalam mengaplikasikan ruqyah mandiri, terkadang seserorang tidak begitu fasih dalam membaca al Qur'an atau tidak hafal.  

Oleh karena itu mereka mengandalkan aplikasi di dalam handphone mereka yang berisi ruqyah mp3 untuk meruqyah diri sendiri.  Walaupun menurut hemat kami walaupun tidak dikatakan tidak ada manfaatnya namun kurang optimal untuk penyembuhan, apalagi yang sakitnya agak berat.

Idealnya memang seseorang yang sudah hafal ayat-ayat dan do'a-do'a ruqyah yang bisa meruqyah diri mereka sendiri, walaupun dengan membacanya juga memberikan manfaat yang besar.

Sebaiknya dengan mendengarkan ayat-ayat ruqyah melalui aplikasi di HP yang berisi ruqyah mp3 lama kelamaan bisa hafal juga.  Ini akan bermanfaat buat diri dan orang lain jika sewaktu-waktu membutuhkan diterapi ruqyah.


Cara Ruqyah Mandiri

Seperti yang dijelaskan diatas bahwa ruqyah mandiri adalah ruqyah yang dilakukan secara mandiri untuk dirinya sendiri, atau dapat juga dilakukan orang tua kepada anaknya yang masih bayi atau belum dewasa.

Sebelum kami jelaskan secara detail bagaimana cara ruqyah mandiri, ada baiknya diketahui yang terpenting adalah orang tersebut aqidah dan keimanannya bagus.  

Keimanan yang bagus dalam artian tidak dikotori oleh bid'ah, khurafat dan hal-hal yang berbau syirik.  Hal ini sangat penting, bagaimana mau ruqyah mandirinya berhasil kalau misalnya masih menyimpan jimat-jimat dan semacamnya di badan dan di rumah?

Aqidah menjadi pondasi pokok untuk berhasil dan sembuhnya seseorang melalui proses ruqyah mandiri.  Jadi syarat ini harus dipenuhi secara mutlak.

Untuk cara ruqyah mandiri silahkan klik disini dengan pembahasan lebih detail.

Ayat2 Ruqyah

Berbicara mengenai ayat ayat ruqyah, sekarang ini sudah sangat berkembang.  Sebagian mengikuti ayat ayat yang dibaca Rasulullah saja, namun ada sebagian ulama yang menambahkan dengan surat atau ayat lain dari Kitabullah al Qur'an.  

Apakah boleh melakukan demikian? Tidak ada larangan selama menggunakan ayat ayat al Qur'an dan tidak mengandung kesyirikan dalam  penerapannya.

Dahulu kala di jaman Nabi, ada seorang sahabat Rasulullah SAW membacakan surat al Fatihah pada seorang yang sakit karena digigit oleh binatang berbisa dan sembuh.  Artinya dengan membacakan surat al Fatihah "saja" maka penyakit hilang dan yang sakit menjadi sehat seperti sedia kala.

Ada yang mengatakan bahwa keimanan seorang sahabat Nabi berbeda dengan keimanan kita sehingga ayat-ayat ruqyah yang dibaca lebih powerfull dan diijabah serta dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta'ala.  Ini boleh jadi ada bernarnya juga.

Oleh karena itu yang siapa saja yang ingin meruqyah diri sendiri dan orang lain hendaknya juga membersihkan dirinya juga dari hal-hal yang diharamkan Allah disertai dengan memperbanyak ibadah kepada-Nya.

Kalau Anda berminat untuk melihat-lihat ayat-ayat ruqyah yang lebih lengkap silahkan klik tautan ini.

Daun Bidara Untuk Ruqyah

Tanaman berduri ini memiliki manfaat yang banyak sekali untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Selain itu pohon ini juga mempunyai fungsi sebagai obat herbal, yaitu daunnya juga memiliki manfaat sebagai obat, untuk membantu membuat pencernaan menjadi lebih baik dan sebagai penutup untuk luka pada kulit. 

Kulit tanaman Bidara juga dapat diaplikasikan untuk mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut juga bisa diobati dengannya.  Kalau Anda berminat mengaplikasikan untuk kesehatan silahkan konsultasikan dengan herbalist atau dokter Anda.

Namun kalau menurut literatur agama Islam, daun bidara biasa digunakan untuk memandikan jenazah.

Baru belakangan para ahli ruqyah berijtihad menggunakan daun bidara sebagai sarana pengobatan.

Dalam artikel yang lebih lengkap bisa disimak bagaimana cara aplikasi daun bidara untuk ruqyah, klik saja disini.

Bacaan Ruqyah Mandiri

Bacaan atau ayat-ayat yang dibaca untuk ruqyah mandiri sama saja dengan ayat-ayat yang dibaca oleh ahli ruqyah.  Ada yang standar dan tidak terlalu banyak namun berefek bagus untuk kesehatan dan pengobatan.

Semua ayat dalam Kitabullah al Qur'an dapat berefek baik untuk kesehatan ketika melakukan ruqyah mandiri.  Dari surat yang paling mudah dan sudah kita hafal seperti surat al Fatihah bisa dijadikan bacaan ruqyah mandiri.

Atau yang lebih lengkap bisa dimulai dari surat al Fatihah kemudian dilanjutkan membaca  surat al Ikhlas, al Falaq dan diakhir dengan surat an Naas.  Atau kalau Anda ingin lebih sempurna bisa ditambahkan dengan membaca ayat Qursy setelah membaca surat al Fatihah.

Jadi urutannya demikian: Dimulai dengan membaca surat al Fatihah, dilanjutkan dengan ayat Qursy, surat al Ikhlas, al Falaq dan ditutup dengan surat an Naas.

Caranya bagaimana? Bolehkah ditambah surat atau ayat lainnya? Tata tertibnya seperti apa? Untuk lebih jelasnya silahkan klik disini bacaan ruqyah mandiri.


Cara Ruqyah Diri Sendiri

Dalam paragraf sebelumnya sudah dibahas mengenai ruqyah mandiri atau ruqyah diri sendiri.  Sekarang akan disinggung sedikit mengenai bagaimana cara ruqyah diri sendiri.

Ruqyah diri sendiri dari gangguan jin bisa juga diterapkan dalam materi yang akan dibahas ini.

Sejatinya sama saja antara meruqyah orang lain dengan meruqyah diri sendiri atau ruqyah mandiri.  Yang membedakan hanya obyek yang diruqyah dan peruqyahnya saja.

Dalam meruqyah diri sendiri berarti kita meruqyah diri sendiri, oleh karena itu mesti disiapkan semua sarana dan persyaratan agar ruqyah mandiri berhasil.

Yang pertama harus disiapkan adalah harus mempunyai aqidah yang lurus.  Ini mutlak harus dipenuhi untuk keberhasilan ruqyah mandiri.  Diantaranya adalah meyakini bahwa yang menyembuhkan adalah Allah bukan selainnya.

Yang kedua sarana yang digunakan tidak mengandung khurafat ataupun kesyirikan, contoh ruqyah mandiri dengan menggunakan bacaan dari al Qur'an dengan disertai sebilah keris pusaka leluhur di letakan di depannya.  Masih banyak contoh dan perilaku salah dari masyarakat ketika melakukan pengobatan yang harus dihindari ketika melakukan ruqyah, termasuk ruqyah mandiri.

Untuk cara ruqyah diri sendiri yang lebih lengkap silahkan kunjungi halaman ini agar bisa didapatkan pemahaman yang lebih jelas.


Pengobatan Ruqyah

Pengobatan ruqyah secara etimologi adalah membacakan mantra-mantra  atau jampi-jampi kepada orang lain atau mandiri untuk diri sendiri untuk menyembuhkan dari penyakit.

