KONSULTASI TELP/WA 0813 1742 6708


terapi ruqyah gangguan jin, rahim wanita, efek setelah ruqyah, penyakit stroke, cara menghilangkan sihir, santet, guna-guna

Terapi Ruqyah Rumah Sehat

Ayat Pengusir Jin Dalam Tubuh



Ayat pengusir jin dalam tubuh

Penciptaan jin

Ayat pengusir jin dalam tubuh, cara mengusir jin bandel dalam tubuh, bagaimana mengusir jin dalam tubuh manusia, ruqyah pengusir jin dalam tubuh, surah pengusir jin dalam tubuh. 


Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan alam raya dunia dan segala isinya adalah untuk dikelola dan dimakmurkan manusia sebagai khalifah fil ardh, pemangku kekuasan di muka bumi. 


Manusia bertanggung jawab untuk mengolah dan mengelola alam raya ini dan segala isinya dengan sebaik-baiknya.


Di sisi lain, selain hewan dan tumbuhan, ada makhluk astral yang tak nampak kelihatan oleh panca indra manusia namun ada eksistensinya dan keberadaannya, juga mendiami dunia ini, bersama-sama dengan kita.


Itulah makhluk ciptaan Allah yang bernama Jin. 




Bahkan jin sudah lebih dahulu berada di dunia sebelum adanya manusia, yaitu ketika nenek moyang bangsa jin, Iblis la'natullah 'alaihim terusir dari syurga disebabkan kesombongan dan keangkuhannya.


Iblis angkuh dan sombong karena merasa lebih senior dan lebih dahulu ada dari manusia.


Allah menciptakan bangsa jin dari api seperti yang disebutkan dalam dalil-dalil berikut ini:

وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ

“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” (QS. Al Hijr: 27).


Dalam surat Ar Rahman, Allah berfirman:

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ

“Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (QS. Ar Rahman: 15).


Imam Muslim juga meriwayatkan sebuah hadist, dari ‘Aisyah, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خُلِقَتِ الْمَلاَئِكَةُ مِنْ نُورٍ وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ آدَمُ مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ

“Malaikat diciptakan dari cahaya. Jin diciptakan dari nyala api. Adam diciptakan dari apa yang telah ada pada kalian.” (HR. Muslim no. 2996).


Karakter jin.

Dalam al Qur'an al Kariem surat al Baqarah ayat 34 berkenaan nenek moyang jin yang bernama iblis mempunyai karakter abaa yaitu ingkar, menolak perintah Allah.


Karakter yang lain adalah istakbar, sombong, angkuh.  Karena sifat dan karakter inilah iblis menjadi musuh nomor wahid manusia.  


Permusuhan ini abadi.




Karakter lain yang suka ditemui dalam aplikasi ruqyah terhadap pasien-pasien yang kerasukan jin adalah mereka suka berbohong dan membuat fitnah diantara manusia dengan menuduh misalnya si fulan yang mengirim sihir, padahal hal ini tidak diketahui.


Oleh karena itu bagi para peruqyah agar berhati-hati dalam menangani pasien-pasien yang sedang kerasukan dan jangan terlalu banyak bicara dengan kalangan jin yang sedang merasuk.


Karakter dan sifat jin disini secara umum saja karena banyak juga kalangan jin yang baik, shalih dan beragama Islam.


Sama seperti kalangan manusia, ada yang baik dan ada yang ingkar kepada perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala.


Gangguan jin.

Iblis beserta bala tentaranya dari kalangan jin yang termasuk dan tergolong sebagai syaitan nyata-nyata adalah musuh manusia.  Mereka tidak henti-hentinya mengganggu manusia selagi mereka mampu.


Walaupun Allah memberikan informasi dalam al Qur'an bahwa tipu daya setan lemah.




Namun seringkali manusia yang seharusnya lebih kuat dari setan tapi terjatuh dalam kebinasaan gangguan jin yang termasuk golongan setan.


Diantara gangguan-gangguan itu ada yang terasa nyata dalam panca indra manusia, diantaranya penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh gangguan jin.


Artikel terkait:  Anda merasa diguna-guna? Berikut ini tanda-tanda sihir guna-guna sudah masuk ke dalam rumah Anda.


