Place Your Ads Here

Efek Mendengarkan Ayat Ruqyah, dari Gemetaran hingga Muntah-muntah


Efek mendengarkan ayat ruqyah 

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Jarum jam baru mengarah ke angka 16.00 WIB saat dua puluhan anak remaja perempuan berkumpul di sore hari itu di aula sebuah lembaga Tahfidz Qur'an di Kota Bekasi.


efek mendengarkan ayat ruqyah
efek mendengarkan ayat ruqyah


Anak-anak remaja yang semuanya perempuan duduk rapi di hadapan seorang ustadz yang sedang melakukan kajian tentang ruqyah syar'iyyah.

Sang Ustadz merupakan seorang praktisi ruqyah yang telah berpraktek sejak awal-awal tahun 2000 an.  Beliau  rupanya tengah memberi kajian atau pembekalan sebelum masuk ke sesi ruqyah massal.

"Kalau kita sakit tiba-tiba dengan kepala terasa pusing, waktunya pun di tengah malam, apa yang djlakukan?" Ustadz mulai membuka kajiannya dengan memberikan pertanyaan kepada peserta yang hadir.

"Cari obat Ustadz, "Bodrex" atau "Paramex", demikian jawaban serentak peserta kajian.

"Kalau obat tidak ada?" lanjut si Ustadz

"Cari di Warung atau apotek" ada satu peserta yang menjawab.

"Kalau gak ada warung dan apotik yang masih buka? Kan tengah malam", sergah sang Ustadz

"Cari terus sampe ketemu ustadz", kembali seorang peserta menjawab pertanyaan.

Baca juga: Gangguan jin di otak yang menyebabkan berbagai macam penyakit

Beginilah keadaan di masyarakat pada umumnya, kadang kita lupa bahwa yang menyembuhkan penyakit adalah Allah SWT.

Obat, dokter, tabib, terapis, metode dan alat apapun yang diterapkan adalah hanya asbab untuk memperoleh kesembuhan.

Dulu di jaman Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam, ada seorang Sahabat beliau yang menyembuhkan penyakit karena sengatan binatang berbisa dengan membacakan surat al Fatihah.

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Begitulah sang Ustadz membuka kajian tentang ruqyah untuk menyadarkan kembali tentang keimanan yang sempurna kepada Allah dan bahwa ada faidah lain dari al Qur'an yaitu untuk kesehatan dan membantu penyembuhan atas penyakit.

Sama sekali tidak dapat  diragukan lagi, bahwa penyembuhan dengan terapi Al Qur`an dan dengan apa yang kita ambil dari sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diantaranya dengan  ruqyah, merupakan salah satu metode penyembuhan yang bermanfaat, sekaligus penawar yang sempurna. Allah berfirman:


قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

“Katakanlah: “Al Qur`an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman”. [Fushshilat/41 :44].



يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Hai sekalian manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian, dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman”. [Yunus/10 : 57].

Dengan demikian, Al Qur`an merupakan penyembuh yang sempurna diantara seluruh obat hati dan juga obat jasmani, sekaligus sebagai obat bagi seluruh penyakit dunia dan akhirat.


Efek mendengarkan ayat ruqyah ketika dilakukan ruqyah massal

Begitu memasuki sesi ruqyah, para peserta yang semuanya perempuan itu mulai khusyuk dengan dirinya masing-masing, memang Ustadz mengingatkan jangan pikirkan orang lain ketika dilakukan ruqyah massal ini.

Pertama-tama peserta diminta meluruskan niat oleh sang ustad. Niat untuk terbebas dari segala jin atas izin Allah SWT. Panitia juga sebelumnya sempat membagikan kantong plastik jaga-jaga jika nanti peserta ada yang mual kemudian muntah.

Ayat-ayat yang dibacakan sang ustad yaitu surat al Fatihah, ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, didahului pembacaan ikrar pemutus perjanjian yang dimohonkan kepada Allah SWT jika sekiranya ada leluhur dari peserta yang  mempunyai perjanjian dengan jin agar dilepaskan dan dibatalkan perjanjiannya. 