Jadi semua yang dibacakan dengan maksud sebagai mantra atau jampi disebut juga dengan ruqyah.  Karena yang dimaksud disini adalah pengobatan ruqyah Islami,  maka tulisan ini bermaksud untuk menjelaskann tentang pengobatan ruqyah secara syar'ie, bukan yang lainnya walaupun sering juga mengatas namakan ruqyah.

Pengobatan ruqyah tidak saja ditujukan untuk menghilangkan gangguan yang sifatnya non medis seperti gangguan jin, kesurupan ataupun orang yang terkena guna-guna dan santet. Kami sendiri bertahun-tahun meruqyah membuktikan bahwa ayat-ayat al Qur'an yang mengandung banyak keberkahan di dalamnya juga bisa menyembuhkan penyakit lain seperti sakit stroke, jantung atau lainnya.

Bagi Anda yang sedang mencari pengobatan ruqyah untuk mencari kesembuhan, silahkan konsultasi dengan nomor whatsapp yang ada di blog ini.  Atau kalau ingin lebih jelas lagi silahkan di klik tautan ini yang berbicara banyak tentang pengobatan ruqyah.


Ruqyah Anak

Seorang anak apalagi masih bayi tergolong masih sangat lemah, termasuk dari gangguan-gangguan yang membuatnya tidak nyaman.

Maka kepada para orang tua Allah mengaruniakan rasa kasih sayang yang amat besar terutama kepada anak-anak yang masih kecil sehingga mereka menjaga anak-anaknya dengan sebaik-baiknya.  Termasuk dari gangguan makhluk-makhluk halus.

Ada banyak sebab kenapa jin mengganggu anak-anak termasuk bayi.  Diantaranya adalah karena tabiat setan adalah suka mengganggu, terutama yang dilihatnya lemah termasuk anak-anak.  

Diantaranya yang juga sering kami temui adalah ternyata si ibu yang sengang kurang sehat karena terkena gangguan, sehingga anak-anak yang berdekatan dengannya menjadi tidak nyaman dan terganggu.

Atau juga ada serangan sihir kepada penghuni rumah.  Anak-anak masih sangat sensitif, sedikit merasakan ketidaknyamanan maka akan mempengaruhinya seperti menjadi rewel dan sering menangis.

Lebih detail dari ruqyah anak dan bagaimana cara ruqyah anak kami akan jelaskan lebih detail kepada link berikut ini. 


Cara ruqyah anak

Sejatinya ruqyah kepada anak-anak ataupun kepada orang dewasa sama saja, dalam artian ayat-ayat ruqyah yang dibacakan sama.

Namun boleh jadi diantara para ahli terapis ruqyah berbeda dalam teknik dan pendekatan, tergantung kepada kondisi jasmani, psikis dan kejiwaan si anak.

Hal ini menjadi penting diperhatikan karena tidak semua anak-anak mau diterapis seperti cara ruqyah pada umumnya, makanya dibutuhkan ahli terapis ruqyah yang berpengalaman dalam menghadapi anak-anak yang berbeda-beda kondisinya.

Sekedar contoh, tentu berbeda cara antara anak-anak yang menderita hiperaktif dan autis dengan anak-anak biasa yang penurut dalam menerapi mereka.

Agar pembahasan disini lebih detail ajak Anda semua yang mempunyai kebutuhan untuk memahami cara meruqyah anak dengan klik link berikut ini: Cara meruqyah anak.



youtube ruqyah, ruqyah diri sendiri dari gangguan jin, doa ruqyah mandiri, biaya ruqyah, ruqyah penghancur gangguan jin dan sihir santet teluh dan guna guna, cara mengeluarkan jin dalam tubuh sendiri, bacaan ruqyah untuk diri sendiri, ruqyah terdekat, ruqyah pengusir jin..





Ruqyah Syariah Untuk Mengatasi Gangguan Jin dan Penyakit Lain Ruqyah Syariah Untuk Mengatasi Gangguan Jin dan Penyakit Lain Reviewed by Terapi Ruqyah Rumah Sehat on 1/09/2021 Rating: 5

Jangan Sedih Berkepanjangan Karena Akan Melukai

Jangan sedih berkepanjangan

Jangan bersedih, semua sudah ditetapkan Allah SWT.

Jangan sedih berkepanjangan - Dalam suatu riwayat disebutkan tentang Ibrahim bin Adham, seorang ulama besar dan ahli tasawuf generasi awal.  Kisah-kisah Ibrahim bin Adham banyak ditulis dalam kitab-kitab dan kisah spiritualnya sering kita dengar sampai hari ini.

Suatu ketika beliau berjumpa dengan seorang laki-laki yang terlihat sedang sangat sedih, murung dan tidak bersemangat.  Ulama ini bertanya bolehkah dia mengajukan 3 pertanyaan untuknya dan memintanya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

"Baiklah", jawab orang yang sedang terlihat sedih tersebut.

Artikel terkait: Lama menikah namun belum punya keturuan? Mungkin ada gangguan non medis.

Ibrahim bertanya: "Apakah ada hal yang terjadi di alam ini yang tidak dikehendaki Allah?"

Laki-laki itu menjawab: "Tidak".

Lalu Ibrahim in Adham bertanya lagi: "Apakah rezekimu berkurang dari apa-apa yang telah ditetapkan Allah bagimu?"

Orang yang sedang murung itu menjawab: "Tidak, tidak berkurang".

"Apakah ada suatu saat waktu dalam kehidupanmu yang berkurang setelah ditetapkan Allah bagimu", Ibrahim bertanya untuk ketiga kalinya.

Sekali lagi orang sedih itu menjawab: "Tidak berkurang".

Kemudian Ibrahim bin Adham berkata: "Lalu kemudian mengapa engkau masih bersedih?"

Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini tidak ada satupun yang terlepas dari pengawasan dan  kehendak Allah, bahkan daun yang jatuh dari sebuah pohon yang terletak di sudut dunia yang tidak pernah dijamah manusia pun sama demikian pula.  

Allah SWT yang menguasai segala sesuatunya.

Demikian pula rezeki, ketika sudah ditetapkan semenjak manusia berada di rahim ibunya, tidak akan berkurang, sampai habis dinikmati jatah rezekinya barulah orang tersebut meninggal, kembali kepada al Khalik.

Sama juga dengan umur kita, tidak akan berkurang ketika sudah ditetapkan Allah SWT.

Jadi untuk apa sedih berkepanjangan dan berlarut-larut?

Jangan sedih berkepanjangan karena akan melukai.

Sedihnya para Nabi dan orang sholih.

Kesedihan adalah bagian dari fitrah kemanusiaan. Dan tidak ada satu pun manusia bisa yang bisa lepas dari kesedihan, termasuk para Nabi dan Rasul. 

Semua orang hampir bisa dipastikan pernah mengalami yang namanya kerundungan, kesedihan, kepayahan.  Tetapi hanya sebagian kecil waktu saja dari seluruh kehidupan.   

Nabi Ya’kub pernah merasa sedih dikarenakan kehilangan Nabi Yusuf ‘alaihissalam, yang diceburkan ke dalam sebuah sumur oleh saudara-saudarnya sendiri.  Semua bermula dari rasa cemburu dan iri hati.

Nabi Nuh ‘alaihissalam sedih karena kehilangan anak dan istrinya karena banjir yang sangat dahsyat, kesedihan karena mereka tidak mau mengikuti kebenaran.  Hidayah Allah sangat mahal nilainya.

Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersedih tatkala kehilangan istri dan paman tercinta, Abu Thalib, sehingga masa-masa itu disebut dengan "ammul huzni” (tahun kesedihan). 

Pun ketika kehilangan putra terkasih, Ibrahim.

Namun, kesedihan para Nabi dan Rasul dan juga orang-orang shalih tidak melampaui batas apalagi sampai melemahkan iman.   