Penyakit akibat gangguan jin.

Pada umumnya penyakit terbagi dua bagian: Penyakit medis dan penyakit non medis.  Gangguan psikis termasuk dalam kategori penyakit yang sifatnya medis.


Penyakit medis diantaranya yang banyak diderita orang seperti penyakit jantung, stroke, gangguan lambung dan pencernaan serta penyakit gangguan pada organ ginjal.  


Ini baru sebagian diantara seabreg-abreg penyakit medis.


Sedangkan penyakit kesurupan diantara yang masuk kategori penyakit non medis.  


Penyakit akibat dari gangguan jin akan berakibat kepada faktor-faktor berikut ini:


Penyakit Mental

Dari sisi mental, orang yang terkena gangguan jin akan berubah secara perlahan atau drastis.  




Dari yang sebelumnya mempunyai perangai yang riang bisa berubah jadi pendiam dan selalu menutup diri.


Contohnya orang yang terkena serangan guna-guna dari jenis sihir mahabbah atau pelet.


Demikian juga bagi mereka yang terkena guna-guna dari jenis sihir tafriq akan sangat berubah sisi emosionalnya, terutama kepada pasangannya di rumah.


Penyakit Spiritual.

Orang yang terganggu dengan kehadiran jin dalam tubuhnya biasanya juga terpengaruh dari sisi ibadahnya.  


Kalau sebelumnya selalu bersemangat dalam kewajiban kepada Rabbnya maka ketika gangguan jin datang maka ibadah akan menurun, bahkan secara drastis.  


Ini dialami beberapa pasien yang kami terapi.


Penyakit Fisik.

Beberapa penyakit medis yang kami sebutkan sebelumnya seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, gagal ginjal maupun keluhan medis lainnya bisa diakibatkan oleh perkara non medis dan gaib.


Contoh yang paling jelas adalah sihir maridh seperti santet dan teluh yang bisa mengakibatkan korban menderita sakit seperti penyakit pada umumnya.


Namun sejatinya adalah penyakit non medis.




Oleh karena itu ketika ada seseorang yang sakit, kemudian mendapatkan perawatan sekali, dua kali dan bahkan tiga kali namun belum ada perubahan, maka harus diambil kebijakan agar ada penanganan secara non medis, sebelum segalanya terlambat.


Kami di lapangan terapi ini sering menemui pasien yang sudah menderita cukup parah karena serangan sihir maridh namun terlambat dalam penanganan secara non medis.

Cara menghilangkan gangguan jin.

Kemudian bagaimana cara dan metode untuk menghilangkan penyakit akibat gangguan jin?


Yang pasti bukan pergi ke dokter atau ke rumah sakit tentunya.


Masyarakat mempunyai berbagai keyakinan dalam cara penyembuhan penyakit gangguan jin.


Bagi mereka yang hanya mempunyai keinginan sekedar sembuh saja dari penyakit maka cara apapun tidak menjadi persoalan.


Sakit yang diderita karena serangan sihir maridh seperti santet seringkali dilawan dengan sihir lagi.  Yaitu dengan membawa pasien ke dukun dan orang pinter.


Sihir dilawan dengan sihir lagi.


Padahal pergi mengunjungi dukun dan mempercayai perkataannya akan mengakibatkan tiak diterimanya shalat selama 40 hari.


Lalu bagaimana kalau mereka sekalian minta bantuan kepada para dukun dan orang pinter itu??  Tentu dosanya lebih besar lagi.


Agama Islam sendiri sudah sempurna dalam permasalahan ini; yaitu bagaimana menangani perkara gangguan jin.  Termasuk bagaimana mengusir jin dalam tubuh manusia.


Termasuk di dalamnya adalah penyakit yang diakibatkan oleh serangan sihir dan guna-guna, yang umumnya disebut dengan santet dan teluh.  Metode yang digunakan adalah ruqyah pengusir jin dalam tubuh.


Dalam pembahasan selanjutnya akan disampaikan ayat pengusir jin dalam tubuh.


Ayat pengusir jin dalam tubuh.