Artikel terkait : Efek setelah diruqyah dengan terapi ruqyah syar'iyyah

Peserta masih khusyuk dengan diri masing-masing. Baru di kesempatan kedua, beberapa terlihat ada yang mulai muntah atau sekedar mual-mual.  Mual, merinding, kepala berat, gemetar, kesemutan merupakan gejala-gejala umum yang sering terjadi pada ada saat ruqyah berlangsung.

Jika tak merasakan apa-apa saat ruqyah bisa jadi tidak fokus, hanya gangguan jin nasab atau memang tidak ada jinnya. Saat itu beberapa anak yang  menarik perhatian. Mereka nampak berteriak-teriak histeris dan sesekali menantang ustadnya dengan ucapan tertentu.

Pertama adalah seorang perempuan muda berusia kira-kira 17 atau 18 tahunan. Dia berteriak-teriak mengatakan bahwa si Ustadz jahat.   Ketika si Ustadz mengatakan jin lah yang jahat karena ada di badan orang, jin yang teriak-teriak tadi tidak mau terima.  Selebihnya bisa melihat video berikut:

Pengobatan ruqyah

Bapak dan Ibu yang dirahmati Allah SWT, setiap orang tidak akan pernah terhindar dari penyakit, baik itu penyakit fisik dan jasmani maupun penyakit mental, dan bahkan ada penyakit hati.

Pengobatan dengan apa yang ditunjukkan dan diajarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti ruqyah, yaitu dengan membacakan ayat-ayat Al Qur`an dan do’a-do’a yang shahih menunjukkan alternatif pengobatan sesuai syariat islam.


#Efek mendengarkan ayat ruqyah bisa dijelaskan sebagai berikut:

  • Efek mendengarkan ayat ruqyah yang pertama adalah muntah-muntah, menandakan adanya jin yang keluar.  Jin-jin yang ada berlarian keluar melalui jalan yang paling mudah yaitu melalui mulut.
  • Mual-mual terus tapi tidak muntah.  Ini merupakan efek mendengarkan ayat ruqyah yang kedua. Jin sudah mulai kepayahan tapi belum mau kalah dan masih mencoba bertahan di tubuh.
  • Punggung dan tengkuk panas.  Menandakan adanya jin dibadan yang diakibatkan mendengarkan ayat ruqyah.  Kalau dilanjutkan bacaannya bisa mengeluarkan jin di dalam badan.
  • Pusing dan sakit kepala.  Jin yang ada di kepala sudah terkena efek mendengarkan ayat ruqyah.  Kalau dilanjutkan membaca ayat ruqyah insya Allah bisa mengeluarkan jin yang ada didalam badan dan kepala.
  • Pingsan dan merasa tidak bertenaga.  Secara psikologis ada beban psikis selain memang ada gangguan jin di badan.
  • Reaksi menangis.  Kadang gangguan jin karena melalui sihir bisa berefek menangis ketika dibacakan ayat ruqyah.  Tetapi kemungkinan sedang tertekan kejiwaannya juga beralasan.  Bisa juga jin keturunan yang sedih ketika dipisahkan dengan manusia yang sudah lama ditemaninya.
  • Badan malah tambah sakit, terasa melayang, lemas dan fikiran masih kusut belum terasa ringan, menandakan bahwa efek bacaan ruqyah masih baru sedikit mengenai jin didalam badan atau buhul dalam kasus serangan sihir (santet, teluh, guna-guna).  Oleh karena itu kepada pasien sangat dianjurkan untuk melakukan terapi ruqyah lanjutan, dan kepada peruqyah untuk mengevaluasi cara meruqyahnya boleh jadi ada hal-hal dari pasien yang belum tergali, terutama mengenai sebab-sebab masuknya jin kedalam badan. #Dampak ruqyah

Bagaimana efeknya kalau ruqyah dilakukan dengan mendengarkan kaset atau mp3 ?