Ini berbeda dari sikap kebanyakan manusia yang kadang tak memahami batas-batas kesedihan, terlalu larut dalam kegundahan dan kepedihan, merasa dirinya yang paling sengsara. Bahkan sampai-sampai ada yang berubah sikap dan karakternya secara signifikan. 

Biasanya, yang mengalami keadaan seperti itu adalah mereka yang memiliki kegersangan jiwa, lemah iman dan agamanya, dan minim pengetahuannya. 

Namun besar angan-angannya.

Sehingga tatkala apa yang sangat dicintainya hilang, ia seperti tak punya pegangan. Ada yang menjerit-jerit, stres, depresi, bahkan putus asa dan bunuh diri.

Ini berkaitan dengan segala urusan dunia dan segala perhiasannya.

Jangan sedih berkepanjangan, bisa menimbulkan penyakit.

Suatu ketika ada seorang ibu yang datang ke tempat kami.  Ada keluhan sekujur tubuhnya yang terasa sakit, tidak bertenaga, lemas sepanjang hari.

Mulai sore menjelang malam, keluhannya makin menjadi, tidak bisa tidur dan sangat gelisah.

Setelah beberapa lama diterapi tidak ada reaksi apapun, namun dari wajah yang sebelumnya terlihat sangat murung sudah mulai terbersit sinar cerah, semburat kesembuhan mulai nampak.  Keluhan sakit di tubuhpun sudah jauh berkurang.

Maha Besar Allah yang menjadikan al Qur'an sebagai obat.

Memang dalam terapi yang dilakukan, bukan reaksi badan apalagi kesan frontal dari pasien yang ingin diharapkan muncul seperti yang nampak kita lihat di channel youtube ataupun televisi yang mempunyai program ruqyah syar'iyyah.

Namun kesembuhan adalah prioritas pertama dan utama. 

Setelah kami tanyakan lebih mendalam sebab-sebab keluhan penyakitnya, awal-awal sebelum terjadinya sakit dan tidak enak di badan, maka terungkap bahwa penyakit yang dialami ibu ini berpangkal dari perasaan tertekan dan kesedihan yang mendalam yang dialaminya.

Artikel lain: Mudah menghilangkan kecanduan narkoba.

Memang berhubungan sangat erat dengan keluhan yang dirasakan ibu ini: Sesak bagian dada, jantung sering berdebar, cemas dan waswas, lemas di sekujur badan serta keluhan nyeri lambung kronis yang mengarah pada penyakit gerd.

Bermula dari seorang anaknya yang terjerat hutang kepada seorang rentenir, tidak bisa membayar cicilan hutang berbulan-bulan karena memang tidak punya pekerjaan tetap.

Pada puncaknya karena tidak bisa membayar hutang dan juga bunganya yang berlipat-lipat akhirnya rumah mereka yang menjadi jaminan disita secara paksa oleh rentenir tersebut.

Akhirnya mereka terusir dari rumah peninggalan almarhum orang tua si ibu tadi.

Sejak kejadian itu si ibu menjadi sangat berubah, terlihat murung sepanjang hari dan lebih suka berdiam diri.

Beberapa bulan setelah kejadian itu, mulailah keluhan muncul: Dimulai dari bagian kaki yang terasa lemas dan lambung yang sering terasa perih dan kembung.

Setelah beberapa saat kemudian keluhannya bertambah banyak, sesak di dada dan rasa sakit di bagian kepala.

Walaupun sudah berobat ke dokter namun dirasakan belum banyak perubahan.

Sampai akhirnya diterapi ruqyah syar'iyyah dan diberikan nasihat-nasihat yang memotivasi akhirnya sudah terasa progres kesembuhan dari keluhan yang dirasakan.  Walaupun belum maksimal, namun insya Allah dalam terapi selanjutnya diharapkan keluhan sakit yang dirasakan akan menghilang.

Kasus ini sekali memberikan ibrah dan pelajaran bahwa mendatangkan kesedihan, kesusahan dan kerundungan dan menyimpannya dalam badan (baca: hati) seperti kita mencari sampah-sampah yang berserakan dan memasukkannya ke dalam tubuh, sudah pasti menimbulkan penyakit.

Saya banyak menemukan kasus yang mirip seperti yang dialami ibu tadi. 

Sedih yang berlarut adalah sampah, seperti juga emosi dan dendam.  Ketika kita mengalaminya bukan mencoba bertahan dan melawan akan tetapi dibuang dan di ikhlaskan.  

Boleh jadi ini bukan perkara mudah bagi yang orang yang terkena, tapi inilah jalan satu-satunya agar tubuh dan mental kita tetap sehat.

أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ  الْقَلْبُ (اللفظ لالبخاري

"Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati". (HR al-Bukhari dan Muslim -redaksi lafazh dari al-Bukhari-)

Baca juga: Terapi homoseksual dengan al Qur'an.

Marilah kita membuat hati kita menjadi lebih ikhlas, ridha, tenang dan sehat, hilangkan kesedihan yang mendera maka seperti yang disebutkan dalam hadist diatas niscaya seluruh tubuh kita akan sehat.

Wallahu a'lam


Terapi ruqyah rumah sehat                                                  Jatisari, Jatiasih - Kota Bekasi 28 Desember 2020.

Tags: #jangan sedih



 









 



Jangan Sedih Berkepanjangan Karena Akan Melukai Jangan Sedih Berkepanjangan Karena Akan Melukai Reviewed by Terapi Ruqyah Rumah Sehat on 12/27/2020 Rating: 5

Mengobati Sakit Kepala Karena Gangguan Jin

Mengobati Sakit Kepala Karena Gangguan Jin.


Mengobati sakit kepala karena gangguan jin


Mengobati sakit kepala karena gangguan jin.   Sakit pada bagian kepala adalah keluhan yang paling sering dirasakan oleh masyarakat pada umumnya.

Boleh dikatakan belum ada orang yang terbebas tidak pernah merasakan sakit kepala.

Obatnyanya pun mudah didapatkan, di warung-warung sekitar tempat tinggal kita banyak yang dijual secara bebas.  Namun biasanya obat-obat bebas ini hanya sesaat menghilangkan rasa sakit pada kepala.  Pagi diminum memang terasa hilang sakitnya, namun siang atau sore hari muncul lagi sakit kepalanya.

Maklum, obat-obatan sakit kepala yang beredar bebas sebenarnya sekedar penghilang nyeri, bukan obat untuk menghilangkan penyakit yang bersarang pada kepala kita.

Jadi sekedar menghilangkan gejala penyakit dan bukan penyakit itu sendiri.

Artikel terkait: Mudah menghilangkan kecanduan narkoba.

Apalagi kalau yang menyebabkan sakit kepala adalah adanya jin yang bersarang dibagian atas tubuh itu.  Selama jin masih ada di badan maka keluhannya akan tetap ada.

Ada beberapa istilah yang berhubungan dengan rasa sakit pada kepala.  Diantaranya migrain yang berhubungan dengan rasa sakit sebelah bagian pada kepala.   Sakitnya hanya terasa di sebelah bagian kepala, kiri saja atau bagian kanan saja dari kepala.

Jenis sakit kepala yang lain dengan sensasi diri atau sekitar dirinya terasa berputar, ini yang disebut dengan vertigo.  Orang yang diserang vertigo akan kehilangan keseimbangan badannya bahkan bisa menimbulkan mual dan muntah-muntah.

Jenis sakit kepala yang ketiga disebut dengan sakit kepala tegang, terasa tekanan pada seluruh bagian kepala.  Bahkan terasa ketegangannya sampai leher dan pundak.

Dalam dunia medis kedokteran mungkin lebih banyak lagi jenis sakit kepala, tapi masyarakat umumnya mengenal paling tidak tiga jenis sakit kepala yang disebutkan diatas.

Kemudian apakah ada hubungannya antara sakit kepala dan gangguan jin? Dan bagaimana cara mengobati sakit kepala karena gangguan jin.