Berikut adalah ayat-ayat pilihan dari Kitab Suci al Qur'an yang dapat digunakan sebagai ayat pengusir gangguan jin dalam tubuh.  Metode ini adalah cara mengusir jin bandel dalam tubuh.


Diawali dengan ta'awudz, berlindung kepada Allah dari segala gangguan setan. 


اَعُوذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ


Kemudian dilanjutkan dengan membaca Ummul Qur'an, surah al Fatihah, diantaranya sebagai surah pengusir jin dalam tubuh.


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ * إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ * اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

 

2. Dilanjutkan dengan membaca beberapa ayat dalam surat al Baqarah.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * الم * ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ * الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ * وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ * أُولَٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

(QS. Al Baqoroh : 1 – 5).




اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

 اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

(QS. Al Baqoroh : 255 – 257)


لِّلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ 

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

 لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

(QS. Al Baqoroh : 284 – 286)


3. Dilanjutkan dengan membaca beberapa ayat berikut ini.


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ  *  الم  *  اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ

(QS. Ali Imran : 1-2)


وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ ۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا * وَمَن يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا يَخَافُ ظُلْمًا وَلَا هَضْمًا

(QS. Thoha : 111 – 112)


لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ  فَإِن تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ . (سَبْعًا)كَ *

(QS. At Taubah : 128-129)


قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَّا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا   وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُ وَلِيٌّ مِّنَ الذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا *

(QS. Al-Mu’minun : 115 – 118)


فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ * وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ   يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَيُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ وَكَذَٰلِكَ تُخْرَجُونَ *  وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ إِذَا أَنتُم بَشَرٌ تَنتَشِرُونَ * وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

 وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَانِكُمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّلْعَالِمِينَ   وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُم مِّن فَضْلِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ   وَمِنْ آيَاتِهِ يُرِيكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَيُحْيِي بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ   وَمِنْ آيَاتِهِ أَن تَقُومَ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ بِأَمْرِهِ ۚ ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمْ دَعْوَةً مِّنَ الْأَرْضِ إِذَا أَنتُمْ تَخْرُجُونَ * وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ كُلٌّ لَّهُ قَانِتُونَ

(QS. Ar-Rum : 17 – 26)


Kemudian dilanjutkan dengan ayat-ayat berikut.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ  حم   تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ   غَافِرِ الذَّنبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ ذِي الطَّوْلِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ

(QS. Ghafir : 1 – 3).


هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ 

 هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ 

 هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ


(QS. Al-Hasyr : 22 – 24).

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 

 إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا 

 وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا 

 وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا 

 يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا 

 بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا 

 يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ 

 فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ 

 وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

(QS. Al-Zalzalah : 1 – 8).


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 

 قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ 

 لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ 

 وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ 

 وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ 

 وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ 

 لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ


(QS. Al-Kafirun : 1 – 6).


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ 

 إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ 

 وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا 

 فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

(QS. Al-Nasr : 1 – 3).


Kemudian dilanjutkan dengan membaca 3 Qul.
Membaca surat Al ikhlash, Al Falaq dan An Nas

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ * اللَّهُ الصَّمَدُ * لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ * وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ . (ثَلَاثًا)كَالِى

(QS. Al-Ikhlash : 1 – 4) 
 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِن شَرِّ مَا خَلَقَ * وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ * وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ * وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ . (ثَلَاثًا)كَالِى

(QS. Al-Falaq : 1 – 5) 


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ * قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ * مَلِكِ النَّاسِ * إِلَٰهِ النَّاسِ * مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ * الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ * مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ . (ثَلَاثًا)كَالِى

(QS. An-Nas : 1 – 6) 


Ayat pengusir jin dalam tubuh, cara mengusir jin bandel dalam tubuh, bagaimana mengusir jin dalam tubuh manusia, ruqyah pengusir jin dalam tubuh, surah pengusir jin dalam tubuh.

Demikian artikel tentang cara dan metode untuk mengusir jin dalam tubuh.  Semoga bermanfaat bagi semua.

Terapi Ruqyah Rumah Sehat.


    


Tidak ada komentar:

Disqus Shortname

ads 728x90 B

Facebook

Diberdayakan oleh Blogger.