Ada perbedaan pendapat antara yang membolehkan meruqyah dengan mp3. 

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Orang yang meruqyah diwajibkan memiliki keyakinan dan kekokohan niat yang lurus. Kemudian kaset adalah benda mati yang tidak bisa berniat. Maka faidah mendengarkan mp3 ruqyah jauh lebih sedikit dibandingkan langsung oleh seorang peruqyah.

Akan tetapi dalam keyataannya orang yang terkena jin bila di dengarkan kaset ruqyah tetap akan ada pengaruhnya.

Sebaiknya ruqyah dilakukan secara langsung agar terhindar dari perbedaan pendapat tentang boleh tidaknya meruqyah dengan alat bantu atau kaset atau MP3. 

Meruqyah adalah suatu aktifitas yang ada unsur keyakinan dan niat didalamnya. Meruqyah secara langsung bisa melakukan tindakan menyentuh atau meniup pada pasiennya.

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Lembaga Riset dan Fatwa Saudi Arabia ketika ditanya tentang meruqyah menggunakan kaset atau alat bantu menjawab bahwa mediator atau alat bantu (kaset) tidak cukup dan tidak bisa mewakili hakikat dari makna ruqyah secara keseluruhan. Alasannya ruqyah adalah aktifitas yang ada unsur keyakinan dan niat saat praktik,serta interaksi langsung dengan si pasien untuk menyentuh bagian tubuhnya yang sakit atau meniupnya.

Akan tetapi ada pendapat yang memberikan dispensasi dengan memperbolehkan ruqyah memakai kaset bagi orang yang terkena gangguan ringan dan tidak parah.Syeik Wahid Abdus Salam Bali biasaya menyuruh pasiennya yang habis diruqyahnya untuk mendengarkan ayat-ayat ruqyah melalui kaset (MP3).

Dari pengalaman pasien yang ditangani oleh majalah ghaib menceritakan bahwa setelah mendengarkan kaset ruqyah mereka merasa aneh dengan dirinya, bahkan ada yang menangis, berteriak dan mengamuk. Tetapi ada juga yang tidak bereaksi apa-apa setelah mendengar kaset ruqyah. Setelah dibacakan ruqyah secara langsung baru ada reaksi.

Ada juga orang yang melakukan ruqyah mandiri dengan mendengarkan kaset bereaksi muntah jinnya keluar. Dalam proses ruqyah yang harus punya niat dan keyakinan bahwa ayat-ayat ruqyah adalah obat atau bisa mengusir jin bukan hanya peruqyahnya saja akan tetapi pasien juga harus punya niat dan keyakinan yang sama. Bila menggunakan kaset hal yang dilakukan adalah berwudhu terlebih dahulu kemudian pasang niat dan keyakinan mohon kepada Allah bahwa bunyi ayat-ayat AlQur'an ini bisa menjadi obat dan bisa menghilangkan gangguan jin.

#Efek mendengarkan ayat ruqyah - Yang perlu ditegaskan disini bahwa kaset bukanlah peruqyah yang sebenarnya. Peruqyah yang sebenarnya adalah orang sholih yang membacakan ayat ruqyah secara langsung. Atau anda sendiri membaca ayat-ayat ruqyah sendiri secara langsung untuk meruqyah diri sendiri. Semoga Allah membebaskan diri anda dari gangguan jin.

Yang penting adalah membangun keyakinan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah. Bukti mukzijat Al Qur'an adalah bisa menawarkan penyakit dan mengusir jin dalam diri atau di rumah dengan ijin Allah.

Wallahu a'lam




Terapi ruqyah rumah sehat
Dikutip dari berbagai sumber



Efek Mendengarkan Ayat Ruqyah, dari Gemetaran hingga Muntah-muntah Efek Mendengarkan Ayat Ruqyah, dari Gemetaran hingga Muntah-muntah Reviewed by diruqyahsajadotcom channel on Februari 05, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.