Sebelum membahas cara atau bagaimana mengobati sakit kepala karena gangguan jin, izinkan kami menjelaskan penyebab mengapa seseorang sakit kepala karena adanya gangguan jin.

Penyebab sakit kepala karena gangguan jin.

Keluhan di anggota badan khususnya pada bagian kepala karena adanya jin yang bersemayam dan bersembunyi disana.  Masalah tersebut terjadi karena beberapa sebab:

1. Adanya serangan sihir atau guna-guna
Ketika terkena serangan guna-guna, khususnya yang dimaksudkan untuk mempengaruhi fikiran seperti pelet, maka jin-jin yang dikirim biasanya banyak bersembunyi dibagian kepala dan aliran darah di bagian otak manusia.

                  Ruqyah depresi dan anti galau.  

Jin ini diperintahkan untuk memanipulasi pikiran seseorang yang menjadi korban sihir mahabbah atau pelet agar selalu teringat dan cinta kepada yang mengirimkan sihir.

Hal ini juga terjadi pada jenis sihir penunduk, misalnya seorang anak buah menginginkan atasannya tunduk kepada dirinya.  Atau banyak kasus juga seorang istri menundukan suaminya dengan perantaraan jampi-jampi yang dikirim dukun yang disewanya.

Jenis sihir lain juga berdampak kepada rasa sakit pada kepala, jenis sihir maridh (santet) yang menargetkan korbannya merasakan sakit yang hebat pada kepala.

Semua itu terjadi ketika ada gerombolan jin suruhan yang berdiam dibagian kepala.

Secara orang awam saja kita paham, ketika ada suatu benda asing yang berdiam pada tubuh pasti akan terasa tidak enak atau adanya keluhan sakit pada bagian tersebut.

2. Adanya jin yang jatuh cinta kepada manusia.
Di sekitar kehidupan manusia, ada saja jin yang tidak punya adab yang jatuh cinta kepada manusia.  Mereka tidak peduli haram hukumnya berhubungan dengan manusia bahkan sampai menggaulinya.

-----------------------------------------------------------
Artikel menarik lainnya: 5 Tahapan sembuh dari sakit.
-----------------------------------------------------------

Dalam sebuah kasus yang saya tangani sampai ada seorang gadis yang telat menikah karena terhalang adanya jin di dalam badan yang mencintainya.  Ketika dia cocok dengan seorang laki-laki, orang itu tidak cocok dengan dirinya.  Ketika ada seorang cowok yang mendekatinya dia merasa tidak senang dan menjauh.  Seperti itu terus kejadiannya dan berulang.

Sampai kami terapi dan alhamdulillah sembuh dan bisa menikah.

Dalam kasus jin mencintai seseorang ini, seringkali mereka bersembunyi di bagian kepala manusia.  Sebagaimana yang kami pahami ketika ada jin bersembunyi dibagian tertentu maka bagian itu akan terganggu, demikian pula kalau terjadi pada bagian kepala manusia.

3.  Pernah berobat ke orang pintar.
Para dukun, ada yang menyebutnya orang pintar, seringkali dalam melakukan pengobatan dibantu oleh mahluk-mahluk astral tidak kasat mata alias para jin.

Jin diajak kerjasama dalam dunia pengobatan, dimasukan ke tubuh pasien mereka dengan tujuan untuk mengobati penyakit yang ada di dalam badan.

Efeknya, ketika jin ini bersembunyi di bagian kepala, maka pada bagian itu terasa tidak nyaman atau merasakah sakit.  Barangkali hal ini terjadi tidak langsung setelah pengobatan, boleh jadi beberapa bulan atau tahun setelah berobat ke orang pintar tersebut.

Kami seringkali menemukan pasien yang seperti kasus diatas, kami ingatkan kepada mereka bahwa dalam mencari kesembuhan jangan asal sembuh tapi melanggar aturan agama, dilarang pergi ke dukun, paranormal atau orang pintar.  Walaupun mereka memakai atribut seperti orang yang soleh.  Masalahnya kadang masyarakat tidak paham bagaimana membedakan seorang dukun dengan ustadz yang sesuai syariat Islam.

Bahkan bukan hanya berobat saja ke orang pintar, ketika ada seseorang yang minta diisi penjaga badan, pasang susuk, buka aura, minta kewibawaan dan hal-hal semacamnya akan berefek sama kepada gangguan di badan terutama gangguan pada bagian kepala.

Kami sarankan untuk mereka yang pernah ke dukun, paranormal dan orang pintar walaupun berpakaian seperti ustadz atau kyai, untuk bertaubat dan melepaskan hal-hal buruk yang pernah diisikan ke tubuhnya.

4.  Memakai jimat
Jimat itu berisi jin-jin khodam yang dihadirkan sesuai dengan tujuan pembuatan jimat.  Jin masuk ke benda jimat karena ada ritual tertentu yang memberikan mereka upah untuk melakukan pekerjaan tertentu sesuai misi pembuatan jimat tersebut.


Ketika jimat dikenakan oleh seseorang, maka sebagian atau seluruh dari jin itu berpindah ke badan si pemakai.  Dan ketika mereka berdiam di bagian kepala, maka bagian itu akan terasa sakit.  

Memakai jimat adalah pekerjaan yang diharamkan Allah, bahkan masuk ke dalam dosa besar karena jatuh kepada perkara syirik.  Selain berefek tidak baik kepada kesehatan badan.

5. Ulah jin iseng
Hati-hati dengan kondisi emosional, depresi, atau euforia.  Kondisi ini sangat memungkinkan jin-jin jahat dan iseng untuk masuk ke tubuh manusia.  Terutama bagi mereka dengan kategori diatas: Mudah tersulut amarahnya, gampang merasa sedih dan tertekan atau sebaliknya mudah untuk tertawa terbahak-bahak.

Demikian juga berlama-lama di kamar mandi dengan tubuh yang telanjang, ditambah masuk ke kamar mandi tanpa membaca doa, bisa menjadi sasaran empuk jin jahat yang memang selalu menunggu mangsa manusia yang bisa dirasukinya.

Anak-anak yang memang masih lemah kondisinya agar dijaga dari hal-hal yang mudah terserang oleh gangguan tidak kasat mata, diantaranya masuk ke dalam rumah dan dilarang bermain di luar rumah di waktu maghrib.

Ketika makhluk-makhluk itu sudah terlanjur masuk ke dalam badan, maka bagian kepala manusia adalah salah satu bagian yang paling sering dimasuki oleh golongan jin.  Dan jika itu terjadi maka bermacam sakit kepala akan menggerogoti korbannya.  Waspadalah.

6. Melakukan wiridan atau ritual tertentu.
Ketika seseorang mempunyai hajat tertentu, tapi hajatnya tidak murni minta kepada Allah, maka ada saja ritual syirik dan wiridan tidak sunnah yang dijalankan seseorang.

Misalnya melakukan ibadah puasa yang aneh yang tidak berdasarkan dalil syariat, misalnya puasa 40 hari hanya berbuka dengan nasi putih saja.

Atau melakukan wirid tidak sunnah ribuan kali dengan tujuan menghadirkan khodam jin untuk menjadi pembantunya, walaupun klaimnya untuk mendapatkan khodam malaikat.  Mana mungkin malaikat mau jadi khodam manusia? Malaikat itu tugasnya hanya beribadah saja kepada Allah sepanjang hidupnya.

Wiridan dan ritual syirik ini yang mengundang para dedemit masuk ke tubuh pelakunya dan pasti menimbulkan ketidak nyamanan bagi tubuhnya dan bahkan rasa sakit.

7.  Olah pernafasan
Mungkin banyak yang tidak menyangka bahwa olah nafas yang dilakukakan beberapa kalangan atau perkumpulan tertentu mengundang masuk ke dalam badan.  

Memang jin yang masuk ke tubuh melalui olah nafas dan sering disertai bacaan tertentu lebih sering bersarang di thian thian atau kundalini atau di sekitar bawah  pusar.

Beberapa kali saya menerapi orang yang biasa melakukan olah nafas ini dan sering ditemukan ada energi (baca: jin) yang bersemayam di bawah pusar.  

Walaupun juga tidak jarang ada yang bersembunyi di bagian kepala dan menimbulkan sakit pada bagian itu.

Secara umum itulah beberapa hal yang menyebabkan jin masuk ke tubuh manusia dan berdiam di bagian kepala.  Sekali lagi, ketika ada jin-jin yang berdiam di aliran darah termasuk di kepala maka pasti akan menyebabkan rasa tidak nyaman dan sakit yang dirasakan pada bagian itu.

Kemudian bagaimana mengobati sakit kepala karena gangguan jin ?

Paling tidak ada dua cara yang bisa Anda lakukan ketika diyakini betul sakit kepala yang Anda rasakan karena adanya gangguan jin:

Cara pertama, menghubungi ahli pengobatan ruqyah syar'iyyah di kota Anda.  Ahli ruqyah yang berpengalaman biasanya langsung bisa mengenali dan membedakan antara keluhan yang bersifat medis ataukah sakit karena gangguan makhluk halus. 


Sama seperti Dokter, seseorang yang menemui ahli ruqyah juga terkadang cocok-cocokan.  Kalau pada terapi pertama atau kedua sudah merasakan banyak perubahan, jauh lebih sehat berarti Anda cocok dengan peruqyah tersebut.

Saran saya kalau sudah dua kali diterapi belum ada perubahan sama sekali, sebaiknya ada mencari ustadz yang lain untuk mengobati sakit kepala Anda karena gangguan jin tersebut.

Yang penting juga agar berhati-hati, ketika metode ruqyah sudah memasyarakat seperti sekarang, banyak pengobatan-pengobatan yang sebenarnya tidak syar'ie juga ikut mengklaim dirinya sebagai pengobatan syar'ie.

Resikonya tubuh Anda malah dimasukan jin lain yang membuat tubuh makin ramai oleh gerombolan makhluk halus itu.

Cara yang kedua adalah melakukan ruqyah mandiri.  Cara ini adalah yang paling ideal untuk menghalau jin dari tubuh sendiri.  Termasuk mengobati sakit kepala karena gangguan jin.

Bagaimana caranya? Apa yang mesti dibaca? 

Paling tidak bacakan surat al Fatihah sambil memegang kepala Anda.  Bacakan al Fatihah satu kali, tiga ka li, tujuh kali atau sebelas kali dalam satu sesi.  Lakukan setiap selesai menunaikan ibadah sholat fardhu.

Kalau mau lebih lengkap urutan ayat/surat: Sholawat kepada Nabi, Al Fatihah, ayat Qursy, surat al Ikhlas, al Falaq dan an Naas.

Kalau gangguannya masih ringan, sehari sampai tiga hari Anda terapi secara mandiri maka sakit kepala Anda karena adanya gangguan jin akan hilang.

Seandainya sudah tiga hari rasa sakitnya masih terasa atau bahkan makin berat rasa gangguannya, sebaiknya Anda menghubungi ahlinya untuk diobati.

Boleh jadi rasa sakit kepala yang Anda rasakan termasuk kategori berat, kemungkinan karena gangguan sihir atau adanya jin undangan masuk ke badan seperti susuk yang pernah dipasang atau pernah melakukan ritual tertentu.

Kalau di rumah ada barang-barang pusaka atau jimat-jimat yang terlanjur ada, sebaiknya disingkirkan dan dibuang jauh-jauh.  Barang-barang itu bisa mengganggu kesehatan dan bahkan keimanan Anda juga.


Demikian dari tips saya untuk mengobati sakit kepala karena gangguan jin, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan dan pemahaman kita semua tentang pengobatan yang diakibatkan oleh gangguan makhluk halus.

Hanya kepada Allah kita berserah diri.


Terapi ruqyah rumah sehat
Jatisari, Jatiasih - Kota Bekasi
24 Desember 2020
Mengobati Sakit Kepala Karena Gangguan Jin Mengobati Sakit Kepala Karena Gangguan Jin Reviewed by Terapi Ruqyah Rumah Sehat on 12/24/2020 Rating: 5

Sembuh dari Sakit Dalam 5 Langkah.

Sembuh Dari Sakit Dalam 5 Langkah.


5 tahapan sembuh dari sakit

Sembuh Dari Sakit dalam 5 langkah Tidak selamanya kerundungan harus disesali, bahkan dilarang ketika sudah menjadi takdir ilahi.  Termasuk seseorang yang jatuh sakit dalam suatu waktu,  diantara banyak waktu yang dilaluinya dalam kondisi bugar dan sehat.

Dan menginginkan kesembuhan dari sakitnya.

Allah menguji seorang hamba sesuai dengan beban yang sanggup disandangnya.  Dan sakit adalah salah satu cara Allah menguji hamba-Nya.

Banyak ibrah dan hikmah yang bisa dipetik ketika seseorang dalam kondisi sakit dan jasad melemah, caranya dengan membuka dan menajamkan indra keimanan dan kita akan memperolehnya. 


Oleh karena itu kondisi ketika sakit idealnya menjadikan seseorang makin dekat kepada sang Pencipta.  Diantaranya karena merasakan kelemahan dan kekerdilan jasadi seorang makhluk di depan al Khalik.  Kebutuhan dan ketergantungan seorang hamba kepada Tuhannya tiada bertepi.

Bergantung kepada Sang Khalik itu kenikmatan tiada tara.  Bagi yang pandai mengambil ibrah dari setiap detik yang dilalui dalam kehidupannya.

Fudhail bi Iyadh pernah mengatakan:

والله، لو يئست من الخلق حتى لا تريد منهم شيئا، لأعطاك الله مولاك كل ما تريد.

“Demi Allah, seandainya engkau benar-benar putus asa dari makhluk hingga engkau tidak berharap sedikitpun dari mereka, niscaya Allah akan memberimu semua yang engkau inginkan.” (Jami’ul Ulum wal Hikam).

Artinya, ketika hanya kepada Allah harapan dan sandaran kita satu-satunya, maka Dia memberi semuanya.

Walaupun demikian, ketika seseorang dalam kondisi kurang sehat, secara basyariah pastilah menginginkan kesembuhan.

Ada 5 langkah menuju kesembuhan yang hendaknya setiap kita melaluinya ketika sedang sakit:

  1. Ikhlas dan Sabar

Sebagai seorang yang beriman, memahami betul bahwa setiap tempat. waktu, kondisi, situasi mereka adalah dalam rangka beribadah kepada Allah SWT.

Sakit adalah suatu situasi dan kondisi yang melingkupi seorang hamba dalam beribadah kepada Allah.  Salah satu syarat agar diterima ibadahnya adalah ikhlas dan ridho dengan keadaannya, walaupun ada ketidaknyamanan dari saat demi saatnya.

Kisah Nabi Ayub sangat jelas memberikan pelajaran kehidupan buat kita. Bertahun-tahun ia bertarung melawan penyakitnya. Tetapi, beliau tetap ikhlas dan sabar. Tak ada keluh kesah meski orang-orang terdekatnya menjauhinya satu persatu.  Akan tetapi Tuhan Yang Maha Esa terasa makin dekat dengannya.

Artikel menarik lainnya: Perjalanan dinas berujung santet.

Lain lagi dengan cicit Rasulullah SAW, Ali Zainal Abidin. Beliau kadang bingung, manakah yang harus disyukuri antara kondisi bugar dah sehat dibandingkan dengan kondisi sakit. 

Bagi beliau, sehat dan sakit adalah kenikmatan. Saat sehat, ia bisa menikmati rezeki Allah SWT dan leluasa melaksanakan segala macam ibadah dan ketaatan. 

Ketika sakit, dosa-dosanya banyak yang terhapus dan otomatis hatinya menjadi lebih bersih dan suci.

Ali Zainal Abidin sama dengan kita, manusia biasa.  Maka akhlaknya dihadapan Allah bukan sesuatu yang mustahil kita teladani.

Kondisi ini hanya terjadi kepada orang-orang yang ikhlas dan sabar ketika mendapatkan ujian sakit.  

Ketika kita ridha akan semua ketentuan Allah dan sabar dalam melaluinya maka ganjaran Allah sangat besar kepada ahli musibah, diantaranya musibah menderita sakit.

"Sesungguhnya besarnya balasan disertai dengan besarnya musibah. Sesungguhnya Allah bila mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Maka siapa yang ridha, dia akan memperoleh keridhaan dan siapa yang murka, ia akan memperoleh kemurkaan." (HR at-Tirmidzi).

"Tidaklah menimpa seorang mukmin satu kepayahan pun, tidak pula sakit yang terus-menerus, tidak pula kecemasan, kesedihan, gangguan, dan tidak pula kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya, kecuali dengan semua itu Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya." (HR Bukhari dan Muslim).

Allah Maha Pemurah kepada para hamba-Nya.

  2. Berdoa

Banyak orang ragu manakah yang lebih dahulu: Berdoa dulu baru berikhtiar, atau berikhtiar dulu setelahnya baru berdoa?


Penulis mengajak kita semua merenungi kisah Nabi Musa AS ketika sakit gigi.  Ya, kisah ini tentang Nabi Musa yang mengobati giginya yang sakit.

Kisah ini diambil dari kitab Kifayatul Awwam karya Ibrahim al Bajuri.

Suatu ketika Nabi Musa AS menderita sakit gigi.  Karena yang sakit giginya, bagian tubuh yang banyak terdapat syaraf, maka beliau pun merasakan keadaan yang tidak mengenakkan dan cukup mengganggu. Lebih dari itu, sekujur tubuh Nabi Musa juga terasa ikut merasakan sakit.

Nabi Musa AS lalu mengadukan masalah sakit giginya itu kepada Allah Swt, dan Allah berfirman kepadanya, “Ambillah rumput fulani dan letakkanlah di atas gigimu yang sakit.”

Mendengar perintah tersebut, Nabi Musa As  kemudian langsung bergegas mencari tanaman tersebut dan meletakkannya pada gigi yang sakit dengan maksud untuk mengobatinya.

Atas kehendak Allah SWT, sakit gigi yang diderita Nabi Musa As akhirnya hilang. Sakit gigi yang beliau rasakan langsung sembuh dan tak lagi terasa sakit, beliau pun lantas bisa beraktifitas seperti biasanya.

Namun sekian waktu berjalan, keluhan sakit gigi yang diderita Nabi Musa AS itu kambuh lagi. Karena beliau sudah mengetahui bahwa rumput fulani yang pernah diambil dulu bisa menyembuhkan sakit gigi yang diderita. Maka tanpa pikir panjang Nabi Musa AS langsung mengambil rumput tersebut untuk mengobati sakit giginya.

Beliau meletakkan rumput itu pada giginya yang sakit sebagaimana dulu pertama dia lakukan. Nabi Musa Aa begitu mantab dan yakin, bahwa rumput itulah yang berkhasiat menyembuhkan sakit gigi.

Di luar dugaannya, setelah mengobatinya dengan rumput itu, sakit gigi yang diidapnya bukannya sembuh, malah lebih parah dari yang semula. Padahal, Nabi Musa AS merasa tidak salah untuk mengambil rumput yang sama untuk mengobati giginya tersebut.

Rumput yang beliau gunakan untuk obat sama persis seperti yang dahulu pertama kali diambilnya. Nabi Musa pun akhirnya kembali memohon pertolongan kepada Allah SWT dan lantas berdoa,

“Wahai Tuhanku, bukankah Engkau yang telah memerintahkanku untuk berobat dengan rumput ini, dan Engkau telah menunjukanku kepada-nya?”

Maka Allah Swt berfirman, “Wahai Musa! Aku adalah yang menyembuhkan dan Akulah yang mengobati. Akulah yang memberi mudharat dan Akulah yang memberi manfaat. Engkau telah bermaksud kepadaku pada saat yang pertama maka Akupun menghilangkan sakitmu dan sekarang engkau bermaksud kepada rumput itu dan tidak bermaksud kepadaku.”

Ketika pertama kali merasakan sakit, maka indra keimanan kita mengatakan bahwa hanya Allah yang bisa menyembuhkan dan menjadikan kondisi kesehatan kita seperti sedia kala.  Demikianlah salah satu pelajaran yang bisa dipetik dari kisah Nabi Musa tadi.

Dokter, tabib, ahli ruqyah, obat-obatan, terapis dan herbal hanyalah sarana dan bagian ikhtiar untuk sembuh, tapi semuanya itu bergantung kepada ketetapan Allah SWT.

Oleh karena itu berdoa kepada Allah menjadi sesuatu yang wajib kita lakukan untuk meraih kesembuhan.

  3. Ikhtiar

Secara bahasa, kata ikhtiar berasal dari bahasa arab  اختارُ- يَخْتارُ- اِخْتِيَارُ
yang berarti memilih. Selanjutnya, ikhtiar diartikan berusaha, karena pada hakikatnya orang yang berusaha adalah berarti memilih. Memilih kepada suatu kondisi yang lebih baik.

Ikhitar berarti melakukan suatu kegiatan dengan maksud untuk memperoleh suatu hasil yang dikehendaki.


Adapun dalil-dalil yang mewajibkan manusia untuk berikhtiar antara lain sebagai berikut :

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Apabila sholat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung" (QS. al Jumu'ah: 10)

Sabda Rasulullah sebagai berikut :

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَعْجِزْ، فَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَذَا وَكَذَا؛ وَلَكِنْ قُلْ: قَدَّرَ اللهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ.

"Bersemangatlah kamu menempuh apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah sekali-kali kamu malas. Jika sesuatu menimpamu, janganlah kamu katakan "Seandainya dahulu aku lakukan ini dan itu niscaya akan demikian dan demikian". Namun katakanlah,"Inilah takdir Allah, apa yang Ia kehendaki pasti terjadi".

Ikhtiar hukumnya adalah wajib.  Ketika kita menginginkan kehidupan yang lebih baik.  Demikian juga kalau kita mempunyai obsesi menjadi hamba Allah yang ta'at sebagaimana keinginan kita masuk ke syurganya Allah, maka kita wajib berikhtiar.

Dan kalau kita berkeinginan sembuh dari suatu penyakit,  ikhtiar adalah salah satu tahapan yang mesti kita lalui untuk memperoleh kesembuhan.

  4.  Tawakkal

Salah seorang salaf mengatakan, “Seandainya seseorang bertawakkal kepada Allah dengan niat yang tulus.  Maka ia tidak membutuhkan dengan para penguasa, apalagi yang di bawahnya.”

Kedudukan tawakkal kepada Allah sangat tinggi dalam syariat agama Islam, bahkan yang utama karena menyangkut perkara aqidah dan keimanan.

Sesungguhnya orang yang bertawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta’alaa melihat bahwa penguasa dunia dan akhirat adalah Allah Azza wa Jalla. 

Penglihatan ini akan terhalang kalau seseorang dikuasai dunia dan mengikuti hawa nafsunya.  Dunia dan hawa nafsu ibarat kotoran yang menghalangi pandangan.

Allah Ta’ala memerintahkan  para hamba-Nya agar bertawakal kepada-Nya.

“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati.” [Quran Al-Furqan: 58].

Ketika doa-doa khusus kesembuhan sudah dipanjatkan, ikhtiar yang secara manusiawi sudah dilaksanakan secara maksimal, sekarang saatnya menyerahkan sepenuhnhya ke hadhirat Allah SWT menunggu sebaik-baik hasil.  Berbaik sangka adalah langkah yang tepat dalam masa-masa penantian.

Allah yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya termasuk diri kita sendiri, maka Dia yang memahami bagaimana karunia terbaik diberikan kepada para hamba-Nya.

Insya Allah kesembuhan sempurna yang diharapkan dihadirkan kepada kita yang sedang membutuhkan.

  5.  Tidak menyalahi syariat agama.

Langkah terakhir yang harus dipenuhi seorang hamba Allah yang ingin sembuh secara sempurna adalah memastikan semua tahapan dari awal: Keikhlasan dan kesabaran, doa-doa yang dipanjatkan, ikhtiar dan tawakkalnya benar-benar bersandar hanya kepada Allah ta'ala, tidak dikotori sedikitpun kepada sesuatu yang lain.


Ketika diuji dengan sakit maka ridho dan sabarnya karena Allah.

Berdoanya kepada Allah, bukan kepada yang lain.  Bukan kepada kuburan, tidak minta kepada arwah orang yang sudah mati. Tidak bergantung kepada makhluk termasuk kepada manusia.

Ikhtiarnya mengikuti syariat, bukan yang penting sembuh, semua cara di labrak.  Tidak berobat kepada orang yang bekerja sama dengan jin karena hukumnya haram.  Tidak berobat dengan barang haram.  Raih kesembuhan dengan cara yang diridhai Allah SWT.

Dan yang terakhir, tawakkalnya kepada Allah, bukan tawakkalnya kepada dokter, ahli ruqyah, tabib, obat ataupun herbal. Apalagi bergantung kepada benda-benda pusaka atau jimat.  

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah, demikianlah artikel sederhana ini dibuat; diperuntukkan terutama bagi mereka yang sedang Allah uji dengan suatu penyakit, bahwa ketika menginginkan kesembuhan jangan berputus asa atas Rahmat dan karunia Allah, insya Allah Anda akan memperoleh kesembuhan yang sempurna, mendapatkan banyak ganjaran dan keberkahan dalam kehidupan.

Kesembuhan akan sempurna ketika menjadikan kita semakin ta'at, semakin shaleh di hadapan Allah SWT dan semakin sayang kepada sesama.

Dan ketika itu terjadi, maka sakit dan payah kita akan sukses karena berhasil melewati ujian dengan hasil sebaik-baiknya.

Mudah-mudahan bermanfaat dan hanya kepada Allah kita semua bertawakkal.


Terapi ruqyah rumah sehat
Jatisari, Jatiasih - Kota Bekasi 22 Desember 2020.



Sembuh dari Sakit Dalam 5 Langkah. Sembuh dari Sakit Dalam 5 Langkah. Reviewed by Terapi Ruqyah Rumah Sehat on 12/21/2020 Rating: 5

Terapi Kecanduan Narkoba Dengan Ruqyah Syar'iyyah

Terapi Kecanduan Narkoba Dengan Ruqyah

 

 Al Qur'an adalah pedoman dalam kehidupan dunia dan akhirat.  

Allah telah menurunkan al-Qur’ân sebagai petunjuk bagi manusia. Dengan al-Qur`an Dia membukakan hati yang tertutup, mata yang buta, dan telinga yang tuli. 

Bagi mereka yang mau bertaubat dan ridha kepada Tuhannya.

Keajaiban-keajaiban al-Qur’ân tidak pernah habis, tidak pernah usang walaupun sering diulang sepanjang siang dan malam. Tadabbur (memperhatikan) al-Qur’ân akan melahirkan ilmu yang banyak dan bermanfaat. 

Dengannya akan dibedakan antara kebenaran dengan kebatilan, iman dengan kekafiran, manfaat dengan madharat, kebahagiaan semu dengan kebahagiaan hakiki, calon penghuni surga dengan penghuni neraka, dan sebagainya. 

Oleh karena itulah Allah Azza wa Jalla memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk mentadabburi ayat-ayat-Nya. 

Dia Azza wa Jalla berfirman:

 كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ 

"Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya orang-orang yang mempunyai fikiran mendapat pelajaran" (Qs Shad:29)

Oleh karena itu barangsiapa yang menjadikan al Qur'an pedoman dalam setiap sisi kehidupannya, teman dalam detik-detik perjalanan hidupnya, niscaya dia akan mendapatkan keberuntungan dan tidak akan tersesat selama-lamanya.

Bahkan mendapatkan kesehatan, kesembuhan dan kebugaran akan diperoleh jika berobat dengannya.  Keyakinan yang kuat dan mendalam menjadi penentu.

ﻭَﻧُﻨَﺰّﻝُ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺷِﻔَﺂﺀٌ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻟّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﻻَ ﻳَﺰِﻳﺪُ ﺍﻟﻈّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺇَﻻّ ﺧَﺴَﺎﺭﺍً

Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (QS. Al-Israa’: 82).

Allah sendiri yang memaklumkan bahwa Dialah yang menurunkan al Qur'an dan menjanjikan di dalamnya terdapat penawar/obat dan rahmat.

Baca juga: Perjalanan dinas berujung santet.

Kalau Allah SWT sudah menjanjikan, memberikan harapan, apakah kita berada dalam keraguan ? Tentu tidak.  Tentu janji Allah berbeda dengan janji makhluk.

Dalam surat Yunus ayat 57:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman".

"Mau'idzoh" yang dimaksud adalah al Qur'an, yang datang dari Allah SWT diantaranya berfungsi sebagai "syifa/obat" terhadap penyakit-penyakit yang ada di dalam dada, petunjuk untuk mengarungi kehidupan dan mendapatkan rahmat dan karunia-Nya dengan al Qur'an tersebut, bagi orang yang meyakini, yang beriman kepada Allah SWT.

Setelah bertahun-tahun menerapi pasien dengan metode al Qur'an, saya meyakini betul bahwa al Qur'an memang benar-benar menyembuhkan.

Keyakinan kepada Al Qur'an

Coba Anda bayangkan.  Seandainya Anda terpapar penyakit yang paling menakutkan saat ini, terinfeksi virus Covid-19, belum ada obat yang berhasil dibuat yang manjur untuk membasmi virus ini.

Dokter akan memberikan obat alternatif untuk penyakit Covid-19.  Beberapa rumah sakit merekomendasikan Avigan dengan dosis 200mg, 8 tablet sekali minum !!.  Pagi dan sore.

Delapan tablet sekali minum, luar biasa.

Walaupun dalam beberapa penelitian di Jepang menyimpulkan bahwa Avigan tidak efektif untuk pengobatan terhadap virus Covid-19.  Namun sepertinya saat ini tidak ada pilihan lain.

Ditambah lagi beberapa obat antibiotik seperti cefixime dan beberapa vitamin C dan D dosis tinggi.  Disamping cairan ringer laktat yang berhari-hari diinfuskan ke tubuh Anda.

Kadar gula Anda akan dipantau dua kali sehari, karena Anda diberikan obat anti radang Dexamethasone yang mempunyai efek samping menaikan kadar gula dalam darah.  

Artikel terkait: Ruqyah depresi dan anti galau.

Sama dengan Avigan, Dexamethasone juga kurang begitu efektif dalam menghadapi virus satu ini.

Dan ketika pada suatu malam tubuh Anda menggigil kedinginan karena demam tinggi sebagai akibat tubuh Anda menjadi medan pertempuran hebat antara Virus Sars Cov-2 melawan imun tubuh yang mempertahankan diri Anda mati-matian, thermostat menunjukan angka hampir 40 derajat, maka Dokter akan menyuntikan 1 botol paracetamol 1000mg ke dalam tubuh.

Anda menerimanya dengan senang hati karena ada keyakinan setelahnya tubuh Anda akan membaik.

Ketika Anda sakit terpapar Covid 19 dan diberikan obat-obatan tersebut dari Dokter apakah kemudian Anda menolak? Anda pasti menyerah, ridha, pasrah. Anda akan menerima dan ikhlas mengkonsumsi obat-obatan tersebut.  Dan Anda punya keyakinan penuh dengan Dokter dimana Anda dirawat dan diobati.

Artikel terkait: Cara bersyukur ala Nabi Ibrahim AS

Ketika Allah SWT, yang menciptakan alam semesta, yang menciptakan tubuh Anda memaklumkan bahwa pada Al Qur'an bisa menyembuhkan dan mengobati, dengan kepercayaaan penuh dan dengan keimanan bulat kita meyakini hal itu.

Ya, dengan keimanan.

Kemudian, penyakit apa yang bisa disembuhkan dengan metode ini?

Kami meyakini bahwa semua penyakit bisa disembuhkan dengan metode Qur'aniyyah ini.  Pengalaman empiris membuktikan hal tersebut walaupun hasil akan berbeda antara satu pasien dengan pasien yang lain.

Ya, semua penyakit termasuk penyakit akibat ketergantungan narkotika dan obat-obatan.

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah SWT.

Alhamdulillah dari beberapa pasien yang menderita penyakit akibat ketergantungan narkoba yang kami terapi dengan metode al Qur'an, boleh dikatakan hampir semuanya sembuh dengan izin Allah.

Alhamdulillah.

Mencegah tentunya lebih baik dari pada mengobati.

Oleh karena itu mengetahui sebab-sebab orang terjerumus kedalam ketergantungan narkoba adalah lebih baik agar kita dan seluruh anggota keluarga terhindar dari penyakit satu ini.

Sebab yang paling utama adalah pergaulan.

Pergaulan, pertemanan, tempat kongkow-kongkow, hang out dan sejenisnya adalah tempat utama terjadinya rekruitmen baru para pecandu narkoba.

Dari rasa tidak enak kepada teman, gagah-gagahan, senasib dan penasaran dengan efek dan rasanya maka beberapa pengguna baru bermunculan.

Ketika sudah dicoba maka akan ketagihan.  Dan untuk melepasnya akan tidak karuan susahnya.

Diantara mereka yang kecanduan itu, ada yang terus larut dengan kebiasaan buruknya ini.  Sampai sakit-sakitan atau bahkan mati karena sakaw.  

Bahkan ditangkap pihak keamanan, diadili dan dipenjara atau direhabilitasi untuk kasus-kasus tertentu terutama yang melibatkan generasi muda yang mereka sebenarnya adalah korban.

Dan diantara yang sedikit, ada yang benar-benar ingin bertaubat dan lepas dari jeratan barang terlarang tersebut, walaupun bukan perkara yang mudah ketika racun narkoba sudah memasuki aliran darah dalam tubuh.  

Addict efect akan menderanya setiap saat.

Perlu kesungguhan dan usaha yang benar-benar serius dan dibantu oleh anggota keluarga lainnya akan menjadi energi tambahan yang sangat efektif dalam meraih kesembuhan.

Dan motivasi yang paling kuat untuk lepas dari jerat narkoba adalah kembali kepada jalan yang diridhai Allah SWT.  

Ini bukan sesuatu yang klise, tapi itulah yang kami dan pasien alami.  Selama niatnya adalah taubat maka sembuh dari pengaruh narkoba akan lebih mudah diperoleh.

Alhamdulillah, diantara mereka yang seperti ini bisa kami temui dan melakukan terapi metode Qur'ani kepada mereka.

Ada kemiripan antara pasien pecandu narkoba dan pasien terkena guna-guna dan santet.

Ya, ada kemiripan antara pasien pecandu narkoba dengan pasien akibat terkena sihir dan guna-guna.  Boleh jadi ini subyektif sifatnya, namun itulah yang kami temui di lapangan.  

Saya berharap artikel ini ditemui dan dibaca oleh ahli ruqyah lainnya sehingga kita bisa berdiskusi dan berbagi pengalaman khususnya dalam menangani pasien akibat kecanduan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kemiripan itu terletak kepada pola titik-titik penyakit yang tersebar di antara kepala, leher, punggung, dada, pinggang dan kaki.  Pola ini tidak kelihatan dalam kondisi sehari-hari.

Artikel terkait: Tanda-tanda Anda terkena sihir pemisah.

Pola ini biasanya menguat dan terasa ketika dibacakan ayat-ayat ruqyah tertentu kepada pasien.  Sehingga seorang ahli ruqyah yang berpengalaman akan dengan mudah mengenali titik dan pola tersebut pada tubuh seorang pasien.

Semuanya mengalir dalam aliran darah!

Seperti perilaku setan yang mengalir dalam darah manusia.

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِى مِنَ الإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ

Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah (al Hadist).

Dalam kasus sihir dan santet, ketika jin-jin yang disuruh ada di dalam aliran darah di kepala, maka berbagai sakit kepala akan menyerang seperti vertigo, migrain atau jenis sakit kepala lainnya.

Bahkan dalam kasus stroke yang diakibatkan terkena guna-guna, banyak jin-jin suruhan itu yang berada di sekitar kepala.  Beberapa kali kami menemui kasus seperti ini.

Demikian juga ketika setan-setan itu bersemayam di sekitar dada dan perut, maka penyakit-penyakit seperti gerd dan asam lambung, penyumbatan pembuluh darah di jantung dan bahkan bisa terkena kanker paru-paru.

Bahkan saya pernah bertemu dengan seorang pasien sakit gula lebih dari sepuluh tahun, berobat secara medis namun setelah diterapi ternyata sakitnya akibat gangguan sihir.

Intinya, ketika disana berkumpul jin-jin setan kiriman, maka banyak penyakit yang sekilas seperti penyakit medis pada area tersebut.

Ini kasus sihir maridh (santet).

Dalam beberapa kasus pecandu narkoba, pola itu ada di sekitar kepala dan leher, juga dada dan pinggang.  Ketika diterapi untuk dihilangkan pengaruh racun yang mengalir dalam darah,  maka setelah diterapi 2 sampai 3 kali maka pengaruh kecanduan itu akan hilang, insya Allah. 

Ya, sesederhana dan sesimpel itu.

Titik tolaknya adalah keinginan bertaubat kepada Allah, ketika hal ini menjadi motivasi utama maka Dia akan memberikan jalan kesembuhan dan terlepas dari jerat narkoba.

Apakah ada jaminan tidak kambuh lagi? Tidak ada.  Terutama bagi yang taubatnya belum maksimal.

Dan jangan lupa untuk memutuskan hubungan dengan orang-orang yang menyebabkan Anda menjadi pecandu.

Oleh karena itu bagi Bapak dan Ibu yang mungkin kenal dengan seseorang yang sedang ketergantungan dengan narkotika dan obat-obatan terlarang, silahkan diarahkan untuk diterapi secara Qur'ani.  Insya Allah dengan memenuhi syaratnya yaitu taubatan nasuha maka dia akan mendapatkan kesembuhan.

Hanya kepada Allah kita bermohon dan meminta pertolongan.


Terapi ruqyah rumah sehat

Jatisari, Jatiasih 18 Desember 2020.

Terapi Kecanduan Narkoba Dengan Ruqyah Syar'iyyah Terapi Kecanduan Narkoba Dengan Ruqyah Syar'iyyah Reviewed by Terapi Ruqyah Rumah Sehat on 12/18/2020 Rating: 5

Disqus Shortname

ads 728x90 B

Facebook

Diberdayakan oleh Blogger.